Sempat Dikritik dan Jadi Kontroversi, Ini Sinopsis Drama Korea Backstreet Rookie

Sempat Dikritik dan Jadi Kontroversi, Ini Sinopsis Drama Korea Backstreet Rookie

Banyak warga Korea yang menganggap drama Backstreet Rookie ini tidak cocok ditonton bersama keluarga lantaran memiliki banyak adegan yang provokatif.

Drama Korea memang punya sejuta cara untuk menyajikan cerita khas kehidupan sehari-hari namun dibumbui dengan baik sehingga kita selalu penasaran akan episode selanjutnya. Termasuk drama Korea yang baru tamat bulan Agustus ini, ‘Backstreet Rookie’.

Memiliki jalan cerita yang diambil dari sebuah webtoon, Backstreet Rookie dinilai menjadi drama yang paling banyak menuai kritik di tahun ini. Dilansir dari Media Today, drama ini menerima hingga 6 ribu lebih keluhan dari masyarakat.

Meski menuai kritik dan juga menjadi kontroversi, nyatanya ‘Backstreet Rookie’ tamat dengan rating yang cukup tinggi.

Penasaran seperti apa sinopsis dari drama Korea Backstreet Rookie yang penuh kontroversi ini?

Artikel terkait: 9 Drama Korea Terbaru Bulan Agustus, Ada yang Romantis Hingga Misteri!

‘Backstreet Rookie’ Tamat Dengan Rating Tinggi

Sempat Dikritik dan Jadi Kontroversi, Ini Sinopsis Drama Korea Backstreet Rookie

Drama yang dibintangi oleh Ji Chang Wook dan Kim Yoo Jung ini menutup episode terakhirnya pada Sabtu, 8 Agustus 2020 lalu. Mencatat rata-rata rating 6,3% dan 9,5% untuk kedua bagian episode terakhirnya, angka tersebut menjadi puncak untuk keseluruhan episodenya.

Drama ‘Backstreet Rookie’ yang tayang di kanal SBS sebanyak 16 episode ini termasuk drama yang cukup menyita perhatian warganet lantaran cara promosinya yang unik dan tidak biasa.

Pasalnya sang aktor utama, Ji Chang Wook, menyamar menjadi seorang pekerja paruh waktu sebagai kasir di salah satu minimarket di Seoul. Foto dirinya tengah bekerja itu diunggah di akun Instagram resmi milik supermarket tersebut dan menjadi buah bibir di berbagai situs berita.

Supermarket yang terletak di sebuah Universitas itu mengaku bahwa Ji Chang Wook akan menjadi kasir dan bisa ditemui hingga pukul 6 sore hari itu. Tentu saja para penggemarnya langsung menyerbu supermarket yang dimaksud.

Unggahan yang membuat heboh tersebut telah dihapus, dan belakangan diketahui bahwa foto tersebut hanya bagian dari promosi ‘Backstreet Rookie’.

Dilansir dari Insert Live, Ji Chang Wook yang berperan sebagai seorang pemilik minimarket mengaku merasa sedih pada hari terakhir syuting.

“Aku sangat senang syuting (Backstreet Rookie) selama empat bulan terakhir. Aku pikir hari terakhir syuting benar-benar pahit. Dan aku sangat berterima kasih kepada semua orang yang telah menikmati drama kami. Tolong tetap nikmati sampai akhir,” ungkapnya.

Lawan main Ji Chang Wook yaitu Kim Yoo Jung juga merasakan hal yang sama. Ia bahkan tidak sadar bahwa syuting sudah mencapai pada bagian akhirnya.

“Untuk hari terakhir pembuatan film, kami berada di lokasi syuting sepanjang hari dan aku rasa itu tidak benar-benar membuat aku tersadar bahwa semuanya sudah berakhir.

Aku ingat setiap momen, dari hari pertama ketika aku muncul di minimarket hingga kami berdua bertengkar, juga adegan aksi Jung Saet Byul.” Kim Yoo Jung berkata.

Artikel terkait: 6 Referensi Drama Korea Tentang Body Shaming yang Sarat Nilai Moral

Sempat Tuai Kritik dan Peringatan untuk Adegan Dewasa

Sempat Dikritik dan Jadi Kontroversi, Ini Sinopsis Drama Korea Backstreet Rookie

Selain membuat heboh, rupanya ‘Backstreet Rookie’ juga sempat menerima sanksi dari Komisi Standar Komunikasi Korea (KCSC) karena adegan dewasa yang ditayangkannya, seperti dimuat di Tagar.Id.

Pada Rabu (29/7), KCSC mengajukan sanksi hukum sebagai peringatan terhadap drama berdurasi satu jam sekali tayang itu.

Menurut pihaknya, adegan seks, merokok, dialog provokatif, dan suara-suara mengerang yang ada di drama tersebut dapat menyebabkan penonton menjadi tidak nyaman.

Banyak pula yang mengeluhkan bahwa drama ini tidak pantas ditonton bersama keluarga dan ceritanya sudah melenceng jauh dari webtoon (komik digital) yang menjadi acuannya.

“Drama keluarga yang jauh berbeda dari webtoon asli. Namun, drama ini dinilai PG-15 karena adegan-adegan seperti anak sekolah menengah mencium pria dewasa, pelacuran, dan lain sebagainya,” ujar seorang netter di Korea Selatan.

Netizen banyak yang meminta agar ‘Backstreet Rookie’ dihentikan penayangannya.

Tim produksi dari SBS pun akhirnya mengajukan persetujuan penyiaran bersyarat, sehingga drama tersebut dapat disiarkan dengan syarat adegan provokatifnya dihapus.

Sinopsis Drama Korea ‘Backstreet Rookie’

Sempat Dikritik dan Jadi Kontroversi, Ini Sinopsis Drama Korea Backstreet Rookie

Lalu seperti apa sinopsis drama Korea ‘Backstreet Rookie’ yang penuh dengan pro dan kontra ini?
Drama bergenre komedi romantis ini menceritakan tentang Jung Saet Byul (Kim Yoo Jung) dan Choi Dae Hyun (Ji Chang Wook).

Suatu hari, Choi Dae Hyun sedang mabuk sehabis diputuskan oleh pacarnya. Kemudian ia bertemu dengan tiga orang anak SMA yang menganggunya. Salah satu diantaranya adalah Jung Saet Byul, seorang siswi cantik yang jago berkelahi. Saet Byul adalah anak pelatih Tae Kwon Do.

Saat itu Saet Byul meminta untuk dibelikan rokok kepada Dae Hyun, namun Dae Hyun malah menasihati ketiga anak SMA tersebut.

3 tahun berlalu, Dae Hyun menjadi manager di minimarket milik keluarganya. Saet Byul saat itu tengah mencari pekerjaan paruh waktu dan melamar di toko Dae Hyun.

Awalnya Dae Hyun menolaknya mentah-mentah dan mengusirnya, tetapi Saet Byul justru berhasil menaikkan penjualan minimarket tersebut. Dari sinilah hubungan antara Saet Byul dan Dae Hyun mulai terjalin.

Drama Korea Backstreet Rookie penuh dengan adegan kocak dan juga romantis. Ceritanya ringan dan tidak perlu berpikir terlalu keras untuk menikmatinya, sehingga cocok untuk ditonton di waktu bersantai. Apakah Parents sudah menonton drama ini?

Baca Juga:

Duh! Kim Jong Un Hukum Mati Warga Korea Utara yang Nekat Nonton Drakor

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner