Energy Gap Hambat Anak Tetap Aktif, Cegah dengan Tips Ini!

lead image

Parents bingung kenapa anak terlihat lamban dan kurang fokus? Bisa jadi penyebabnya adalah energy gap. Simak apa itu energy gap dan cara mengatasinya di sini.

Apa itu energy gap?

Bu, apakah anak Ibu sering tampak sangat lelah dan kurang fokus? Jika ya, mungkin saja ia mengalami energy gap. Energy gap adalah kondisi saat anak mengalami kekurangan energi yaitu saat kalori yang masuk tidak mencukupi kalori yang dikeluarkan untuk beraktivitas.

Jangan biarkan energy gap menghambat anak Ibu tetap aktif dalam padatnya aktifitas sehari-hari. Karena ternyata, aktivitas anak aktif 1 hari penuh = energi berlari ½ marathon. Jika anak kekurangan energi, pastilah hal ini akan memengaruhi performa anak secara keseluruhan.

Anak yang tidak tercukupi kebutuhan energi hariannya tidak hanya sulit untuk melakukan aktivitas fisik, tetapi juga berpotensi tidak maksimal dalam hal kinerja otak. Sehingga anak akan kesulitan berkonsentrasi dan mengerjakan tugas di sekolah.

Cegah dengan sarapan bergizi!

 Yuk, cegah anak mengalami energy gap! Salah satu caranya adalah dengan memberi mereka sarapan bergizi. Karena sarapan merupakan waktu paling krusial, dimana anak paling membutuhkan asupan energi setelah semalaman tidur.

Sarapan yang dapat mencegah energy gap bukanlah sarapan yang asal kenyang. Anak membutuhkan sarapan bergizi dengan kandungan nutrisi lengkap untuk dapat menjalankan aktivitas padatnya sepanjang hari.

Memang bukan hal yang mudah menyediakan sarapan bergizi lengkap untuk anak. Salah satu kendalanya ketika Ibu cuma punya sedikit waktu untuk menyiapkan sarapan di pagi hari.

Belum lagi anak yang kurang mood untuk sarapan setelah bangun tidur. Jangan menyerah ya, Bu! Jika anak terbiasa sarapan hanya dengan nasi dan telur dadar, kali ini Ibu bisa berkreasi dengan menambahkan potongan sayur, daging, dan keju ke dalam kocokan telur. Simpel, kan?

Supaya Ibu lebih yakin anak tak akan mengalami energy gap, selalu lengkapi sarapannya dengan segelas MILO. Rasa baru MILO yang lebih nikmat, didukung ACTIV-GO – kombinasi unik Protomalt, Vitamin, dan Mineral. Vitamin B kompleksnya bantu lepaskan energi untuk mendukung aktivitasnya sepanjang hari. Jadi, Ibu tak perlu khawatir lagi. Selamat mencoba!

Fakta:

44.54% anak Indonesia tidak terpenuhi energinya dan mengalami masalah defisiensi gizi mikro, seperti vitamin dan mineral.

23% anak Indonesia hanya sarapan dengan karbohidrat dan minum.

44.6% sarapan anak Indonesia rendah gizi.

Sumber: Riskesdas 2010

 

Baca juga:

Aktivitas Anak Anda Sangat Padat? Penuhi Energinya dengan Sarapan Sehat!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.