Penelitian: Hand Sanitizer Ternyata Bisa Berbahaya Bagi Kesehatan

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Bagi Parents yang biasa menggunakan hand sanitizer, yuk simak artikel berikut ini. Ternyata alat pembersih tangan ini bisa berbahaya bagi kesehatan.

Alat pembersih tangan atau hand sanitizer merupakan salah satu barang yang biasanya harus ada di tas para orangtua, bahkan terkadang di tas sekolah anak, dengan alasan agar ia lebih sering membersihkan tangannya. Namun tahukah Parents, bahwa hand sanitizer ternyata berbahaya bagi kesehatan?

Ini alasan hand sanitizer berbahaya bagi kesehatan

Endoscrine disruptors adalah bahan kimia yang dapat mengganggu sistem endokrin tubuh dan dapat menghasilkan perkembangan yang kurang baik terhadap reproduksi, saraf, serta kekebalan tubuh, baik terhadap manusia maupun satwa liar.

Bisfenol-A, atau kita kenal dengan BPA adalah Endoscrine disruptors. Anda mungkin mengetahuinya sebagai salah satu material yang digunakan pada beberapa plastik dan juga wadah makanan.

Jangan biarkan anak bermain dengan bon tanda terima atau pembayaran, terutama setelah menggunakan hand sanitizer.

Jangan biarkan anak bermain dengan bon tanda terima/pembayaran, kertas tiket, dan semacamnya. Terutama setelah menggunakan hand sanitizer.

Tapi tahukah Anda, BPA juga ternyata ditemukan pada kertas thermal yang biasa digunakan untuk membuat kertas tanda terima, tiket bus, dan tiket kereta? Dikarenakan bahan kimia ini dapat membantu untuk mengikat pewarna kertas agar pencetakannya dapat terlihat jelas.

Faktanya, orang-orang yang berurusan dengan kertas tanda terima secara tidak langsung telah mengalami peningkatan kadar BPA di dalam urin dan darah mereka. Di sinilah titik di mana hand sanitizer ternyata berbahaya bagi kesehatan.

Penelitian yang diungkapkan dalam jurnal PLOS ONE menunjukkan, BPA menyerap lebih cepat dan meluas saat orang-orang menggunakan hand sanitizer terlebih dahulu sebelum mengurus kertas tanda terima.

Sang peneliti menjelaskan bahwa hal ini terjadi karena sejumlah hand sanitizer cenderung mengandung campuran bahan kimia yang kemudian terpenetrasi ke dalam kulit, lalu penyerapannya meningkat 100 kali lipat karena senyawa lipofilik, seperti BPA.

“Istilah sederhananya, hand sanitizer membuka kulit Anda lalu mengizinkan BPA untuk masuk ke dalamnya,” ungkap Laura Vandenberg yang mempelajari Endocrine disruptors di Universitas Massachusetts-Amherst, kepada Newsweek.

Tak hanya itu saja. Menurut penelitian di Microb Drug Resist, hand sanitizer juga mengandung triclosan, di mana ia tidak hanya membunuh bakteri yang buruk, namun juga bakteri yang baik untuk kulit Anda.

“Meluasnya penggunaan triclosan mungkin akan menunjukkan risiko kesehatan masyarakat dalam mengembangkan pertahanan dari antibakteri terhadap bakteri,” terang sang peneliti.

Lebih lanjutnya, triclosan dapat terhubung dengan hati dan keracunan terhadap pernafasan. Triclosan dengan kadar rendah juga dapat mengganggu fungsi tiroid.

Produk hand sanitizer mungkin berperan penting dalam menjaga kebersihan tangan bagi Parents dan si kecil, maka triknya adalah dengan tidak menggunakannya secara berlebihan.

Tidak ada yang lebih baik dalam membersihkan tangan keluarga kecil Anda dengan cara lama, yakni dengan air dan sabun. Jadi, gunakanlah metode ini selagi bisa dilakukan ya, Parents!

 

Baca juga:

 

Mitos ‘Belum 5 Menit’; Jangan Beri Anak Makanan yang Sudah Jatuh

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Kesehatan