10 Alasan Bahwa Ibu-ibu yang Berantakan Adalah Sahabat Terbaik Semua Orang

Ibu-ibu rempong sering jadi bahan ledekan orang-orang, karena penampilannya yang cuek dan berantakan. Namun dibalik itu, dia adalah sahabat yang baik dan teman setia yang selalu Anda butuhkan. Ini alasannya!

Saat menjadi seorang ibu, perempuan akan sulit memiliki waktu untuk menjaga penampilan ataupun merawat diri. Tak heran, mereka yang dulunya selalu tampil cantik berubah menjadi ibu-ibu dengan penampilan berantakan setelah memiliki anak. Dan sering mendapat julukan ibu-ibu rempong.

Danielle Campoamor seorang ibu di Washington, ia dijuluki hot mess mom karena menjadi ibu-ibu rempong yang selalu terlihat berantakan setelah memiliki anak. Ia sering lupa dimana menaruh ponsel, memakai baju terbalik, bahkan terlambat menghadiri janji bertemu dengan teman.

Danielle menulis di laman Romper, meski terlihat selalu berantakan, nyatanya, ibu-ibu sepertinya bisa menjadi sahabat terbaik semua orang. Berikut ini adalah alasannya.

1.Ibu-ibu rempong tidak akan menghakimi

Ibu tipe ini biasanya sudah sibuk mengurus keluarganya sendiri, sehingga tidak ada waktu untuk menghakimi penampilan atau kehidupan orang lain. Dia tidak akan menilai seberapa mahal baju atau tas yang Anda kenakan, malah dia akan berusaha memberi dukungan dalam kehidupan Anda.

2. Dia tidak akan membuat Anda merasa rendah diri

Ibu-ibu berantakan akan berpenampilan seadanya, karena hanya punya sedikit waktu untuk berdandan. Dengan demikian, ia akan merasa lebih terbuka dan jujur apa adanya. Hal ini memicu orang lain untuk melakukan hal yang sama.

Menjadi ibu yang berantakan, tidak perlu berpura-pura tentang segalanya, maka teman-teman Anda pun tak merasa ragu untuk bersikap apa adanya. Sehingga mereka merasa lebih nyaman dengan kehidupan mereka sendiri.

3. Bebas menjadi diri sendiri

Berteman dengan ibu-ibu rempong yang berantakan akan membuatmu bebas jadi diri sendiri. Tak perlu dandan lama, atau pusing memilih baju yang bagus. Anda juga bisa berbagi pengalaman repotnya mengurus anak, tanpa perlu berpura-pura bahwa rumah selalu rapi setiap hari.

Bebas menjadi diri sendiri tentunya akan membuat Anda jauh lebih nyaman saat bertemu teman.

4. Jujur tentang perasaan Anda

Bisa curhat tanpa ada yang ditutup-tutupi termasuk kemewahan bagi seseorang, biasanya ada saja hal yang ingin ditutupi karena takut orang lain tahu tentang kekurangan diri.

Saat bersama ibu-ibu rempong, Anda akan bebas curhat masalah apapun tanpa ada yang ditutupi. Karena dia tidak akan mengkritik, justru memahami dan memberi saran terbaik.

5. Sumber saran yang paling bagus dan netral

Saat menghadapi masalah, pastinya Anda akan mencari orang yang bisa memberi saran tepat dan tidak memihak. Ibu-ibu tipe ini bisa dijadikan sandaran untuk memberi nasihat yang baik, ketika temannya menemui masalah.

Mengapa demikian? Karena dia terbiasa menghadapi masalah yang butuh pemikiran dan keputusan cepat.

6. Tidak menyembunyikan kesalahan yang dibuat

Menjadi ibu yang sempurna adalah capaian yang mustahil bagi seorang perempuan, dalam proses mengasuh anak, pasti ada saja kesalahan yang kita buat.

Bersikap terbuka terhadap kesalahan-kesalahan tersebut, dan berusaha untuk memperbaikinya adalah hal terbaik yang bisa Anda lakukan. Dan hanya ibu-ibu berantakan yang bisa memahaminya, karena mereka juga melakukan kesalahan-kesalahan serupa.

7. Tidak merasa sedang bersaing diam-diam

Secara tidak sadar, banyak sekali ibu-ibu yang melakukan persaingan secara tersembunyi. Anak siapa yang paling lucu, paling pintar, atau paling cepat tumbuh kembangnya. Pertemanan dengan persaingan tersembunyi seperti itu tidak akan berlangsung lama, karena tidak ada yang merasa nyaman berada di dalamnya.

Lain halnya dengan para ibu berantakan, mereka terlalu sibuk mengurusi keluarga mereka, sehingga dia tidak akan peduli seberapa banyak prestasi hidup yang Anda miliki. Dia akan selalu mendukung rencana Anda ke depan, ikut merayakan keberhasilan Anda.

Ibu berantakan tidak akan membuat Anda merasa down karena itu akan terlalu melelahkan, dia sendiri sudah merasa cukup letih mengurusi kehidupannya.

8. Mendukung setiap keputusan dalam hidup Anda

Sebagai ibu yang berantakan, Danielle selalu percaya bahwa semua orang bisa sukses. Dia akan mendukung apapun yang teman-temannya lakukan, selama hal itu tidak merugikan orang lain, atau menyakiti diri sendiri.

Dia juga tidak menghakimi mereka yang memilih untuk tidak menjadi ibu. Danielle tidak mau terlibat dalam mommies war yang sia-sia. Dia percaya bahwa setiap pilihan patut dihargai, tidak boleh dikritisi apalagi dicela.

Artikel Terkait: Perdebatan yang Tidak Perlu Namun Biasa Dilakukan Para Ibu

9. Selalu siap membantu kapanpun Anda butuh

Ibu berantakan punya tingkat solidaritas tinggi, mereka sadar bahwa menjadi ibu sangatlah rumit, dan kadang harus mengerjakan beberapa hal dalam satu waktu. Karenanya, dia akan selalu siap memberikan bantuan saat Anda membutuhkan.

Entah untuk menjaga anak saat Anda pergi bersama suami, atau membantu memasak saat akan hajatan. Dia dengan senang hati membantu, karena dia tahu Andapun akan melakukan hal yang sama untuknya.

10. Dia tetap orang yang sama meski telah jadi ibu

Seringkali, seorang perempuan akan berubah setelah menjadi ibu. Dia tidak mau lagi berkumpul bersama teman yang lajang, karena merasa jati dirinya sudah berbeda.

Tapi ibu yang berantakan tidak akan bersikap seperti itu, dia tetap bisa menikmati waktu bersama teman walau telah menjadi ibu. Dan dia tetap akan jadi teman yang asyik, sama seperti saat dia masih lajang.

***

Bagaimana Bunda, apakah Anda juga termasuk ibu yang berantakan?

 

Baca juga:

id-admin.theasianparent.com/fakta-menjadi-ibu/