Hemangioma, bercak merah pada kulit bayi, berbahayakah?

Hemangioma merupakan bercak kemerahan yang terdapat pada kulit bayi beberapa saat setelah kelahiran. Berbahayakah hemangioma ini bagi kesehatan anak?

Hemangioma yang terjadi pada kulit bayi.

Hemangioma yang terjadi pada kulit bayi.

Hemangioma merupakan bercak kemerahan pada kulit bayi yang muncul tak lama setelah kelahirannya. Bercak kemerahan ini semakin lama semakin tebal. Tak heran bila menimbulkan rasa cemas di hati para bunda. Berbahayakah pada anak?

Apa sih sebetulnya hemangioma ini?

Hemangioma adalah tumor jaringan lunak yang sering terjadi pada bayi baru lahir dan pada anak anak berusia kurang dari 1 tahun (5-10%). Biasanya kondisi ini sudah nampak sejak bayi dilahirkan (30%) atau muncul setelah beberapa minggu setelah kelahiran (70%). Penebalan tersebut umumnya muncul pada permukaan tubuh, seperti : kepala, leher, wajah, kaki atau dada.

Meskipun disebut tumor, namun penampakannya tidak seperti benjolan tumor pada umumnya, melainkan berupa bercak kemerahan seperti tanda lahir yang mengalami penebalan.

Bedanya dengan tanda lahir salah satunya adalah ada atau tidaknya penebalan pada bercak merah tersebut, karena tanda lahir bukan berasal dari pembuluh darah melainkan merupakan kumpulan pigmen.

Pertumbuhan tumor ini terjadi lebih cepat pada usia antara 6 sampai 12 bulan. Dan mengalami penyusutan atau mengecil pada usia 1 hingga 7 tahun. Dan kebanyakan menghilang pada usia 10 sampai 13 tahun.

Menurut dr. Endang Windiastuti, MD,MM dari bagian hematologi RSCM di Jakarta kepada Tabloid Nova, hemangioma dibedakan menjadi dua jenis:

1. Hemangioma dangkal

Letak pelebaran pembuluh darahnya di permukaan kulit. Ciri-cirinya pada benjolan yang seperti kol akan tampak gambaran pembuluh darah bewarna merah. Terkadang ada bintik-bintik merah di sekeliling benjolan. Jenis superfisial ini termasuk ringan dan biasa juga disebut hemangioma strawberry.

2. Hemangioma dalam

Ciri-cirinya tampak berwarna kebiruan. Bisa juga bewarna merah bila pembuluh darahnya cukup banyak dan dan letaknya semakin ke atas permukaan kulit.

Berbahayakah bagi anak?

Sekalipun termasuk dalam kategori tumor, kondisi ini tergolong tumor jinak yang tidak membahayakan anak, karena dapat hilang dengan sendirinya seiring dengan pertambahan usia pada anak.

Namun demikian, tidak ada salahnya bila Bunda menanyakan kepada dokter untuk memastikan bahwa bercak merah yang dapat pada tubuh anak tidak memerlukan penanganan khusus. Seperti, menyebabkan gangguan pada penglihatan, pernapasan, pendengaran dan gerak anak.

Parents, semoga bermanfaat.

Referensi : Nova

 

Baca juga:

Muncul Ruam Setelah Demam pada Bayi dan Anak, Bahayakah?