Usai Jalani Kemoterapi dan Tampil Botak, Feby Febiola Ceritakan Penyakitnya

Usai Jalani Kemoterapi dan Tampil Botak, Feby Febiola Ceritakan Penyakitnya

Bintang sinetron Feby Febiola memamerkan penampilan barunya dengan rambut cepak (hampir botak) di Instagram. Dia bercerita usai menjalani sesi kemoterapi.

Artis peran Feby Febiola mengejutkan publik dengan penampilan barunya. Rambut panjang yang lekat dengan karakternya itu kini dipangkas habis hingga nyaris botak.

Feby pertama kali memamerkan tampilan barunya itu di Instagram pada Senin (20/7/2020) lalu. Bintang sinetron ‘Tersanjung’ itu memosting potret dirinya dengan rambut cepak sambil tersenyum lebar di samping suaminya, Franky Sihombing.

Ada apa dengan Feby Febiola? Mengapa dia membotaki kepalanya?

Curhat Feby Febiola; rambut rontok setelah menjalani sesi kemoterapi

Usai Jalani Kemoterapi dan Tampil Botak, Feby Febiola Ceritakan Penyakitnya

Foto: Instagram/Feby Febiola

Pada keterangan foto, Feby menceritakan perihal rambutnya yang rontok setelah menjalani 6 kali sesi kemoterapi. Ternyata dia sudah lama ingin menjajal gaya rambut cepak seperti ini. Perempuan berambut cepak seperti penampilan barunya ini pun ia anggap keren.

“Dari dulu suka berandai andai kalau punya rambut bondol kayak gini, akhirnya kesampaian juga..kayaknya cewek botak itu keren dan berkarakter.

Jadi ceritanya aku harus melewati 6x session chemotherapy, udah mulai rontok rontok, sekalian aja dibondol..

Nanti aku ceritain semuanya deh, aku janji,” tulis Feby.

Masih menjadi misteri penyakit apa yang sebenarnya diderita oleh Feby Febiola. Namun, dia berjanji akan menceritakannya nanti. wanita berusia 42 tahun itu juga meyakinkan orang-orang bahwa saat ini dia dalam keadaan baik. Dia juga percaya bahwa dengan berserah diri pada kekuatan Tuhan semua dapat dijalaninya dengan mudah.

“But No Worries, kondisi aku sekarang baik-baik saja, semuanya dalam kontrol tangan Tuhan.

Makasih yang sudah nanyain dan doain..bukan perjalanan yang mudah buat aku..tapi aku yakin Tuhan selalu genggam tanganku, dan semuanya terasa mudah..

Walau dalam lembah bayang bayang maut, Engkau selalu besertaku… gadamu dan tongkatMu, itulah yang menghiburku,” sambung Feby.

Artikel terkait: Meski bisa sembuhkan kanker, kemoterapi juga rentan efek samping berbahaya

Sempat menjalani operasi kista ovarium

Usai Jalani Kemoterapi dan Tampil Botak, Feby Febiola Ceritakan Penyakitnya

Foto: Instagram/Feby Febiola

Diketahui Feby juga sempat menjalani operasi kista ovarium pada 29 Mei 2020. Hal itu diketahui dari postingannya di Instagramnya (1 Juni 2020). Dia mencurahkan isi hatinya saat harus tirah baring di rumah sakit untuk pemulihan pasca operasi.

“Minggu lalu masih sehat.. tiba tiba harus operasi dan sekarang harus bed rest.. disyukuri aja..dalam setiap perjalanan hidup Tuhan Yesus baik.

Jangan biarkan pikiran negatif menguasai hatimu karena hati yang gembira adalah obat..,” tutur Feby.

Meski dalam keadaan sakit, Feby tetap bersyukur dan berpikiran positif karena sesuai keyakinannya, hati yang gembira adalah obat yang mujarab.

“Biasanya cuma bisa nyanyi aja, sekarang ngalamin betul harus betul-betul berserah sama Tuhan. Dan aku cuma mau teriak dalam hati Tuhan Yesus baik, sekarang sampai selama lamanya..,” lanjutnya.

Kisah penyakit yang diderita Feby Febiola

Feby Febiola

Foto: Instagram/Feby Febiola

Sesuai janjinya, Feby pun menceritakan kronolgi penyakit yang dia derita melalui Instagram, Selasa (21/7/2020). Ternyata ada masalah pada ovariumnya yang membuatnya cemas.

“Waktu pertama kali ditemukan ada massa di indung telur sebelah kanan dan harus dioperasi..saya ketakutan setengah mati, saya berusaha menenangkan hati dan pikiran saya dengan mengalihkan pikiran saya dengan musik, lagu, film, pikiran positif.

Dan… itu semua tidak berhasil, saya tetap ketakutan, susah tidur, semua bayangan buruk ada di pikiran saya, dari mulai sakit sampai kematian… kecemasan yang konstan..saya berusaha menenangkan diri dengan segala jurus menenangkan diri yang diajarkan youtube, google tapi tidak berhasil juga,” paparnya.

Artikel terkait: Kista Ovarium: Gejala, Penyebab, Diagnosis dan Penanganannya

Feby menganalogikan rasa takutnya pada penyakit dengan anak kecil yang takut pada dokter gigi.

“Sampai akhirnya saya ingat, dulu waktu kita kecil, kita takut sekali dengan dokter gigi, setiap kali mau cabut gigi pasti kita menangis ketakutan..tapi ada satu yang membuat kita tenang. Wajah orangtua kita. Saat orangtua kita ada, kita merasa tenang dan nyaman, karena kita percaya saat mereka bilang..tenang ya nggak sakit kok, abis ini beliin es krim deh. Mereka menawarkan ketenangan sampai reward kalau kita mau melewati proses yang kita anggap membuat kita menderita.

Begitu juga saya, tidak ada yang lebih menenangkan hati saya, saat saya memandang wajah Tuhan. Tahu bahwa hidup saya ada ditanganNya, tahu bahwa saya bisa melewati semua penderitaan tidak sendirian. Dia yg menjamin hidup dan keselamatan saya…,” sambung Feby.

Dia pun berhasil mengatasi kecemasannya dan akhirnya bisa menerima keadaan dengan hati yang lapang.

Dan saya langsung tenang sehingga operasi berjalan lancar..bahkan pemulihan juga berjalan lancar..sampai hari ini..

Buat kalian yang lagi menghadapi penderitaan atau apapun, jangan lihat masalahmu, tetapi lihatlah dengan siapa engkau berjalan.

Sebagai penutup, Feby Febiola mengutip is Alkitab;

“Sebab TUHAN, Dia sendiri akan berjalan di depanmu, Dia sendiri akan menyertai engkau, Dia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau; janganlah takut dan janganlah patah hati

Ulangan 31:8″

Semoga lekas sembuh Feby Febiola.

Baca juga:

Pengobatan Kanker Serviks : Operasi, Radioterapi, Kemoterapi, Mana Yang Paling Sesuai?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner