Jangan Keliru, Ini 3 Tips Menggendong Bayi dengan Cara Tepat Menurut Ahlinya

Jangan Keliru, Ini 3 Tips Menggendong Bayi dengan Cara Tepat Menurut Ahlinya

Menggendong bayi bukanlah sebuah kegiatan yang sepele. Maka dari itu, Parents perlu mengetahui tipsnya yang benar agar bisa mendapat manfaatnya yang optimal.

Parents, adakah yang masih takut ketika harus menggendong bayi? Sebelum melakukannya, memang ada baiknya untuk terlebih dahulu mengetahui cara menggendong bayi yang benar. 

Tentu saja ini bermanfaat agar buah hati bisa mendapat posisi yang nyaman dan aman saat digendong, pun meminimalkan rasa pegal yang akan Parents rasakan. Dengan demikian, orangtua dan bayi bisa mendapat keuntungan yang sama.

Membahas cara menggendong bayi yang benar, theAsianparent telah mewawancarai Yohana Habsari selaku founder komunitas Indonesian BabywearersDalam kesempatan ini, Yohana membagikan pengetahuan yang sangat berharga untuk Parents seputar serba-serbi menggendong buah hati dengan cara yang tepat.

Artikel terkait: Wow! Stroller ini mampu membuat bayi merasa nyaman seperti dalam kandungan Bunda!

Cara Menggendong Bayi yang Benar

Berikut ini adalah beberapa hal penting yang perlu Parents perhatikan mengenai cara menggendong bayi yang benar dari penjelasan Yohana.

1. Menggendong Sesuai Kebutuhan dan Tahapan Usia Anak

cara menggendong bayi yang benar

Nah, untuk bisa menggendong dengan baik dan benar, Parents perlu mengetahui kebutuhan dan tahapan usia buah hati terlebih dahulu. Pasalnya, di setiap tahapan tumbuh kembang bayi, memiliki dan membutuhkan cara menggendong yang berbeda.

Secara milestone, umumnya kebutuhan menggendong anak dapat dibagi menjadi newborn (0-3 bulan), sekitar 4-5 bulan ke atas, dan di atas 1 tahun.

  • Newborn

Pada tahapan pada bayi newborn/infant secara anatomi tubuh ada dua hal penting yang perlu Parents perhatikan, yakni:

  1. Berat kepalanya masih dominan sehingga membebani leher.
  2. Belum sempurnanya sambungan otak kiri dan otak kanannya, sehingga membuat bayi belum bisa mengontrol gerak tangan dan kaki secara maksimal.

Untuk tahap newborn, cara menggendong yang tepat yaitu fokus pada mengamankan kepala dan leher, serta menstimulasi kekuatan leher seperti pada tummy time. 

Artikel terkait: 5 Ide kreatif perlengkapan bayi DIY yang murah meriah

Jangan Keliru, Ini 3 Tips Menggendong Bayi dengan Cara Tepat Menurut Ahlinya

  • Bayi Usia 4-5 Bulan dan Lebih

Sedangkan pada milestone anak usia kisaran 4-5 bulan ke atas, hal penting yang perlu diperhatikan adalah kemampuannya yang sudah bisa menopang kepala sendiri dan sudah memiliki kontrol atas tangan dan kakinya.

Dengan kondisi seperti ini, buah hati tentu lebih menyukai posisi menggendong yang bisa membuat dirinya bebas bergerak. Oleh karenanya, Parents perlu menggunakan teknik menggendong yang bisa sekaligus menunjang stimulasi anak untuk bebas menggerakkan tubuh bagian atas. Dengan begini, anak bisa tetap bereksplorasi terhadap lingkungannya.

  • Usia di Atas 1 Tahun

Di usia setahun ke atas, Parents sudah bisa menggunakan berbagai jenis teknik menggendong sesuai dengan kondisi dan rasa nyaman pada anak. 

2. Teknik Menggendong 

cara menggendong bayi yang benar

Saat menggendong bayi, Parents perlu mengingat prinsip penting ini:

  • Harus ergonomis bagi bayi
  • Ergonomis bagi penggendong
  • Sesuai kebutuhan dan tahapan tumbuh kembang anak

Ergonomis yang dimaksud di sini adalah nyaman bagi penggendong dan nyaman bagi buah hati. Kenyaman bagi kedua belah pihak tentunya penting agar orangtua dan bayi bisa menikmati proses menggendong sebagai sesuatu yang menyenangkan. 

Jadi, selain memperhatikan posisi kaki yang tepat agar kaki anak bisa bergerak, ergonomis menjadi hal penting yang perlu Parents perhatikan dalam menentukan posisi menggendong.

Jangan Keliru, Ini 3 Tips Menggendong Bayi dengan Cara Tepat Menurut Ahlinya

Teknik menggendong sendiri ada beberapa macam, yakni:

1. Berdasarkan posisi bayi

  • Cradle (gendong dengan posisi bayi baring)
  • Upright (gendong dengan posisi bayi tegak)

2. Berdasarkan letak bayi terhadap penggendong

  • Front-carry (anak di depan penggendong)
  • Hip carry (anak di samping penggendong)
  • Back carry (anak di belakang penggendong)

3. Berdasarkan anak menghadap ke mana

  • Facing-in (anak menghadap penggendong)
  • Facing out (anak membelakangi penggendong)

Jangan Keliru, Ini 3 Tips Menggendong Bayi dengan Cara Tepat Menurut Ahlinya

Untuk infant atau newborn, Parents patut mempertimbangkan menggendong dalam posisi berbaring, karena bayi belum bisa menopang kepalanya sendiri. Namun, posisi ini jelas akan membuat orangtua menjadi tidak mudah bergerak karena kedua tangan mesti menopang tubuh dan kepala bayi.

Posisi menggendong tegak bagi bayi baru lahir sebenarnya boleh saja dilakukan, asal dengan teknik yang benar, karena kepalanya yang belum bisa menopang sendiri. Apalagi menggendong bayi dengan posisi ini bisa membuatnya jadi memiliki postur tubuh yang baik.

Setiap posisi meggendong memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Sesuaikan kondisi Parents dengan kebutuhan anak dalam menentukan teknik menggendong yang akan digunakan.

Artikel terkait: Ayunan untuk Bayi: Risiko, Manfaat, dan Tips Menggunakannya dengan Aman

3. Pastikan Tidak Timbul Masalah Baru karena Menggendong

cara menggendong bayi yang benar

Saat menggendong, pastikan posisi dan kenyamanan bagi anak dan orangtua. Hal ini perlu ditekankan karena kesalahan dalam menggendong bisa menyebabkan masalah baru dan dampak yang buruk.

“Masalah tidak cuma pada tumbuh kembang anak, tetapi juga ada dari sisi psikologis orangtua, karena anak malah lebih rewel dan menolak digendong. Selain trauma dari anak, ada juga konflik pada suami istri karena penggunaan dana beli gendongan yang ternyata tidak tepat sasaran,” jelas Yohana.

Parents, itulah beragam tips atau cara menggendong bayi yang benar. Cara-cara ini tentu saja bisa langsung Parents terapkan kepada buah hati, ya.

Baca juga:

Panduan lengkap perkembangan anak 5 tahun, Parents wajib tahu!

Ketika Anak Terlalu Banyak Bertanya, Bagaimana Anda Menghadapinya?

Membangun Imajinasi Anak

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner