Cerita Mengharukan di Sebuah Kelas; Anak Ini Memuji Tanpa Pamrih

Cerita Mengharukan di Sebuah Kelas; Anak Ini Memuji Tanpa Pamrih

Cerita mengharukan ini sarat makna kehidupan. Kita dapat belajar untuk lebih melihat kebaikan orang lain daripada mengingat keburukannya.

Cerita mengharukan ini berawal ketika Pak Guru meminta anak-anak menyebutkan hal-hal yang baik pada diri So Young.

Namun, tak seorangpun dapat menyebutkannya.

Bahkan, ada yang bertanya, bagaimana kalau kita sebutkan daftar keburukannya saja?

Ternyata So Young, dengan mata berbinar-binar, malah menyebutkan semua kebaikan teman-temannya di kelas, termasuk anak-anak  yang telah mencemoohnya.

Sungguh cerita inspiratif yang mengharukan dan penuh makna.


Mari share video ini untuk berbagi dengan sesama.

 

Baca juga: 

Penelitian: Jangan biasakan memuji anak 'pintar', ini alasannya!

 

Masih banyak dari kita yang merasa lebih mudah melihat keburukan orang lain, daripada kebaikan yang pernah diperbuatnya. Cerita pendek pada video ini akan menjadi tamparan keras bagi siapapun yang melihatnya. Dimana menceritakan seorang anak yang menyebutkan berbagai kebaikan temannya meski tak seorang pun yang menyebutkan kebaikan padanya. Penasaran bagaimana sikap anak tersebut ? Tonton dan simak ulasan berikut.

Seorang Guru yang Meminta Muridnya Untuk Memberikan Pujian Kepada Temannya

Layaknya sebuah sekolah pada umumnya, pada hari itu sang guru menuliskan tema pelajaran yang akan diajarkannya. Tema kali ini cukup unik, dimana setiap siswa harus memberikan pujian kepada temannya yang sedang berdiri di depan kelas. Menurut sang guru, cara ini dianggap mampu membentuk persahabatan antar teman sekelas. Hanya dengan memberikan pujian satu sama lain, secara otomatis akan menjadi lebih dekat.

Cerita Mengharukan di Sebuah Kelas jepan ini

Pujian yang bisa diucapkan pun cukup sederhana seperti kamu cantik atau ganteng, baik, dan apapun sisi baiknya. Para murid setuju untuk melakukannya, karena terdengar menyenangkan dan mudah dilakukan. Murid pertama yang akan mendapatkan pujian dari teman temannya bernama Tae Gwon, yang mana anak ini sudah berdiri di depan kelas semenjak sang guru menuliskan tema di papan tulis.

Sang guru menanyakan kepada muridnya, kira kira apa saja kebaikan yang ada di dalam Tae Gwon sambil merangkulnya untuk lebih dekat dengannya. Seorang perempuan berkuncir dua mengangkat tangannya dan mengatakan bila dirinya pernah ditraktir makanan ringan. Seakan membenarkan pernyataan temannya, anak ini pun mengangguk pelan dan merasa bangga pernah melakukannya. Mungkin tak banyak yang menyadari bila ini merupakan awal dari cerita mengharukan.

Ternyata kebaikan Tae Gwong tak hanya dirasakan perempuan manis saja, namun seorang anak lelaki berbaju garis garis mengatakan bila dirinya pernah mendapatkan potongan harga sekitar $20 saat mengikuti kursus Taekwondo. Mendengar hal tak terduga tersebut, sang guru menggoda Tae Gwon apakah dirinya juga bisa mendapatkan potongan harga ? Dan mengejutkannya, anak ini pun membenarkan hal tersebut dengan cepat.

Murid selanjutnya yang akan mendapatkan pujian bernama Min hee. Anak perempuan ini berkuncir dua ini terlihat tersenyum manis dengan matanya yang sipit. Dengan cepat, ada seorang anak yang mengenakan bando berwarna merah jambu mengangkat tangannya, dan mengatakan jika ayah Min Hee merupakan orang kaya dan pernah membelikan mereka ayam goreng.

Cerita Mengharukan di Sekolah ini

Mendengar ucapan tersebut, Min Hee senang karena temannya menikmati ayam goreng tersebut. Tanpa diduga, seorang anak lelaki tampan bernama Jong Ho ikut mengangkat tangannya sembari mengatakan bila Min Hee anak yang cantik dan baik hati. Anak lelaki yang duduk di sampingnya pun ikut mengangkat tangannya sembari mengatakan bila Min Hee anak yang cantik dan baik hati.

Mendengar ucapan salah satu muridnya tersebut, sang guru ini pun kembali muridnya apakah dirinya menyukai Min Hee. Tanpa menjawab pertanyaan gurunya, teman temannya menyadari bila hal tersebut benar adanya. Kemudian sang guru pun menunjuk So Young untuk ikut berpartisipasi berdiri di depan kelas.

Memuji Temannya Meski Tidak Ada Seorang Pun yang Memujinya

Mendengar ucapan gurunya, entah kenapa seluruh murid serentak menoleh ke arah anak perempuan yang duduk di bangku paling belakang ini. Di sini lah cerita mengharukan dimulai. Seperti murid sebelumnya, kali ini guru ini pun memberikan pertanyaan yang sama kepada muridnya apakah ada kebaikan pada So Young. Sayangnya tak satupun anak di dalam kelas tersebut mengangkat tangannya, dan justru menolehkan pandangan ke teman yang ada di sebelahnya.

Suasana canggung tersebut berhasil pecah, ketika seorang anak perempuan berbando merah jambu ini memberikan masukan kepada gurunya untuk memberikan daftar keburukannya saja. Mendengar ucapan temannya tersebut, para murid tertawa seakan puas dan setuju dengan pernyataan tersebut. Tentu saja ucapan temannya tersebut membuat So Young merasa sedih hingga menundukkan kepalanya.

Cerita Mengharukan di Sebuah Kelas anak ini

Tanpa diduga, So Young kemudian mulai berbicara mengenai apa saja kebaikan dari masing teman temannya. Mulai dari Jin Hee yang rajin membersihkan papan tulis saat istirahat, Jin Hye merupakan orang yang pandani mengikat rambut, Jong Ho sangat mengagumi tas milik Ha Young, Joo Eun bahkan meminjamkan beberapa peralatan belajarnya, serta masih banyak kebaikan lain pada temannya yang membuat gurunya tersenyum bangga.

Sosok So Young dalam video satu ini, mengajarkan bagaimana seseorang mampu mengingat seluruh kebaikan temannya meski tidak mendapatkan pujian dari orang lain. Mendenagr ucapan tak terduga tersebut, membut teman tmannya terpaku dan merasa malu pada dirinya sendiri. Dalam video ini pun Parents bisa mengambil kesimpulan jika siapapun yang melakukan kebaikan bukan untuk mendapatkan pujian, namun karena ketulusan.

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner