Kapan bisa berhubungan intim lagi setelah melahirkan? Anda dan suami perlu tahu!

lead image

Seks mungkin menjadi hal terakhir yang ada di pikiran Bunda yang baru melahirkan. Namun tetap saja pertanyaan itu pasti muncul, entah dari Anda atau suami.

Jangankan memikirkan untuk bercinta, setelah melahirkan pasti Bunda merasakan banyak hal seperti: sakit di area vagina, panggul, perut (terutama jika melahirkan dengan operasi caesar), beberapa malah mengalami baby blues bahkan postpartum depression, dan yang pasti mengalami kurang tidur karena begadang. Namun pertanyaan tersebut pastilah ada: berapa lama jarak berhubungan intim setelah melahirkan yang aman?

Biasanya pertanyaan tersebut paling sering ditanyakan oleh pria. Jika pak suami sudah tak sabaran, Bunda bisa tunjukkan artikel ini padanya.

Jarak berhubungan intim setelah melahirkan, berapa lama?

Kapan bisa berhubungan intim lagi setelah melahirkan? Anda dan suami perlu tahu!

Dalam hukum Islam, terdapat larangan untuk berhubungan intim ketika istri sedang dalam masa nifas (habis melahirkan) selama 40 hari. Tak hanya dari segi agama, hal ini didukung oleh berbagai penelitian sains.

Meskipun pemulihan setiap orang berbeda-beda, kebanyakan dokter menyarankan jarak berhubungan intim setelah melahirkan sekitar 6 minggu.

Ibu yang baru saja melahirkan kemungkinan tidak protes dengan ‘aturan’ ini. “Tidak ada pasien yang pernah datang ke saya dan berkata ‘Saya ingin segera melakukan hubungan seks setelah saya melahirkan,” ujar Dr. Shree Chanchani, profesor asisten klinis di Departemen Obstetri dan Ginekologi di NYU Langone Health, seperti dilansir dari The Cut.

Melahirkan bisa menghilangkan mood untuk bercinta, dan Chanchani mengatakan banyak pasiennya mengalami libido rendah beberapa minggu setelahnya. Alasannya adalah, ibu baru akan mengalami kadar hormon oksitosin yang berguna untuk mengurus dan menyusui bayinya, namun memberi efek negatif kadar estrogen menjadi rendah yang mengakibatkan vagina kering sehingga terasa sakit ketika berhubungan intim.

Jarak berhubungan intim setelah  melahirkan: Bahaya berhubungan intim terlalu dini

Kapan bisa berhubungan intim lagi setelah melahirkan? Anda dan suami perlu tahu!

Chanchani menekankan risiko kesehatan jika melakukan penetrasi seks terlalu dini setelah melahirkan. Ibu yang melahirkan secara normal biasanya mengalami robekan dan jahitan di bagian perineumnya.

Luka pada perineum membutuhkan waktu 4 – 6 minggu untuk pulih, dan pastikan jahitannya sudah melebur. Sama halnya jika melakukan operasi caesar, tunggu sampai luka operasinya pulih untuk kenyamanan Anda.

Pastikan Bunda sudah melakukan check up ke dokter untuk memeriksa kondisi luka atau jahitan Anda sebelum memutuskan melakukan hubungan seks.

“Setelah melahirkan, serviks Anda melebar. Jika Anda melakukan hubungan seks ketika serviks masih melebar, Anda berisiko terkena infeksi,” ujar Chanchani.

Setiap orang sebenarnya memiliki waktu pemulihan yang berbeda-beda. Meskipun secara fisik Bunda sudah siap, namun kesiapan emosional juga penting.

Jika Bunda belum siap untuk berhubungan seks, masih ada banyak cara untuk bonding dengan suami, seperti foreplay, berciuman, berpelukan, berkencan keluar tanpa bayi, sampai oral atau hand job.


 

Referensi: The Cut, Baby Centre

Baca juga:

9 posisi seks setelah caesar yang aman dan tak bikin sakit!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.