Ingin ajak anak nonton film Ant-Man 2 and the Wasp? Baca dulu ulasannya berikut ini!

lead image

Film berlatar tentang keluarga selalu menarik untuk ditonton, tak terkecuali film Ant-Man 2 yang saat ini sedang tayang di bioskop. Bagaimana film garapan Marvel ini mengangkat tentang hubungan yang kuat antara ayah dan anaknya?

Bunda, sudah menonton film Ant-Man 2 and the Wasp? Baru beberapa hari dirilis, film superhero garapan Marvel Studios dengan karakter semut ini bahkan sudah berhasil mencapai pendapatan sebesar 76 juta USD di box office Amerika.

Film Ant-Man 2 and the Wasp yang dirilis di Indonesia sejak 4 Juli 2018 lalu ini merupakan film sekuel yang bercerita tentang sosok Scott Lang atau Ant-Man yang diperankan oleh Paul Rudd, yang bekerja sama dalam sebuah misi penting dengan Hope Van Dyne (Evangeline Lilly) dan ayahnya Dr. Hank Pym (Michael Douglas).

Film Ant-Man 2 berlatar tentang pentingnya sebuah keluarga

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/07/ant man tengah 1024x451.jpg Ingin ajak anak nonton film Ant Man 2 and the Wasp? Baca dulu ulasannya berikut ini!

Dari film ini, kita melihat alur yang berlatar tentang pentingnya sebuah keluarga, terutama hubungan antara orangtua dengan anaknya.

Motivasi Scott sang superhero Ant-Man bersedia ikut menyelesaikan misi ini adalah demi putri kesayangannya, Cassie. Di sini juga diceritakan bagaimana Scott sangat menyayangi putrinya, hingga rela melakukan apa pun demi  sang putri. Scott pun rela menerima tawaran Dr. Hank untuk kembali menjadi Ant-Man dan menyelesaikan misinya.

Film Ant-Man 2 juga memperlihatkan bagaimana tidak mudah menjalani kedua peran, sebagai ayah yang baik sekaligus superhero yang bertugas dalam misi penyelamatan. Di sisi lain, Scott tidak ingin mengecewakan putrinya yang sangat mendukungnya sebagai superhero.

Baca juga: Begini caranya menjaga kedekatan ayah dan anak, para ayah wajib tahu!

Film ini bukan hanya memperlihatkan kedekatan si superhero dengan sang anak dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga aksi kompaknya ayah dan anak, Dr. Hank dan Hope untuk menyelamatkan anggota keluarga mereka yang terjebak dalam Dunia Kuantum.

Hubungan antara ayah dan anak juga disisipkan dalam latar belakang dari tokoh antagonis dalam film Ant-Man 2 ini, di mana sang musuh ingin membalaskan dendam ayahnya yang meninggal saat menyelamatkan dirinya dari ledakan laboratorium.

Selain mengingatkan tentang hubungan keluarga, film ini juga memperlihatkan bagaimana dilema orangtua dalam membagi waktu untuk anaknya dan pekerjaan. Penasaran dengan ending kisahnya? Tonton di bioskop kesayangan Parents, ya.

Berencana ajak anak nonton film Ant-Man 2 and the Wasp? Rating film ini ditujukan untuk anak remaja yang usianya di atas 13 tahun. Bagi Parents yang sudah punya anak remaja, tak ada salahnya mengajak anak nonton ini.

Minta pendapatnya tentang film ini di akhir acara juga bisa membangun komunikasi antara anak dan orangtua. Selamat menonton!

Film berlatar keluarga selalu menarik

Melihat kesuksesan Infinity War beberapa waktu lalu dan film Ant-Man 2, mungkin Bunda menyadari bahwa Marvel Studios banyak menyisipkan masalah keluarga dalam alur cerita dan beberapa latar tokohnya, terutama tentang sosok ayah. Bukan hanya film Ant-Man 2 saja, jika Bunda sudah menonton beberapa film dari Marvel sebelumnya pasti Bunda akan menyadarinya.

  1. Thor: Ini adalah salah satu fim Marvel yang menggambarkan hubungan antara ayah dan anak laki-lakinya. Sang ayah sempat mengusir Thor dari Asgard dan mehilangkan kekuatan yang dimiliki Thor. Dalam film ini kita melihat konflik hubungan antara ayah dan anaknya, yang tidak selalu berjalan mulus dan kadang penuh ego.
  2. Peter Quill dalam Guardian of The Galaxy: Dalam film ini, Peter Quill hidup dengan ayah angkat yang sudah ia anggap seperti ayah kandungnya sendiri. Ada adegan dramatis yang mengharukan antara Peter Quill dan sang ayah angkat yang mempertaruhkan nyawanya hingga akhirnya meninggal.
  3. Thanos dalam Infinity War: Dibalik kekejaman Thanos, ternyata Marvel berhasil membangun sosok ayah dalam karakter antagonis ini. Dalam film ini diperlihatkan besarnya cinta Thanos kepada anak adopsinya, Gamora yang terungkap saat Thanos nyaris mendapatkan batu abadi.
  4. T’Challa dalam film Black Panther: Dalam film ini terungkap bahwa masa lalu sang ayah bisa membawa dampak besar bagi kehidupan seorang anak. Setelah menjadi Raja Wakanda, T’Challa harus menderita karena dosa ayahnya di masa lalu. Konflik ini sempat membuat T’Challa menyalahkan diri sendiri dan berniat untuk mundur dari kerajaan. Tetapi melalui ikatan batin, sang ayah yang sudah berbeda alam tetap memberikan motivasi kepada T’Challa dalam memimpin kerajaan.

Cerita tentang hubungan keluarga, khususnya antara anak dan orangtua  memang selalu menarik diangkat ya, Bunda. Melalui cerita yang dibungkus ringan dan dekat dengan keseharian, latar belakang keluarga selalu berhasil memberi makna yang dalam dan mengingatkan kita akan pentingnya keluarga.

Referensi: FactoryTwoFour
Baca juga:

Bagai Spiderman, pria ini nekat panjat balkon demi menolong anak yang nyaris jatuh

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.