Foto viral ini adalah pesan pada netizen agar jangan mudah menghakimi

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Jangan mudah menghakimi foto viral yang Anda lihat di media sosial. Karena satu foto viral hampir membuat ibu tiga anak ini depresi karena di-bully netizen.

Sebuah foto viral beredar pada 2016 lalu di berbagai media sosial dan berita. Di dalam foto tersebut, terlihat seorang ibu tampak sibuk dengan ponselnya di sebuah ruang tunggu bandara sedangkan bayinya diletakkan begitu saja di lantai.

Saat foto tersebut tersebar pertama kalinya di Facebook, netizen pun ramai-ramai mem-bully ibu tersebut. Dalam waktu singkat, foto viral ini sudah dibagikan oleh puluhan ribu orang beserta dengan komentar yang sangat kejam pada sang ibu.

Ibu di dalam foto tersebut adalah Molly Lensing, seorang ibu asal Illinois Amerika Serikat bersama putrinya, Anastasia.

Foto tersebut diambil tanpa seizinnya dan hingga setahun berlalu, foto viral itu masih menghantuinya. Ia sangat terpukul dengan kesalahpahaman netizen yang ramai-ramai mem-bully-nya.

Do dalam foto tersebut tertulis sebuah kutipan Albert Einstein yaitu, ” I fear the day that technology will take on our humanity. .. the world will be populated by a generation of idiots.” Artinya, “aku khawatir pada hari di mana teknologi akan mengambil alih kemanusiaan kita, dan dunia ini akan dipenuhi oleh generasi idiot.

Postingan provokatif itu membuat Lensing jadi obyek bulan-bulanan netizen. Apalagi banyak orang yang ikut menyebarkan foto maupun mengunggah ulang foto tersebut.

Artikel terkait: 7 cara mengasuh anak yang memancing perdebatan.

Hal yang sebenarnya terjadi

Hari itu, di bandara Corolado, Lensing dan Anastasia yang masih berusia 2 bulan terpaksa harus menetap di bandara selama 20 jam. Mereka sedang dalam perjalanan pulang setelah berkunjung ke rumah keluarga.

Lensing bersama suami dan 3 orang anaknya.

Penerbangan yang ia pesan terus menerus dibatalkan hingga ia harus membooking ulang pesawat yang menuju ke rumah. Keadaan lelah bersama dengan anak usia 2 bulan membuatnya beristirahat dengan meletakkan bayinya di lantai bandara beralaskan selimut.

Karena tak kunjung sampai rumah, keluarga yang menunggunya di rumah dan kerabat yang tahu tentang perjalanannya pun khawatir dan terus menerus menghubunginya lewat telepon. Agar tak membuat semua orang khawatir, Lensing pun menjawab pesan mereka.

Artikel terkait: Hati-hati, sering posting foto anak di media sosial bisa memicu depresi.

“Saya sedang tidak beruntung karena sistem komputerisasi di bandara dan penerbangan sedang rusak. Saat itu saya sangat lelah karena harus duduk di bandara sepanjang waktu bersama bayi usia 2 bulan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan pada Today bahwa ia sudah menggendong Anastasia selama berjam-jam. Lengannya sangat lelah dan anaknya juga butuh perenggangan dengan tidur di tempat yang datar.

Banyak orang yang menilainya sebagai ibu yang kejam lewat foto viral itu. Bahkan, beberapanya lagi menilai bahwa ia tak pantas untuk jadi ibu.

Beberapa bulan setelah perjalanan yang membuatnya stres tersebut, ia melihat fotonya beredar luas di internet. Saat itu juga, ia begitu khawatir dengan respon orang-orang sekitarnya.

Lensing dana Anastasia yang sudah berusia 1 tahun lebih.

Apalagi ia adalah seorang perawat yang biasanya menangani bayi. Ia jadi khawatir bahwa rekan kerja dan teman-temannya akan menilainya dengan pandangan miring seperti itu.

Beruntung bahwa teman-teman dan rekan kerjanya tidak terpengaruh dengan foto itu. Mereka percaya bahwa Lensing bukan seperti yang dipersepsikan di internet.

Meskipun orang-orang sekitarnya percaya bahwa ia tak seburuk itu, respon orang-orang asing yang tetap menyerangnya tetap saja mengusik hidupnya. Ia merasa bahwa privasinya terganggu dan citranya rusak.

Jangan mudah menghakimi orang lain

Agar kejadian ini tak terjadi pada orang sekitar, ini yang harus dilakukan:

  1. Dahulukan empati daripada prasangka saat melihat segala sesuatu. Jika Anda memang peduli, hal yang perlu dilakukan adalah menolongnya secara langsung. Bukan mengunggahnya di media sosial.
  2. Perhatikan soal privasi orang lain saat memotret sesuatu. Apalagi dibumbui dengan perkataan negatif tentang orang di dalam foto tersebut.
  3. Mempermalukan orang lain di depan publik bukanlah tindakan yang bijak. Bagaimana jika bullying online membuat seseorang itu jadi depresi? Bagaimana jika apa yang kita tuduhkan padanya itu salah?
  4. Jangan merasa bahwa Anda lebih baik dari orang lain saat berurusan dengan dunia parenting. Kita tak pernah tahu apa yang sedang terjadi sebenarnya di dalam kehidupan orang tersebut. Cara Anda bukan berarti tepat untuk keluarga lain, kesalahan keluarga lain bisa jadi karena tidak sengaja. Berhentilah menghakimi.

Kini Lensing berusaha move on dari peristiwa di bandara dan foto viralnya tersebut. Semoga kejadian ini tidak terjadi pada kita ya, Parents…

 

Baca juga:

Anak ASI atau Susu Formula dan Perdebatan Lain yang tak Perlu Namun Biasa dilakukan oleh Para Ibu





Berita