Kanker Payudara Akibatkan Seorang Ibu Menyusui Anaknya untuk Pertama dan Terakhir Kalinya

Kanker Payudara Akibatkan Seorang Ibu Menyusui Anaknya untuk Pertama dan Terakhir Kalinya

Ketika sebagian ibu menyusui menyerah memberikan ASI sebelum dua tahun, ibu ini hanya bisa menyusui anaknya sekali setelah persalinan.

Ibu menyusui, janganlah mudah menyerah

Ketika sebagian ibu menyusui menyerah memberikan ASI sebelum dua tahun, ibu ini hanya bisa menyusui anaknya sekali setelah persalinan.

Parents, apakah Anda termasuk pejuang ASI yang hampir menyerah memberikan ASI pada si kecil? Sebelum Anda menyerah, ada baiknya Anda simak kisah ibu menyusui berikut ini.

Adalah seorang bayi bernama Kal El yang terlahir dari seorang ibu bernama Sarah Whitney. Sarah didiagnosa menderita kanker payudara saat usia kehamilannya menginjak 20 minggu.

Bisa Anda bayangkan, Parents, didiagnosa kanker payudara saat Anda tengah hamil mungkin menjadi hal terburuk bagi seorang ibu. Namun Sarah Whitney, yang saat itu berusia 31 tahun, menghadapi kenyataan tersebut dengan anggun dan kuat.


Menjalani mastectomy pertama

Sarah menjalani ronde pertama kemoterapi setelah mastectomy (operasi pengangkatan payudara) ketika ia masih hamil.

Saat anak ketiganya, Kal El, lahir di usia kehamilan 36 minggu, dia tidak bisa lagi menyusui anak lelakinya lebih dari dua minggu karena harus bersiap untuk kemoterapi keduanya.


Foto yang mengharukan

Kisah Sarah dan Kal El segera menjadi viral di dunia maya setelah seorang sahabat Sarah, Katie Murray, yang juga seorang fotografer, mengambil foto ibu menyusui anaknya untuk pertama dan terakhir kalinya ini.

Dalam foto yang sangat mengharukan itu, Kal El terlihat melekat pada payudara Sarah yang masih ada. Foto tersebut diambil sesaat setelah persalinan.

 

Banyak orang dari seluruh dunia, terutama ibu menyusui, terinspirasi dengan foto ini setelah Katie membagikan foto tersebut di Facebook.

Sarah dan suaminya, Mike, memiliki tiga anak yakni Corah (7 tahun), Phoenix (6 tahun) dan si bungsu Kal El.

Setelah kali pertama dan terakhir Sarah bisa menyusui Kal El, sarah terus berupaya mencari donor ASI bagi putranya.

Nah, Parents, jika Anda merasa tantangan Anda berat dalam menyusui si kecil saat ini, mungkin kisah di atas bisa menggungah semangat kita untuk bisa terus menyusui selagi masih mampu.

 

Baca juga: 

13 Hal Yang Bisa Menyebabkan Kanker Payudara

Bagi bayi yang masih kecil tentu akan memerlukan ASI sebagai sumber nutrisinya. Pada umumnya ASI tersebut akan didapatkan dari ibu kandungnya. Namun karena beberapa faktor, tak sedikit pula para bayi yang tidak bisa merasakan ASI dari ibu kandungnya. Seperti dialami seorang bayi yang hanya bisa menyusu 1 kali dengan ibu kandungannya. Hal ini dikarenakan sang ibu harus menjalani pengobatan akibat penyakit yang dideritanya.

Kesulitan yang Dialami oleh Ibu yang Menyusui

Setelah melahirkan tentu banyak hal yang harus dilakukan oleh seorang ibu. Misalnya adalah menyusui dan merawat si kecil. Saat ibu menyusui itu sendiri juga merupakan salah satu hal yang penuh tantangan dan cobaan di dalamnya. Contohnya adalah ASI yang tidak lancar serta komentar negatif dari orang orang yang ada. Hal ini tentu saja akan membuat banyak ibu menjadi stres.

ini incest hasil Kanker Payudara Akibatkan Seorang Ibu Menyusui Anaknya perkawinan sedarah

Namun terdapat sebuah kasus yang lebih berat daripada produksi ASI yang kurang. Tak seperti ibu lainnya yang dapat menyusui anaknya hingga berbulan bulan, seorang ibu bernama Sarah Whithey tidak dapat melakukannya. Hal ini dikarenakan wanita tersebut mengidap kanker payudara. Diagnosa penyakit tersebut juga terjadi saat usia kehamilan Sarah telah mencapai usia 20 minggu.

Diagnosa yang diberikan pada Sarah tentu merupakan hal yang berat bagi seorang wanita pada umumnya. Namun diketahui wanita berumur 31 tahun ini dapat menjalani dan menghadapi kenyataan dengan kuat dan juga anggun. Seperti kasus penyakit kanker payudara lainnya, Ibu dari tiga orang anak ini juga harus menjalani operasi pengangkatan payudara saat ia tengah hamil.

tau Kanker Payudara Akibatkan Seorang Ibu Menyusui Anaknya pengaruh genetik pada kanker

Foto yang Mengharukan Banyak Orang

Pengangkatan payudara atau lebih dikenal dengan mastectomy sendiri dilakukan beberapa saat sebelum Sarah melakukan kemoterapi. Saat sang anak ketiga lahir di usia 36 minggu, Sarah juga harus mempersiapkan diri untuk kemoterapi yang kedua. Hal tersebutlah yang membuat Sarah tak dapat menyusui Kal El dalam jangka waktu lebih dari 2 minggu. Tentu saja hal ini merupakan hal yang berat dilakukan oleh Sarah.

mau tau Kanker Payudara Akibatkan ini Seorang Ibu Menyusui Anaknya

Kisah sang ibu dan anak ini juga menjadi viral setelah foto mereka diabadikan oleh sahabat Sarah bernama Katie Murray. Foto seorang ibu menyusui anaknya untuk terakhir kali tersebut tentu saja membuat banyak orang menjadi terharu. Sang anak lelaki sendiri terlihat melekat di dada sang ibu. Katie mengambil momen yang cukup menyedihkan itu sesaat setelah proses persalinan berlangsung.

Banyak orang yang berkeluh kesah karena ASI yang mereka keluarkan tidak cukup bagi si kecil. Namun di sisi lain juga terdapat kasus lain yang lebih mengharukan. Saat seorang ibu harus menyusui anaknya untuk terakhir kalinya. Hal inilah yang dialami oleh Sarah dan buah hatinya bernama Kal El. Foto pada momen tersebut telah viral dan membuat banyak orang terharu saat melihatnya.

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner