Belajar Jarimatika, Cara Berhitung Menggunakan Jari Dengan Mudah

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Metode jarimatika dapat membantu anak SD maupun anak yang lebih besar untuk menghitung tanpa kertas coretan. Mari kita pelajari caranya di sini.

Belajar berhitung seringkali menjadi momok bagi sebagian anak. Sebenarnya, ada berbagai cara mudah dan menyenangkan untuk mempelajarinya. Kali ini, kami akan sajikan cara berhitung menggunakan jari atau dikenal sebagai jarimatika.

Apa itu jarimatika?

Jarimatika adalah cara berhitung menggunakan jari yang ditemukan oleh ibu  Septi Peni Wulandani beberapa tahun silam.

Dengan metode ini, anak SD bisa menghitung penjumlahan, pengurangan, perkalian, hingga pengurangan.

Menurut kami, Jarimatika hanya cocok untuk anak yang sudah menguasai hitungan sederhana di luar kepala, seperti 2+3, 5-1, 10-3, bahkan 20-2.

Selebihnya, Jarimatika dapat digunakan untuk hitungan yang lebih rumit atau sulit dilakukan tanpa coretan di atas kertas.

Prinsip dasar jarimatika

Inilah beberapa prinsip dasar yang perlu kita kuasai sebelum memulai hitungan jarimatika:

Jempol kanan = 5, sedangkan jari kanan lainnya adalah angka satuan.

Jempol kiri = 50, sedangkan jari kiri lainnya adalah angka puluhan.

Lihatlah ilustrasi di bawah ini:

Jarimatika tangan kanan

Untuk memastikan kita paham penggunaan jari-jari kanan, cobalah tes sederhana berikut:

Bagaimana cara membentuk 8 dengan tangan kanan?

Jawab: keluarkan jempol kanan (=5) dan 3 jari lainnya (=3)

Sedangkan untuk tangan kini, lihatnya gambar di bawah ini:

jarimatika tangan kiri

Mari coba tes sederhana ini:

Bagaimana cara membentuk angka 50 dengan tangan kiri?

Jawab: keluarkan jempol kiri (=50)

Tes lainnya:

Bagaimana cara membentuk angka 62 dengan tangan kanan dan kiri?

Jawab: keluarkan jempol kiri (=50), 1 jari kiri (=10) dan 2 jari kanan (2)

Bila semua hal di atas sudah dipahami dengan baik, kita sudah siap untuk belajar penjumlahan.

Dapatkan info Terkini Seputar Dunia Parenting

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Better Parenting Usia Sekolah