Perjuangan Cici Panda hamil anak kedua dan mengidap Autoimun

Perjuangan Cici Panda hamil anak kedua dan mengidap Autoimun

Cici Panda hamil anak kedua setelah bertahun-tahun berusaha memiliki anak lagi. Namun, ia harus berjuang akibat penyakit autoimun yang ia derita.

Kabar bahagia datang dari keluarga presentar dan artis Cici Panda. Melalui akun media sosialnya, dia mengabarkan bahwa dirinya sedang mengandung anak kedua. Cici Panda hamil setelah berusaha 8 tahun untuk memiliki anak kedua, dan hampir gagal karena penyakit autoimun yang ia derita.

Presenter yang terkenal lewat program Ceriwis ini mengaku, ia sendiri hampir tidak percaya saat tahu dirinya hamil. Hingga dia melakukan tes dengan 5 buah testpack. Kesemua testpack tersebut menyatakan dirinya positif hamil.

Cici Panda pun berbagi foto tespek tersebut di akun Instagramnya.

A post shared by Cici Panda (@pandasuper) on

Melalui caption dalam foto ini, Cici Panda menjelaskan bahwa usia kehamilannya sekarang menginjak usia 12 minggu. Dia juga mengaku bahwa sebenarnya sudah tahu sedang berbadan 2 sejak tanggal 20 Maret, namun tidak percaya kalau dirinya hamil.

Sempat mengalami perdarahan di awal kehamilan

Ketika mengunjungi dokter kandungan, dokter tersebut menyatakan bahwa Cici Panda hamil 4 minggu. Saat hendak mengabarkan ke semua orang tentang kehamilannya tersebut, artis yang mengawali karir sebagai penyiar radio ini mengalami perdarahan.

“Benar-benar keluar darah segar, keluarnya cuma sekali seperti menstruasi tapi lumayan banyak, karena bikin celana basah,” papar Cici Panda.

Karena saat itu ia hanya sedang berdua dengan Alika, anak pertamanya, Cici Panda langsung pergi ke UGD dengan menyetir sendiri. Selama perjalanan ke UGD tidak ada lagi darah yang keluar, istri dari Marcel Aditya ini sangat takut ia kehilangan janinnya.

cici panda hamil

Cici Panda hanya bisa pasrah sambil terus berharap agar janinnya selamat. Dan ketika dokter menyatakan janinnya selamat, artis berusia 35 tahun ini langsung menangis lega. Dokter kemudian memberinya obat penguat kandungan dan menyatakan bahwa Cici Panda harus istirahat total.

Perjuangan Cici Panda hamil anak kedua dan harus bedrest

Cici Panda menceritakan lebih lanjut perjuangannya agar janin yang ia kandung tetap sehat. Dia menggunggah sebuah foto hasil USG yang menampilkan kondisi janin dan bekas perdarahan yang ia alami.

A post shared by Cici Panda (@pandasuper) on

“Yang dilingkaran biru itu kantung kehamilan dan lingkaran merah adalah lokasi pendarahannya,” ungkap Cici Panda.

Ibu satu anak ini juga menuturkan, beberapa faktor yang membuatnya mengalami perdarahan antara lain karena usianya yang di atas 35 tahun, kelelahan, juga embrio janin yang kurang sehat sehingga terjadi seleksi alami yang membuat rahim berusaha meluruhkannya.

“Waktu tau hamil memang diriku gak ngurangi aktivitas beberes rumah. Kalo kerjaan memang sejak pindah Bali udah jauh berkurang,” paparnya.

Hal tersebut ia lakukan karena saat hamil anak pertamanya, Alika. Cici Panda sama sekali tidak mengurangi aktivitas pekerjaan, dan merasa baik-baik saja. Tapi, dia menyadari bahwa faktor usia sangat berpengaruh. Saat hamil pertama Cici Panda berusia 27 tahun, namun Cici Panda hamil anak kedua di usia 35 tahun.

“Sejak mengalami pendrahan, saya benar-benar menjalaninya dengan pasrah. Hanya bisa berusaha dengan maksimal. Minum obat penguat kandungan dan bedrest. Sisanya di luar kuasaku sebagai manusia,” tutur Cici Panda.

“Awalnya sempat stres karena melihat suami pontang-panting mengurus rumah, anak dan hewan peliharaan. Dan saya juga merasa tidak berguna karena tak bisa melakukan apapun. Tapi di sisi lain, semua ini demi janin jadi harus istirahat total,” paparnya.

cici panda hamil anak kedua

Kisah Cici Panda hamil anak kedua dan berbagai adaptasi yang ia lakukan.

Kemudian Cici Panda berusaha mencari solusi terbaik. Dengan cara mempekerjakan orang untuk bersih-bersih di rumahnya setiap hari, melatih anaknya untuk membantu membersihkan kotoran hewan peliharaan. Juga menahan diri untuk tidak marah saat melihat rumah berantakan.

Hingga saat ini, Cici Panda masih harus banyak istirahat. Karena selain kondisi kandungannya yang lemah, dia juga mengalami mual terus menerus sepanjang hari. Apalagi, dirinya juga menderita penyakit autoimun yang sewaktu-waktu bisa kambuh dan membahayakan janin.

Kita doakan semoga Bunda Cici Panda dan janinnya selalu sehat ya.

Hamil dengan autoimun

Menurut dr Widi Asrining Putri dari Klikdokter.com, penyakit autoimun itu ada banyak macamnya. Penyakit ini secara langsung tidak memengaruhi kehamilan, karena yang berperan adalah sistem kekebalan tubuh ibu. Tetapi kehamilan tersebut tetap berisiko baik untuk ibu maupun janin.

Contoh penyakit autoimun adalah lupus. Penderita lupus dapat tetap hamil asalkan kondisi penyakit lupusnya terkontrol dan mengonsumsi obat-obatan yang aman untuk kehamilan.

Bila Bumil mengidap jenis penyakit autoimun dan sedang merencanakan kehamilan, sebaiknya konsultasikan dulu hal ini kepada dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan dan memberikan terapi agar kehamilan Anda terencana dan mengurangi risiko terhada Anda maupun janin.

 

Baca juga:

Hamil anak kedua, Carissa Puteri bagikan cara menyiapkan anak jadi kakak

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

Fitriyani

app info
get app banner