Penelitian: Bius Epidural Dapat Mengurangi Depresi Pasca Melahirkan

lead image

Apakah Bunda diberikan bius epidural saat proses melahirkan? Penelitian terbaru menunjukkan, ternyata bius epidural juga mengurangi depresi pascamelahirkan.

Jika Bunda tidak sanggup merasakan nyeri yang sangat hebat dalam proses melahirkan si buah hati, sudah sewajarnya bagi dokter untuk menyarankan bius epidural. Namun tahukah Bunda, selain untuk mengurangi rasa nyeri tersebut, ternyata bius epidural juga dapat mengurangi depresi pasca melahirkan?

Dilansir dari EurekAlert!, sebuah penelitian belum lama ini dilakukan untuk membuktikan hal tersebut. Penelitian ini dilakukan oleh Grace Lim, Kepala Anestesiologi Kebidanan dari Magee Women’s Hospital.

“Secara psikologis, rasa sakit yang dialami saat proses melahirkan dapat membahayakan bagi beberapa wanita dan juga dapat menjadi penyebab awal berkembangnya gejala depresi pasca melahirkan,” ungkap Grace selaku peneliti utama dalam penelitian ini.

Epidural cenderung mengurangi risiko depresi?

Grace melakukan survey terhadap 201 wanita yang diberikan bius epidural dalam proses mereka melahirkan. Hasilnya menunjukkan, sebagian besar dari mereka cenderung tidak menunjukkan adanya gejala depresi.

Perlu ada penelitian lebih lanjut untuk mengetahui apakah bius epidural ini dapat menghentikan sama sekali risiko berkembangnya depresi pada ibu setelah melahirkan.

“Depresi pasca kehamilan dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti perubahan hormon, penyesuaian psikologis dalam menjadi seorang ibu, dukungan dari lingkungan sekitar, dan juga gangguan kejiwaan turunan,” tambah Grace.

 

Baca juga:

Rekomendasi Musik yang Baik untuk didengarkan saat Melahirkan