Jangan Keliru, Begini Penjelasan Seputar Doa Sebelum dan Sesudah Adzan

Jangan Keliru, Begini Penjelasan Seputar Doa Sebelum dan Sesudah Adzan

Kumandang adzan terdengar setiap hari setiap jelang waktu shalat. Namun tahukah Anda, seperti apa doa sebelum dan sesudah adzan?

Adzan merupakan seruan yang menandakan telah masuk waktu shalat. Lantas, apa makna dibalik doa sebelum dan sesudah adzan?

Keutamaan Adzan

Tinggal di negara mayoritas muslim, setiap hari kita mendengar adzan hingga lima kali dalam sehari semalam. Kumandang adzan sudah pasti tak asing lagi di telinga kita. Namun pernahkah kita merenung sejenak, apa makna di balik kalimat adzan itu?

Doa sebelum dan sesudah adzan

Dikutip dari laman Almanhaj, Imam Al Qurthubi menyatakan bahwa adzan, walaupun lafadznya sangat ringkas, namun mengandung banyak masalah aqidah; karena adzan dimulai dengan takbir yang mengandung penetapan keberadaan dan kesempurnaan Allah.

Kemudian diikuti dengan penetapan tauhid dan menafikkan syirik. Lalu penetapan risalah Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan ajakan untuk mentaati Beliau secara khusus setelah syahadat (persaksian) tentang risalah (kerasulan), karena tidak diketahui ibadah shalat tersebut kecuali dari jalan rasul.

Kemudian ajakan kepada kemenangan, yaitu kekekalan dan berisi isyarat tentang hari pembalasan, lalu diulang-ulang sebagai penegasan. Sehingga dari adzan didapatkanlah pemberitahuan tentang masuk waktu shalat, ajakan berjamaah dan menampakkan syiar Islam.

Doa sebelum dan sesudah adzan

Seseorang yang mengumandangkan adzan atau biasa disebut muadzin akan diberi ganjaran pahala serta diampuni dosanya. Sabda Nabi shallalahu ‘alaihi wa sallam:

يَغْفِرُ لِلْمُؤَذِّنِ مُنْتَهَى أَذَانِهِ وَيَسْتَغْفِرُ لَهُ كُلُّ رَطْبٍ وَيَابِسٍ 

Seorang yang mengumandangkan adzan akan diampuni dosa- dosanya. Hingga selesainya adzan yang dikumandangkan. Dan semua benda yang basah atau kering memintakan ampunan untuknya.” (HR. Ahmad).

Artikel terkait: 7 Kumpulan Doa untuk Keluarga agar Sakinah dan Bahagia Dunia Akhirat

Bagaimana Doa Sebelum dan Sesudah Azdan?

Jangan Keliru, Begini Penjelasan Seputar Doa Sebelum dan Sesudah Adzan

Cukup lumrah di masyarakat ketika adzan akan dikumandangkan, muadzin membacakan firman Allah QS. Al-Ahzab: 56 yang berbunyi:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS. Al-Ahzab: 56)

Lalu bacaan tersebut diikuti dengan shalawat. Namun ternyata, kedua bacaan sebelum adzan ini tidak memiliki dalil atau dasar hadist yang sahih. Tak pernah dicontohkan pada zaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam hingga khulafaurrasyidin, dan tidak pula pernah diamalkan oleh para sahabat.

Sehingga, mayoritas ulama mengatakan, tidak ada doa khusus yang perlu dibaca sebelum adzan.

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam menyatakan dalam hadist-nya:

مَنْ عَمِلَ عَمَلًا لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ

Siapa yang melaksanakan satu amalan yang tidak ada perintahnya dari kami, maka amal itu tertolak.” (HR Muslim)

Doa sebelum dan sesudah adzan

Para ulama mengatakan, seorang muadzin cukup membaca Basmalah dengan suara lirih kemudian baru mengumandangkan adzan dengan suara lantang yang terdengar jelas.

Ketika adzan dikumandangkan, maka disunahkan agar kita mendengarkan adzan tersebut. Selain itu, disunahkan pula untuk menjawab kalimat-kalimat dalam adzan.

Cara menjawab adzan adalah dengan mengucapkan lafadz yang sama seperti yang dikumandangkan oleh muadzin. Kecuali pada bacaan adzan yang bunyinya “Hayya ‘alash shalaah” dan “Hayya ‘alal falah”, maka cara menjawabnya adalah dengan bacaan:

لاحول ولاقوّة الاّ بالله

“Tidak ada daya upaya dan kekuatan, kecuali dengan pertolongan Allah”

Artikel terkait: Ingin anak tumbuh jadi sholeh? Jangan lupa baca doa dan lakukan 7 tips ini

Doa Setelah Adzan

Doa sebelum dan sesudah adzan

Setelah adzan dikumandangkan, barulah kita dianjurkan membaca doa. Seperti apa doanya? Berikut ini lafadz dan penjelasannya.

اَللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ اَلدَّعْوَةِ اَلتَّامَّةِ , وَالصَّلَاةِ اَلْقَائِمَةِ , آتِ مُحَمَّدًا اَلْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ , وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُودًا اَلَّذِي وَعَدْتَهُ , حَلَّتْ لَهُ شَفَاعَتِي يَوْمَ اَلْقِيَامَةِ – أَخْرَجَهُ اَلْأَرْبَعَةُ

Ya Allah, Rabb pemilik dakwah yang sempurna ini, shalat yang ditegakkan, berikanlah kepada Muhammad wasilah (kedudukan yang tinggi), dan fadilah (kedudukan lain yang mulia). Dan bangkitkanlah beliau sehingga bisa menempati maqom (kedudukan) terpuji yang telah Engkau janjikan padanya.”

Nah, kaum muslim dianjurkan membaca doa tersebut setelah azan agar meraih kebaikan serta mendapatkan syafaat dari Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam.

Jangan Keliru, Begini Penjelasan Seputar Doa Sebelum dan Sesudah Adzan

Doa yang dipanjatkan setelah adzan pun boleh doa yang sifatnya permintaan personal, karena waktu antara adzan dan iqomah merupakan waktu yang mustajab. Misalnya, setelah membaca doa di atas, ditambah lagi dengan doa yang berisi permohonan sendiri.

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّ الدُّعَاءَ لاَ يُرَدُّ بَيْنَ الأَذَانِ وَالإِقَامَةِ فَادْعُوا

Sesungguhnya do’a yang tidak tertolak adalah do’a antara adzan dan iqomah, maka berdo’alah (kala itu).” (HR. Ahmad)

Parents, itulah penjelasan lengkap tentang doa sebelum dan sesudah adzan. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Baca juga:

Ingin punya anak sehat dan pintar? Bacakan doa ini setiap hari selama hamil

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner