Gigi Rapuh, Masalah Gigi Yang Sering Dijumpai Pada Balita

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Ketahuilah berbagai kebiasaan pemicu masalah gigi rapuh yang mungkin tak pernah Anda sadari. Baca juga cara mencegah masalah gigi rapuh pada balita.

Hindari masalah gigi pada anak dengan membangun kebiasaan yang baik sejak dini.

Hindari masalah gigi pada anak dengan membangun kebiasaan yang baik sejak dini.

Masalah Gigi Berawal dari Kebiasaan

Melihat gigi Si Kecil yang putih bersih dan berkilau tentu amat membanggakan. Namun dalam keseharian, yang seringkali kita jumpai adalah balita dengan gigi yang coklat kehitaman ataupun masalah gigi rapuh. Mengapa kerapuhan gigi dapat terjadi pada balita?

Masalah gigi rapuh ini umumnya terjadi pada balita karena tidak terjaganya kebersihan mulut dan gigi, sehingga menimbulkan kerusakan pada lapisan email yang disebut karies gigi.

Kurang terjaganya kebersihan gigi pada balita, biasanya disebabkan karena orangtua sering membiarkan si kecil mengkonsumsi makan dan minuman manis, seperti teh manis, permen dan susu tanpa diimbangi upaya yang cukup untuk menetralisir kondisi dalam mulut bayi.

Baca juga: Trik Mengajak Anak Gosok Gigi

Salah satu tindakan paling populer yang kita terapkan serta berdampak langsung pada kondisi gigi si kecil yaitu dengan memberikan sebotol susu menjelang si kecil tidur ataupun ketika si kecil terbangun dari tidur. Kebiasaan ini tentu saja menyuburkan bakteri yang menempel pada permukaan gigi, sehingga mengakibatkan masalah gigi yang fatal yaitu karies gigi.

Bunda, masalah gigi ini pada mulanya berupa karies gigi. Pada tahap awal, karies gigi tampak pada gigi yang bewarna kuning, lalu permukaan gigi menjadi kasar, berlubang dan akhirnya gigis. Pada kondisi inilah orangtua kerap beranggapan bahwa anaknya telah mengalami gigi rapuh.





Batita Pra Sekolah