Bumil Jangan Keliru! Begini Gerakan Janin yang Normal selama Kehamilan

Bumil Jangan Keliru! Begini Gerakan Janin yang Normal selama Kehamilan

Saat hamil, Bunda perlu tahu perbedaan antara gerakan janin normal dengan gerakan janin yang perlu diwaspadai.

Bunda setuju nggak, sih, kalau salah satu momen membahagiakan selama kehamilan yaitu bisa merasakan tendangan si kecil? Saat mengalaminya, ada baiknya Bunda juga bisa membedakan mana gerakan janin normal dan yang tidak normal.

Perlu Bunda ketahui, ternyata ada, lho, gerakan janin tidak normal, dan ini tentu saja harus diwaspadai. Sebab, jika tidak segera mendapat penanganan yang tepat, dampaknya bisa mengancam keselamatan buah hati dalam kandungan.

Akan tetapi, sebelum membahas gerakan janin yang tidak normal dan perlu diwaspadai, sudah tahukah Bunda tentang berbagai macam gerakan janin setiap trimesternya?

Artikel Terkait: 7 Fakta Ajaib Tentang Tendangan Bayi Dalam Rahim

gerakan janin normal

Gerakan janin dapat Bunda rasakan sejak trimester pertama kehamilan. Bunda akan merasa berdebar seperti sedang gugup, atau seolah-olah ada kupu-kupu yang menggelitik perut.

Gerakan janin di trimester pertama ini sangatlah halus, sehingga Bunda tidak selalu bisa merasakannya. Bahkan, Bunda mungkin akan terkecoh mengira sedang merasakan lapar atau begah di perut.

Jangan khawatir jika awalnya tendangan si kecil kurang agresif. Sebab, seiring bertambahnya usia kehamilan, janin akan tumbuh kuat dan nantinya Bunda pun akan merasakan tendangan yang keras dari dalam perut.

3 Faktor Ibu Hamil Bisa Merasa Gerakan Janin

Gerakan janin yang normal dan yang perlu diwaspadai

Melansir dari situs UT Southwestern Medical Center, inilah beberapa faktor yang dapat memengaruhi Bunda bisa merasakan tendangan pertama si kecil:

  1. Pengalaman: Bagi Bunda yang sudah pernah mengandung sebelumnya, biasanya akan merasakan gerakan-gerakan buah hati lebih cepat dibandingkan di kehamilan pertama. Sedangkan bagi bumil baru, tendangan pertama si kecil akan dirasakan ketika tendangannya lebih kuat.
  2. Posisi plasenta: Posisi plasenta bumil di dalam kandungan mulai bisa dilihat pada minggu ke-20 masa kehamilan. Bumil dengan plasenta anterior akan lebih sulit merasakan gerakan-gerakan janin karena letaknya berada di antara janin dan perut Bunda, tepatnya di bagian depan dinding rahim. Jadi, untuk merasakan gerakan janin, Bunda bisa mengubah posisi, seperti memiringkan tubuh.
  3. Berat badan: Bumil dengan berat badan berlebih akan lebih sulit merasakannya. Jadi, berat badan juga perlu dikontrol, supaya bisa merasakan tendangannya.

Seperti Apa Gerakan Janin Normal Setiap Trimester?

gerakan janin normal

Seiring bertambahnya usia kehamilan, gerakan-gerakan janin akan lebih kuat. Di trimester pertama, janin masih berukuran sangat kecil, dan Bunda mungkin belum bisa menyadari gerakan-gerakannya.

Akan tetapi, memasuki trimester kedua, Bunda sudah mulai bisa mengenali gerakan janin. Terlebih lagi di siang dan sore hari, karena inilah jam-jam aktifnya si kecil di perut Bunda.

Di bawah ini ada beberapa hal yang biasanya akan Bunda alami selama kehamilan:

  • Trimester Pertama (minggu ke-1 hingga ke-12)

Seperti yang kita bahas sebelumnya, di trimester pertama ini sebagian Bunda mungkin belum bisa menyadari gerakan janin karena ukurannya yang masih sangat kecil. Jangan takut dahulu, karena Bunda akan merasakannya di trimester berikutnya.

  • Trimester Kedua (minggu ke-13 hingga ke-26)

Saat morning sickness berkurang, Bunda akan mulai merasakan gerakan janin. Meskipun demikian, janin masih berukuran cukup kecil dan walaupun gerakannya mungkin tidak sekuat minggu-minggu berikutnya, Bunda akan merasakan debaran-debaran di perut Bunda sejak minggu ke-14.

Di minggu-minggu setelahnya, Bunda akan mulai merasa tidak nyaman karena otot-otot si kecil mulai tumbuh lebih kuat dan gerakannya akan lebih energik.

  • Trimester Ketiga (minggu ke-27 hingga ke-40)

Saat buah hati tumbuh dan berkembang, ruang rahim juga ikut berkembang dan menjadi sedikit lebih lapang sehingga Bunda akan merasakan gerakan janin. Janin mulai memiliki lebih banyak energi, dan Bunda bisa merasakan tendangan yang lebih keras.

Beberapa janin bahkan bisa bersendawa atau cegukan di dalam kandungan. Tapi Bunda tidak perlu cemas. Akitivitas semacam itu menandakan bahwa si kecil berkembang dengan baik di perut Bunda.

Artikel Terkait: Cegah stillbirth, 3 langkah menjaga kesehatan bumil ini wajib dilakukan

Seberapa Sering Harusnya Janin Menendang?

Melansir dari situs Australian Family Physician, pada umumnya gerakan janin yang normal dan sehat terjadi sebanyak 10 kali atau lebih dalam rentang waktu dua jam. Namun, perlu dicatat bahwa si kecil di dalam kandungan juga memiliki jam tidur sekitar 20 sampai 40 menit, bahkan terkadang hingga 90 menit.

Gerakan janin biasanya akan meningkat hingga minggu ke-32 dengan pola yang lebih teratur. Meskipun jenis geraknya bisa berubah-ubah mendekati kelahiran, tetapi Bunda tetap bisa mengenalinya, kok.

Bagaimana Gerakan Janin yang Tidak Normal?

Gerakan janin mana yang normal dan yang perlu diwaspadai

Penurunan atau perubahan pola gerak bayi dalam kandungan dengan jumlah yang besar bisa menjadi pertanda ia sedang tidak sehat. Ada berbagai faktor yang dapat menurunkannya, seperti pola tidur atau berat badan Bunda yang berlebih.

Akan tetapi, dapat terjadi masalah mendasar yang serius jika tiba-tiba tidak ada aktivitas pada janin. Sebagai contoh kurangnya cairan ketuban dapat menyebabkan janin sulit bergerak.

Lalu, konsumsi obat-obatan tertentu seperti obat penenang atau pereda nyeri juga dapat memengaruhi sirkulasi pergerakan buah hati Bunda dalam kandungan. Selain itu, alkohol dan rokok juga dapat berdampak buruk bagi pola pergerakan buah hati Bunda.

Artikel Terkait: Bahaya tidur telentang saat hamil yang harus diwaspadai ibu

Dilansir dari Australian Family Physician, jam-jam sibuk Bunda juga dapat berpengaruh dalam merasakan gerak janin. Bunda bisa saja merasakan lebih sedikit saat berdiri atau duduk. Jika seperti ini, maka disarankan agar Bunda berbaring miring ke kiri dan berkonsentrasi untuk merasakan 10 tendangan atau lebih dalam rentang waktu dua jam.

Jika Bunda merasakan sedikit gerakan dalam jangka waktu tersebut, maka segera berkonsultasi dengan dokter karena ini bisa saja menandakan si kecil dalam kondisi tidak baik. Dokter akan memeriksa detak jantung janin dengan tes non-stres yang mengukur detak jantung janin berdasarkan gerakannya.

Pantau Gerakan Bayi dalam Kandungan dengan Menghitung Jumlah Tendangannya

Bumil Jangan Keliru! Begini Gerakan Janin yang Normal selama Kehamilan

Menghitung tendangan janin dan memahami pola gerakannya sangat penting bagi Bunda untuk mengetahui jika sewaktu-waktu terjadi penurunan aktivitas buah hati dalam kandungan atau perubahan pola gerakannya.

Memasuki trimester ketiga sangat penting bagi Bunda untuk mencatat gerakan janin sehari-hari agar dapat mendeteksi gangguan rahim dan mencegah terjadinya kelahiran mati (stillbirth). Cara paling mudah adalah dengan memerhatikan berapa lama waktu yang Bunda butuhkan untuk bisa merasakan 10 gerakan, baik itu tendangan, kepakan, atau putaran.

Jika Bunda merasakan 10 gerakan dalam rentang waktu dua jam, maka itu normal. Namun, Bunda juga tidak perlu panik jika tidak merasakan 10 gerakan, si kecil mungkin sedang berada di dalam siklus tidurnya.

Cobalah untuk memakan camilan, minum jus atau berjalan-jalan selama beberapa menit sebelum berbaring untuk merasakan kembali gerakannya.

Artikel Terkait: 5 Penyebab Janin Tidak Bergerak dalam Kandungan, Kapan Harus Waspada?

Bumil Jangan Keliru! Begini Gerakan Janin yang Normal selama Kehamilan

Bunda juga dapat melacak tendangan janin dengan penghitung tendangan atau grafik. Beberapa rumah sakit dan klinik memiliki alat semacam itu.

Dengan melacak tendangan janin, Bunda dapat melatih diri untuk mengetahui kapan ia akan bergerak aktif, bagaimana siklus tidurnya dan berapa lama waktu yang ia perlukan untuk menyelesaikan 10 gerakan. Setiap putaran atau tendangan dihitung sebagai satu gerakan.

Nah, bagaimana Bun, sudah paham dengan gerakan janin normal dan yang perlu diwaspadai?

Baca Juga:

Jangan sampai salah, ini langkah menghitung gerakan janin yang tepat

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner