Jenis-jenis USG dan Kegunaannya

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

USG sangat penting di masa kehamilan untuk mendeteksi perkembangan janin. Namun, jenis USG mana yang paling tepat untuk janin? Berikut ulasannya.

Jenis USG manakah yang tepat untuk si Kecil

Jenis USG manakah yang tepat untuk bunda?

Berbagai Jenis USG

Istilah USG sudah sering kali kita dengar. Metode pemeriksaan yang pertama kali muncul di tahun 1960-an ini , banyak digunakan oleh ahli kebidanan guna mendapatkan pencitraan bayi. Dari sinilah biasanya kondisi janin dipantau.

Seiring dengan perkembangan teknologi, alat yang semula hanya menghasilkan pencitraan hitam putih dan tak bergerak (2D), kini berkembang menjadi dimensi gambar yang utuh (USG 3D) bahkan bergerak (USG 4D).

Nah, apa kelebihan dan kekurangan dari masing-masing jenis USG tersebut, serta kapan kita membutuhkannya? Berikut rangkumannya untuk Parents.

1. USG 2 Dimensi

Secara umum, jenis USG inilah yang paling banyak dipakai di Indonesia saat ini. Sesuai dengan namanya, gambar yang dihasilkan hanyalah gambar datar, dan biasanya berwarna hitam putih.

Meskipun hanya dalam bentuk gambar 2 dimensi, ukuran bayi, jumlah air ketuban, dan kelainan fisik seperti ukuran kepala yang besar, sudah dapat dideteksi. Alat USG 2D dengan resolusi gambar yang bagus, mampu melihat kelainan fisik hingga 80%.

Jadi, bila memang kondisi janin normal dan tidak ada kemungkinan janin mengalami kelainan organ dalam, maka USG 2D sudah cukup untuk Parents.

Kelebihan lain dari jenis USG 2D adalah biaya lebih murah dan lebih mudah serta cepat dalam penggunaannya.





Hamil