"Gendong Aku, Ma..." Curahan Hati Bayi Jika Ia Bisa Bicara

"Gendong Aku, Ma..." Curahan Hati Bayi Jika Ia Bisa Bicara

Parents, pernahkah Anda merasa lelah menggendong si kecil? Gendonglah ia, Bun. Karena jika si kecil bisa bicara, kalimat ini pasti menjadi curahan hatinya..

Gendong aku, Ma.

Aku masih baru di dunia ini.

Sungguh aku ingin kembali ke dalam rahimmu.

Hangat, nyaman, dan aman.

Tapi aku tahu, betapa Mama dan Papa ingin bertemu denganku.

Sebesar itu kalian mencintaiku, maka hadirlah aku di dunia ini.

Gendonganmulah pelindungku, hal itu  yang membuatku merasa aman.

 

Gendong aku, Ma.

Pada saat aku mencoba untuk tertidur.

Terlelap dalam timang-timang seorang ibu membuatku damai.

Ma, Gendonganmu membuat aku tahu. Aku tidak sendirian di dunia ini.

Dengan digendong aku yakin, Mama dan Papa akan selalu menjagaku.

 

Mama, apa itu bau tangan? Aku tidak mengerti.

Aku sudah mengenal baumu pada menit awal kehidupanku. Saat aku diletakkan di dadamu.

Mama apakah aku anak yang manja jika ingin terus digendong?

Dengan digendong aku dekat dengan dirimu. Merasakan detak jantungmu. Detak yang sama yang kudengar saat masih di kandunganmu. Detakan jantung itu Ma, membuatku tenang.

Mama aku tahu kau lelah, terkadang kau harus menggendongku hingga kurang waktu tidurmu.

Lalu ada saat kau menggendongku hingga terbengkalai pekerjaanmu. Gosong masakanmu…
Maaf, Ma.

Suatu hari akan ada masanya aku menggendongmu.

Tapi sampai aku berani nanti, berjanjilah… jangan pernah letih menggendongku.

 

Baca juga: 

Penelitian; Memeluk Bayi berdampak besar pada otak ibu

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

Febby

app info
get app banner