Benarkah Hand Sanitizer Bisa Memicu Ledakan Jika Disimpan di Mobil?

Benarkah Hand Sanitizer Bisa Memicu Ledakan Jika Disimpan di Mobil?

Cara menyimpan hand sanitizer yang tidak tepat dapat memicu kebakaran, karena mengandung alkohol yang mudah terbakar.

Sempat terdengar kabar jika hand sanitizer memicu ledakan, lantas apakah itu benar?

Patut Parents ketahui, hand sanitizer memang memiliki kandungan alkohol yang tinggi dan itu berbahaya apabila disimpan di suhu ruangan yang sangat panas. Apalagi bila ditambah ada pemicu kebakaran lainnya.

Benarkah Hand Sanitizer Memicu Ledakan Jika Disimpan di Mobil?

Hand sanitizer memicu ledakan

Mengutip dari laman Detikoto, untuk mobil bermesin bensin, bisa saja terjadi ledakan apabila hand sanitizer menguap sedemikian banyak di kabin mobil. Terutama bila botol hand sanitizer dalam keadaan terbuka atau tidak tertutup rapat, sehingga mudah menguap, serta kondisi kabin sangat panas saat mobil diparkir.

Kondisi tersebut berpeluang besar menimbulkan kebakaran. Oleh karena itu, Parents diharapkan agar berhati-hati menyimpannya.

Walau demikian, hand sanitizer memang tak secara langsung bisa menimbulkan kebakaran. Hand sanitizer tidak bisa menjadi penyebab langsung pemicu percikan api di mobil.

Artikel terkait : Mencegah virus corona, amankah pemakaian hand sanitizer untuk bayi?

“Hal itu karena ada 3 syarat terjadinya pembakaran. Pertama, adanya bahan yang mudah terbakar, dalam hal ini hand sanitizer. Kedua, adanya oksigen, dalam hal ini adalah udara di dalam kabin. Ketiga, adanya percikan api atau panas,” jelas Suparna selaku Service Manager Auto2000 Cilandak.

Suparna menambahkan, faktor keteledoran pengendara dalam menyimpan hand sanitizer di kabin juga bisa berpengaruh, sehingga kondisinya akan terbuka dan mudah menguap. Serta, ada masalah di perangkat elektronik di kabin yang menimbulkan percikan api.

“Bilamana kedua situasi itu terjadi, bisa terjadi terbakar, bisa juga tidak. Tergantung seberapa kadar uapnya dan di mana lokasi pecikan apinya. Jadi bilamana unsafe action dan unsafe condition tersebut tidak terjadi atau tidak kita lakukan, maka relatif aman,” tukas Suparna.

“Selanjutnya untuk membuat terbakar, maka perlu adanya percikan api. Berarti perlu perangkat mobil di kabin yang korsleting atau hubungan arus pendek, atau powerbank atau alat pemicu lain yang menimbulkan percikan api,” sambungnya.

Hal yang Harus Diperhatikan Jika Menyimpan Hand Sanitizer

hand sanitizer memicu ledakan

Alkohol alias ethanol yang terkandung dalam hand sanitizer merupakan bahan kimia yang harus berhati-hati dalam menggunakan dan menyimpannya. Hal itu lantaran sifatnya mudah terbakar.

Alkohol 70 % umum digunakan secara bebas sebagai antiseptik, digunakan untuk membunuh atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme. Biasanya untuk membersihkan luka dan pembersih alat-alat medis.

Agar tidak menimbulkan hal-hal yang merugikan, seperti ledakan, berikut ini yang harus diperhatikan ketika menggunakan dan menyimpan pembersih tangan berbasih alkohol atau hand sanitizer.

1. Hanya untuk Penggunaan Luar

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan alkohol di rumah yaitu pastikan hanya digunakan untuk penggunaan luar. Tidak untuk diminum atau dicampurkan ke makanan.

2. Jauhkan Dari Jangkauan Anak-anak

Letakkan di tempat yang tinggi dan tidak mudah digapai anak-anak. Jangan sampai tertelan. Apabila terlanjur tertelan segera hubungi dokter, serta dampingi anak-anak dan balita dalam penggunaan hand sanitizer.

Hand sanitizer memicu ledakan

3. Simpan di Suhu Ruangan

Simpan hand sanitizer pada suhu ruangan 25 -27 derjat celcius. Jauhkan dari sumber panas dan api yang dapat memicu kebakaran. Jauhkan dari benda-benda yang mudah terbakar.

Artikel terkait : Mulai sulit mendapatkan hand sanitizer? Begini cara membuat hand sanitizer

4. Jauhkan dari Suhu Panas

Saat menyimpan hand sanitizer, jauhkan dari paparan panas secara langsung. Misalnya, jangan meninggalkan hand sanitizer dalam mobil yang tertutup dan terpapar sinar matahari dalam waktu yang lama.

Meski potensi terbakarnya rendah, tapi tetap perlu berjaga-jaga. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), pembersih tangan berbasis alkohol akan mudah terbakar dan menguap pada suhu ruangan jika terkena panas langsung.

Ditambah, sebagian besar cairan hand sanitizer dikemas menggunakan botol plastik. Akibatnya, potensi terbakar akan menjadi lebih tinggi.

5. Utamakan Mencuci Tangan dengan Sabun

Memakai hand sanitizer memang bisa membunuh kuman, tapi alangkah baiknya jika kita lebih membiasakan mencuci tangan pakai sabun. Cuci tangan di bawah air mengalir yang bersih selama 20 detik.

Demikian kabar tentang benarkah hand sanitizer memicu ledakan, serta cara aman agar peristiwa merugikan itu tidak terjadi. Semoga bermanfaat.

Referensi : detikoto

Baca juga :

Tak selalu berbahaya, simak 6 tips aman dan nyaman menyetir mobil saat hamil berikut ini

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

febri

app info
get app banner