Benarkah sering posting foto makanan cantik bisa membuat Anda gemuk?

lead image

Tak hanya posting, bahkan nge-like foto makanan juga bisa bikin angka di timbangan bertambah!

Bunda pasti sering lihat foto makanan enak berseliweran di timeline Instagram. Bahkan mungkin Bunda sendiri seringkali mengambil foto cantik makanan sebelum disantap?

Tapi ternyata banyak alasan kenapa Bunda harus berhenti posting foto makanan enak di Instagram, dan hal ini berkaitan dengan ukuran pinggang Bunda kelak.

Coba bayangkan, nasi goreng polos nggak akan meningkatkan engagement di akun Instagram Bunda, bukan? Lalu Bunda berkreasi dengan menambahkan sayuran, potongan daging ayam, irisan bakso dan sosis atau mungkin ditambahkan dengan serbuk mozarella?

Dengan menambahkan beragam topping hingga terlihat menarik tentu pada akhirnya Bunda harus memakan porsi lebih banyak dari yang seharusnya Bunda butuhkan.

Foto makanan enak di Instagram bikin gemuk, kok bisa?

Masih belum percaya? Dikutip dari menshealth, belum lama ini, seorang blogger kesehatan asal Ohio yang bernama Amanda Meixner memosting sebuah foto yang menunjukkan perbedaan porsi makanan di kehidupan nyata dan porsi ‘menarik’ untuk Instagram.

Meskipun kedua mangkuk di atas mengandung oats, strawberry, blueberry dan cokelat, porsi Instagram Meixner hampir dua kali lipat dari porsi normalnya.

Seorang selebgram asal Colorado bernama Chi Fam juga membandingkan porsi satuan yang ideal dengan yang selalu kita pikirkan. Padahal perbedaannya hanya terletak di banyaknya jumlah selai dan pisang saja.

Pelajaran yang bisa dipetik dari kedua selebgram ini? Olahraga tentu akan sangat dibutuhkan oleh tubuh Anda yang sering memosting foto makanan enak. 

Nggak hanya memosting, melihat foto makanan enak juga bisa bikin gemuk menurut penelitian!

Jika kamu pengguna rutin Instagram, maka sudah bisa dipastikan ada saja dari salah satu temanmu yang senang memosting foto makanan enak yang berujung membuatmu lapar dan ingin segera memenuhinya?

Tau nggak, hanya dengan melihat foto makanan enak yang berseliweran di timeline Instagram, ternyata bisa juga bikin Bunda gemuk.

Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh jurnal Brain and Cognition menyarankan Anda untuk stop melihat foto makanan cantik di Instagram. Sebab keterpaparan rutin terhadap foto makanan virtual di Instagram akan memicu tanggapan saraf, fisiologis dan perilaku yang berkaitan sehingga kamu merasa lebih lapar dan ingin segera memenuhi hasratmu untuk makan makanan serupa.

Melihat postingan foto makanan enak akan membuatmu ngiler, merusak kadar insulin dan bahkan dalam beberapa kasus akan membuat jantung Anda berdebar lebih kencang sebagai respon terhadap foto tersebut.

Jika saat ini berat badan Anda sudah berlebihan, maka Anda akan lebih mungkin merespon foto makanan tersebut dengan mengunyah makanan yang ada di sekitar. Parahnya, terlalu banyak melihat foto-foto serupa akan mengurangi kenikmatan Anda saat makan di waktu lapar. Jadi otak Anda sudah mensugesti bahwa foto tersebut jauh lebih enak dari apa yang Anda santap saat ini.

Meski demikian, bukan berarti Bunda harus unfollow teman-teman yang sering memosting foto makanan enak. Sebab selera makan dan kebiasaan makan itu memiliki faktor yang beragam. Para ahlipun belum dapat menyimpulkan apakah posting makanan virtual merupakan penyebab obesitas. 

Kalau Bunda suka ngiler nggak sih melihat ada foto makanan enak di Instagram?

Referensi: MenshealthCosmopolitan

Baca juga:

Hati-Hati, Sering Posting Foto Makanan Pertanda Masalah Kesehatan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.