Beginilah Cara Merawat Tali Pusat Bayi yang Benar!

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

'Puput pusar' merupakan momen yang dinanti para orangtua yang baru memiliki bayi. Namun bagaimana cara merawat tali pusat agar aman dan bebas dari infeksi?

Beberapa saat setelah bayi lahir ke dunia, bidan atau dokter umumnya akan segera memotong tali pusat bayi. Pertanyaan muncul di benak para orangtua baru ketika bayi mereka dibawa pulang, bagaimana cara merawat tali pusat bayi yang benar?

Idealnya, tali pusat memang dibiarkan mengering sampai terlepas sendiri. Rata-rata hal tersebut membutuhkan waktu 5-15 hari.

Disinilah peran penting orangtua merawat tali pusat bayi agar bebas dari infeksi.

Hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam merawat tali pusat bayi

  1. Pastikan tali pusat bayi selalu kering dan bersih
  2. Hindari membedong bayi terlalu ketat agar memberikan aliran udara yang baik pada daerah sekitar tali pusat
  3. Gunakan pakaian bayi yang longgar
  4. Hindari menggunakan baju tidur dengan model sleepsuit (one piece) selama tali pusat belum lepas
  5. Selama tali pusat belum lepas, mandikan bayi dengan waslap atau spons basah. Jangan dulu mandikan dengan cara menceburkannya ke bak mandi.
  6. Meskipun terlihat menggantung dan hampir lepas, jangan tarik tali pusat bayi
  7. Jangan memberikan alkohol untuk mengeringkan tali pusat bayi.
  8. Jika tali pusat bayi mengeluarkan bau tidak sedap, lap tali pusat dengan kain kassa yang diberi larutan povidone iodine

Begitulah cara merawat tali pusat bayi untuk Anda para orangtua baru. Jika daerah sekitar tali pusat bayi berwarna merah dan pada tali pusat berubah berwarna kuning, segera bawa ke dokter untuk penanganan lebih lanjut untuk menghindari risiko infeksi.

 

Sumber: babycenter.com

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Bayi baru lahir