Ikatan Dokter Anak Indonesia menganjurkan untuk memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan bayi. Oleh karena itu, kebutuhan ASI bayi 0-6 bulan penting untuk dicermati supaya asupannya optimal.
Nilai zat gizi ASI diketahui lebih besar manfaatnya dibandingkan susu formula. Sebab, ASI mengandung lemak, karbohidrat, protein, air dalam jumlah yang tepat untuk kebutuhan dan tumbuh kembang bayi.
Seberapa banyak kebutuhan ASI bayi 0-6 bulan? Artikel ini akan menjawabnya untuk Anda.
Berapa ml Bayi 0 Bulan Minum ASI dalam Sehari?
Mengutip BabyCentre, dalam hari-hari pertama, bayi baru lahir penuh bulan (full term) akan minum ASI hanya sebanyak 15ml setiap menyusu. Kemudian, kebutuhan ini akan bertambah menjadi 30ml hingga 60 ml setiap kali menyusu. Mereka biasanya akan menyusu sebanyak 8 hingga 12 kali dalam waktu 24 jam.
Namun, karena setiap bayi berbeda, American Academy of Pediatrics (AAP) dan ahli menyarankan agar Anda menyusui bayi baru lahir setiap kali memperlihatkan tanda-tanda lapar, seperti mengecap bibir atau mencari puting ibu.
Ada pun untuk durasinya bisa dilihat hingga si Kecil merasa puas. Biasanya durasi sekitar 10–15 menit.
Cara menyusui pun sebaiknya diperhatikan, yakni fokus pada satu payudara terlebih dahulu supaya si kecil bisa mendapatkan foremilk dan hindmilk.
Khususnya di minggu awal kelahiran, ia sebaiknya dibangunkan jika sudah 4 jam tidak menyusu supaya ASI Bunda lebih terstimulasi untuk diproduksi lebih banyak.
Berapa ml ASI dalam 1 Payudara?
Produksi ASI dalam 1 payudara adalah sebanyak 90–120ml setiap kali menyusui. Hal ini sesuai dengan penelitian pada 71 bayi usia 1–6 bulan yang mendapatkan ASI eksklusif dan on demand.
Umumnya, bayi pun akan menyusu pada payudara pertama sebanyak 75ml, lalu pada payudara kedua sebanyak 50ml.
Berapakah Kebutuhan ASI bagi Bayi Usia 0 Sampai 6 Bulan?
Kebutuhan ASI bayi 0-6 bulan berbeda-beda. Apalagi seiring bertambahnya usia si Kecil, kapasitas lambung pun akan membesar. Secara umum, biasanya kebutuhan ASI bayi bisa bertambah 30ml di setiap bulannya.
Berikut kebutuhan ASI bayi bayi 0-6 bulan:
- Bayi usia 1 hari: Lambung seukuran kelereng, butuh 7ml atau setara dengan 1 sdt lebih.
- Bayi usia 2 hari: 15ml atau setara dengan 3 sdt.
- Bayi usia 3 hari: Lambung seukuran bola pingpong, butuh 30ml atau setara dengan 2 sdm lebih.
- Bayi usia 7 hari: Lambung seukuran telur ayam, butuh 65ml atau setara dengan 3,5 sdm.
- Bayi usia 2 bulan: 120-150ml.
- Bayi usia 4-6 bulan: 120-180ml.
Apa Tanda Bayi 0–6 Bulan Cukup ASI?

Tanda bayi 0-6 bulan cukup ASI adalah sebagai berikut:
- Pada 12–24 jam kehidupan pertama, bayi buang air kecil (BAK) 1–2 kali per hari.
- Urine bisa sangat pekat dalam beberapa hari pertama, ada juga endapan seperti merah bata yang merupakan kristal asam urat atau brick dust.
- Setelah 5 hari, bayi buang air kecil (BAK) 6–8 kali per hari, ditandai dengan popok yang basah dan penuh, urine berwarna jernih dan tidak kekuningan.
- Keluar mekonium karena kandungan kolostrum membantu pengeluarannya.
- Dalam 3–6 hari, mekonium akan menipis dan berubah menjadi hijau kecokelatan atau hijau kekuningan.
- Setelah 6 hari, tinja sudah terbentuk (konsistensinya cair, bau asam, dan bergas).
- Bayi terlihat tampak kenyang dan puas setelah menyusu, sering kali tertidur pada saat menyusu, terutama pada payudara yang kedua.
- Berat badan bayi tidak turun lebih dari 10% dibanding berat saat ia lahir.
- Berat badan bayi kembali seperti berat lahir pada usia 10–14 hari setelah lahir.
***
Bunda, itulah berbagai ulasan penting mengenai kebutuhan ASI 0–6 bulan sesuai usia serta tanda kecukupan yang wajib diketahui.
Jika Bunda mengalami masalah dan memiliki banyak pertanyaan di masa menyusui, pastikan untuk berkonsultasi pada konselor laktasi terdekat.
Semangat mengASIhi, Bun. Semoga informasi di atas bisa bermanfaat.
***
Baca Juga:
Begini Kondisi BAB Bayi Usia 0-6 Bulan, Parents Wajib Tahu!
Keterampilan Motorik Kasar Bayi 0-12 bulan, Apakah Perkembangan si Kecil Sudah Sesuai?
Jangan Panik Dulu, Ini 5 Cara Mengatasi Cegukan pada Bayi 0–6 Bulan
Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.