Inilah 5 Hal yang Paling Dikhawatirkan Para Ibu Jaman Sekarang

Lain jaman, lain juga masalahnya. Inilah 5 hal yang paling dikhawatirkan ibu jaman sekarang. Tidak jarang, hal ini membuat mereka menjadi galau!

Meskipun teknologi sudah terbilang maju dan banyak fasilitas yang memudahkan kita sebagai orangtua, bukan berarti para ibu jaman sekarang tidak memiliki masalahnya sendiri lho!

Memang, dibanding jaman para ibu kita dahulu, mengurus anak sekarang ini banyak dimudahkan oleh berbagai hal.

Mau gendongan yang tidak membuat pegal? Ada. Mau tetap memberikan ASI pada anak meskipun bekerja? Ada jada kurir ASI. Rasanya semua sangat mudah ya.

Namun diam-diam, para ibu jaman sekarang ini memendam kekhawatiran lho. Ini dia kekhawatiran yang mereka ungkapkan.

Bacalah, apakah Anda juga memikirkan hal serupa?

1. Biaya membesarkan anak semakin mahal

Orangtua kini dihadapi ketakutan mengenai tingginga biaya membesarkan seorang anak.

Dulu yang dipikirkan hanyalah kesehatan dan pendidikan. Namun kini, orangtua harus memikirkan mengenai asuransi, biaya hiburan, belum lagi jika Anda harus menggaji seorang pengasuh.

Untuk itu, perencanaan keuangan yang baik dan matang  adalah salah satu solusi tepat dalam mengatasi tingginya biaya ini.

2. Tekanan sosial media

Terbukanya informasi memudahkan para ibu mencari pengetahuan soal anak seluas mungkin. Namun media sosial terkadang menjadi beban tersendiri bagi para ibu.

Sebagai contoh, di usia 1 tahun anak dari teman Anda sudah bisa berjalan sementara anak Anda belum. Tentu hal ini menjadi tekanan dan Anda mulai membanding-bandingkan.

Padahal, perkembangan anak tidak pernah sama lho!

 

3 hal berikut ini juga membuat ibu merasa khawatir dan serba salah. Lihat di halaman berikutnya!

3. Takut dihakimi

"Saya bertanya mengenai merk dot yang baik pada suatu forum. Bukannya mendapat jawaban, saya justru di bully karena menggunakan dot untuk anak yang bisa menyebabkan bingung puting. Padahal, saya ibu baru yang tidak tahu apa-apa soal itu." Begitulah cerita salah satu bunda tentang 'keras'nya tanggapan yang ia terima.

Tentu sikap sedikit-sedikit langsung menghakimi ini membuat ibu lain menjadi takut untuk bertanya.

Jangankan bertanya, ingin memajang foto si kecil di sosial media saja rasanya malas karena selalu ada saja komentar yang membuat mereka 'baper'.

4. Harus sempurna

Perasaan takut salah dan dihakimi ini pada akhirnya membuat para ibu harus tampil sesempurna mungkin. Mulai dari bekal anak hingga pakaian yang dipakai olehnya ketika mengantar anak sekolah.

Padahal, menjadi sempurna setiap saat itu melelahkan. Tidak perlu pedulikan orang lain dan maafkanlah diri Anda jika sekali-kali Anda salah.

Tidak ada ibu yang sempurna, lho!

5. Tren cepat berganti

Baru kemarin tren sepatu roda di mall marak, kini sudah berganti lagi dengan tren mainan squishy dan slime.

Tentu Anda ingin menjadi ibu yang gaul dan up to date dengan semua tren di dunia anak. Namun, kalau terus dituruti semua tren ini, rasanya lelah dan tidak ada habisnya ya.

 

Referensi: Popsugar

 

Baca juga:

id-admin.theasianparent.com/saat-anda-merasa-sebagai-ibu-yang-buruk-ingatlah-ini/