Kebutuhan tidur anak sesuai usia, sudah cukupkah waktu tidur si kecil?

lead image

Jam tidur bayi nggak selalu sama untuk setiap fase usia. Atasi anak rewel karena kekurangan tidur dengan mengetahui pola tidur yang tepat sesuai usianya!

Tidur merupakan kegiatan penting bagi tumbuh kembang anak. Bukan hanya bermanfaat untuk perkembangan fisiknya namun juga perkembangan mentalnya. Tapi setiap fase tumbuh kembang anak ternyata punya porsi tidur yang berbeda. Jam tidur bayi berbeda-beda sesuai tingkatan usia dan berapa lama waktu yang mereka butuhkan untuk tidur.

Bayi yang baru lahir mungkin bisa tidur selama 14 jam dalam sehari (umumnya diselingi dengan terbangun sesekali). Sementara anak usia dua tahun mungkin hanya butuh delapan jam tidur dalam sehari. Meskipun terkadang 30 – 60 menit tidur saja sudah terasa dampaknya tergantung aktivitas anak.

Banyak Parents yang acuh jika ternyata anaknya tidak mendapatkan tidur yang cukup. Berbeda dari orang dewasa yang akan merasa lelah jika kekurangan tidur, anak kecil malah menunjukkan dampak sebaliknya. Jika anak melewatkan tidur siang, mereka akan menjadi sangat aktif sekali di waktu malam. Ya, hal ini bisa terjadi saat anak terlalu lelah.

Kuncinya para Parents harus paham betul seberapa banyak jam tidur yang diperlukan anak untuk setiap fase usia.

Jam tidur bayi: berapa lamakah waktu tidur yang dibutuhkan anak-anak?

Kebutuhan setiap anak akan waktu tidur berbeda-beda. Tapi umumnya anak-anak akan memiliki pola tidur yang serupa.

Coba simak yuk jam tidur bayi yang dibutuhkan untuk setiap fase usianya! Agar anak dapat tumbuh dan berkembang jadi anak yang bebas rewel.

#1 Usia 1 – 4 minggu

Idealnya, jam tidur bayi yang baru lahir itu sekitar 15-18 jam dalam sehari. Mereka juga biasanya akan tidur dalam periode singkat setiap 3-4 jam. Bayi prematur biasanya tidur lebih lama dan bayi yang perutnya mulas mungkin tidur kurang dari 15 jam.

Karena bayi yang baru lahir itu belum paham mengenai konsep waktu siang dan malam, mereka bisa tidur kapan saja. Mereka juga jarang memiliki pola tidur yang serupa, dan memang tak bagus memaksakan pola tidur ke bayi pada fase usia ini. Bunda bisa biarkan mereka tidur sesukanya dan kapanpun mereka inginkan.

Ingat, bayi dalam fase usia ini idealnya tidak boleh tidur kurang dari 11 jam.

src=https://assets sg.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/12/2018/01/baby sleepy 2.jpg Kebutuhan tidur anak sesuai usia, sudah cukupkah waktu tidur si kecil?

Sumber: Pinterest

#2 Usia 1 – 4 bulan

Pada usia 6 minggu, bayi akan mulai perlahan paham akan konsep waktu siang dan malam. Bunda juga akan melihat pola tidurnya mulai teratur seiring dengan perkembangannya.

Dari jarak 3 – 4 jam tidur kecilnya, anak pada fase ini akan mulai terbangun setelah 4 – 6 jam. Bunda juga akan melihat si kecil cenderung tidur di waktu malam hari.

src=https://assets sg.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/12/2018/01/baby sleep 2.jpg Kebutuhan tidur anak sesuai usia, sudah cukupkah waktu tidur si kecil?

#3 Usia 4 – 12 bulan

Pada fase usia ini, jam tidur bayi yaitu sekitar 15 jam per hari. Ini termasuk juga 9 hingga 10 jam tidur malam hari dan 4 – 5 jam tidur di siang hari. Ketika anak menginjak usia 11 bulan, ia mungkin akan tidur selama 11 jam secara keseluruhan.

Ketika jam tidur siang bayi berkurang dari 7 jam hingga 2 – 3 jam, ia akan mulai tidur di malam hari lebih lama. Jadi pada fase usia ini (setelah 6 bulan), Bunda bisa mencoba waktu tidur siang yang lebih layak.

Bunda juga akan menemukan tidur kecilnya di antara pagi dan siang hari (di jam 9.30) akan hanya bertahan selama satu jam. Tidur siang awal akan dimulai sebelum jam 12 siang sementara tidur siang yang telat biasanya akan dimulai di sekitar jam 3 – 5 sore.

src=https://assets sg.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/12/2018/01/baby sleepy 3.jpg Kebutuhan tidur anak sesuai usia, sudah cukupkah waktu tidur si kecil?

Sumber: Pixnio

#4 Usia 1 – 3 tahun

Pada fase ini, anak hanya butuh tidur selama 12 – 14 jam dalam sehari agar ia dapat menjalani hari-hari dengan normal. Ketika anak masuk ke usia pertamanya, biasanya mereka akan mulai mengurangi tidur kecilnya yang biasa dilakukan pada pagi menjelang siang dan tidur kecil di sore hari sebelum tidur panjangnya. Umumnya, anak pada fase ini hanya akan tidur kecil sekali dalam sehari.

Meskipun idealnya mereka tidur hingga 14 jam sehari, namun 10 jam tidurpun sudah cukup bagi anak untuk menjaga staminanya. 

Selain itu, rutinitas malam hari anak juga mulai lebih teratur. Bunda bisa lihat mereka akan tertidur dari jam 7 atau 9 malam hingga jam 6 atau 8 pagi.

src=https://assets sg.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/12/2018/01/baby sleep feat.jpg Kebutuhan tidur anak sesuai usia, sudah cukupkah waktu tidur si kecil?

#5 Usia 3 – 6 tahun

Pada usia ini, anak butuh tidur selama 10 – 12 jam dalam sehari.  Pada usia 3 tahun, banyak anak yang masih mau melakukan rutinitas tidur siang namun ketika mereka memasuki usia 5 tahun, mereka akan enggan tidur siang dan tidur di malam hari lebih lama.

Untungnya pada fase ini, jam tidur bayi Bunda sudah jauh lebih teratur. Mereka akan tidur sesuai jadwal dan pola tidurnya masing-masing, kecuali ketika mereka sedang merasa kurang sehat.

src=https://assets sg.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/12/2018/01/baby sleep 3.jpg Kebutuhan tidur anak sesuai usia, sudah cukupkah waktu tidur si kecil?

#6 Usia 7 – 12 tahun

Ketika anak beranjak ke usia 6 atau 7 tahun, mereka hanya butuh tidur selama 10 hingga 11 jam dalam sehari. Di usia ini, mereka biasanya sudah punya aktivitas rutin di sekolah, bermain bersama teman-teman yang akhirnya menyebabkan jam tidurnya agak dikesampingkan. Untuk anak berusia 12 tahun, mereka akan tidur di malam hari mulai dari jam 9 malam.

Biasanya mereka menolak untuk tidur siang, tapi bukan berarti anak tak bisa tidur siang. Beberapa anak masih ingin melakukannya kok, Bun.

Meskipun demikian, setiap anak pasti memiliki preferensi berbeda. Sebagian dari mereka mungkin lebih memilih tidur di kisaran waktu pada jam 9 – 10 malam untuk mendapatkan 9 hingga 12 jam tidur. Namun biasanya, pola dan jadwal tidur mereka umumnya ada di 9 jam tidur.

src=https://assets sg.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/12/2018/01/baby sleep 1.jpg Kebutuhan tidur anak sesuai usia, sudah cukupkah waktu tidur si kecil?

#7 Usia 12 tahun ke atas

Ketika si kecil mulai beranjak remaja, mereka hanya butuh jam tidur selama 8 hingga 10 jam. Namun, Bunda harus pastikan bahwa buah hati tercinta mendapatkan jam tidur cukup, karena hal ini sangat penting bagi tumbuh kembangnya di masa remaja.

Tidur kurang dari 8 jam sehari untuk fase usia ini, akan membuat mereka terbiasa dengan gaya hidup yang akan membuatnya mengalami gangguan tidur (sleep apnea). Dengan rutinitasnya di sekolah, kebanyakan remaja akan menghindari tidur siang. 

Nah, Parents kan, sudah tahu nih pola tidur umum anak sesuai fase usianya. Biar nggak sekadar lewat, sudah jadi kewajiban Parents nih untuk membantu anak menanamkan pola tidur yang benar. Tujuannya agar metabolisme tubuhnya juga menjadi lebih prima.

Eits, tapi ada panduannya lho ketika menetapkan pola tidur untuk si kecil. Simak yuk!

Jam tidur bayi: Aturan menerapkan pola tidur yang benar

#1 Belajar mengidentifikasi rasa kantuk anak

Siapa sih yang nggak suka lihat video viral bayi yang sedang mengantuk? Tapi merekam video si kecil sedang mengantuk hingga terjatuh mungkin bukanlah hal yang bijak untuk dilakukan, khususnya jika Bunda sedang menerapkan pola tidur yang tepat untuk si kecil.

Jika Bunda sudah melihat si kecil menguap, mengucek matanya atau menangis, maka itulah panggilan mereka untuk segera tidur.

#2 Jangan bangunkan bayi yang sedang tidur

Jangan pernah bangunkan anak yang sedang lelap tertidur meski Bunda rasa ia sudah terlelap terlalu lama. Contoh, jika bayimu tertidur dalam perjalanan di mobil, lebih baik angkat kursi bayi portable yang ada di mobil.

Membangunkan bayi yang sedang tertidur akan membuatnya menjadi rewel dan tentu kurang tidur.

src=https://assets sg.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/12/2018/01/baby sleep 4.jpg Kebutuhan tidur anak sesuai usia, sudah cukupkah waktu tidur si kecil?

Sumber: Pinterest

#3 Biarkan bayi tidur sepuasnya

Fakta seorang bayi tidur selama 16 jam mungkin akan mengejutkan untuk seseorang yang baru saja menjadi Ibu. Tapi, Bunda harus ingat, membangunkan bayi diperbolehkan hanya untuk menyusui, mandi atau ganti baju atau popok.

Seiring perkembangannya, jam tidurnya akan berkurang dan mulai terbiasa tidur di malam hari. Namun untuk fase usia bayi yang baru lahir, biarkan mereka tidur sepuasnya.

#4 Perbanyak tidur siang

Jika Bunda ingin menerapkan pola tidur yang tepat untuk anak, cobalah untuk memperbanyak jam tidur siangnya. Hal ini bisa dilakukan agar pola tidurnya menjadi lebih teratur.

Apabila pola ini dilakukan setiap hari, maka hal ini juga akan menguntungkan Anda.

#5 Tak perlu terburu-buru

Kalau Bunda menemukan anak bersin, cegukan, merengek atau mendesah saat tertidur, nggak perlu khawatir. Hal ini mengindikasikan bahwa anak sedang beradaptasi dengan jadwal tidurnya.

Jadi, biarkan saja kecuali anak menunjukkan gejala yang tak wajar. Bila ada gejala tak normal, segeralah cari spesialis anak!

Namun umumnya, berisik pada saat tidur itu hal yang wajar dialami bayi, kok Bun.

src=https://assets sg.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/12/2018/01/baby sleepy 1.jpg Kebutuhan tidur anak sesuai usia, sudah cukupkah waktu tidur si kecil?

Sumber: Pixabay

#6 Prioritaskan keselamatan anak

Selalu ingat untuk menidurkan bayi Anda dengan posisi terlentang untuk menghindari kematian mendadak (Sudden Infant Death Syndrome). Jadi, pastikan lingkungan di sekitar anak sudah aman sebelum Bunda menidurkannya.

Biarkan anak tidur dengan ruang yang luas dan hindarkan mereka tertidur dengan layer selimut yang bertumpuk.

#7 Hindari mengayun atau meninabobokan dengan menepuk-nepuk badan anak

Banyak orang yang kontra dengan poin terakhir ini, karena mereka merasa ini salah satu cara membuat si bayi nyaman dan tertidur setelahnya. Namun, cara ini tak berlaku untuk semua bayi, lho!

Jika anak tertidur di pangkuan Anda, perlahan taruhlah ia di tempat tidurnya.

Jam tidur bayi memang sangat krusial bagi perkembangan anak dan orangtuanya. Menerapkan pola tidur yang tepat untuk anak butuh kesabaran. Dampaknya nanti akan Bunda rasakan sendiri, kok. Semangat berjuang ya Bun!

 


 

Disadur dari artikel Deepshikha Punj theasianparent Singapura

Baca juga:

Kenapa anak susah tidur malam? Ini 6 penyebab dan solusinya!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.