Teknik dan Cara Ampuh Mengatasi Puting Datar Pada Ibu Menyusui

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Puting datar kerap menjadi tantangan yang berat bagi ibu menyusui. Simak teknik dan cara-cara berikut ini agar Bunda tetap bisa menyusui.

Pada umumnya, payudara ibu terbentuk dengan sempurna sesuai dengan mulut bayinya. Namun beberapa wanita bisa memiliki puting datar atau terbalik yang membuat bayi kesulitan menyusui.

Efeknya, mulut bayi tidak bisa menempel dengan benar sehingga sulit mendapatkan cukup ASI, yang lantas mengakibatkan penurusan produksi susu.

Tapi tidak perlu khawatir, dengan perawatan dan perhatian yang tepat, ibu dengan puting datar atau terbalik dapat tetap menyusui dengan baik-baik saja.

Inilah yang perlu Bunda perhatikan.

Tentukan apakah Bunda benar-benar memiliki puting datar

Hal pertama yang perlu Bunda lakukan adalah menentukan apakah puting payudara Bunda benar-benar datar atau terbalik.

Bunda dapat melakukan tes ‘mencubit’ sederhana saat sedang hamil: Tahan payudara pada tepi areola dengan ibu jari dan telunjuk, lalu tekan dengan lembut tapi tegas sekitar satu inci di belakang puting.

Jika puting Bunda tidak dapat menonjol atau tegak, berarti puting Bunda masuk kategori datar. Jika malah memendek atau bahkan menghilang, berarti puting benar-benar terbalik.

Penampakan puting datar sebelum dan sesudah tes cubit. sumber: breastfeedingbasics.com

Penampakan puting datar sebelum dan sesudah tes cubit. sumber: breastfeedingbasics.com

Namun jika puting bisa menonjol atau tegak saat tes cubit, berarti puting Bunda tidak benar-benar datar dan kemungkinan besar tidak akan menimbulkan masalah ketika Bunda menyusui nanti.

Teknik dan cara mengatasi puting datar

Jika Bunda memiliki puting payudara yang datar atau terbalik, akan sangat membantu jika berkonsultasi dengan konsultan laktasi jika memungkinkan.

Sementara itu, teknik dan cara yang bisa Bunda lakukan adalah:

  • Merangsang puting. Pegang puting dan gulung dengan ibu jari dan telunjuk selama 30 detik, kemudian sentuh dengan kain dingin segera sebelum menyesui. Bisa juga gunakan breastpad sekali pakai yang dibasahi dan disimpan dalam freezer untuk merangsang puting agar keluar dan tegak sebelum menyusui.
  • Tekan areola sebelum memasukkan puting ke mulut bayi. Cara pegang payudara dengan posisi ibu jari di atas, dan jari-jari lainnya di bawah, lalu tekan atau tarik payudara ke arah dada. Hal ini akan membantu agar puting menonjol.
  • Gunakan puting silikon. Puting palsu ini berbentuk tipis dan lembut dengan lubang diujungnya. Tidak seperti puting karet yang bisa menimbulkan masalah, puting silikon yang modern sudah didesain khusus untuk membantu ibu yang kesulitan menyusui. Lapisan tipis silikonnya tetap memberikan stimulasi pada areola sehingga tidak akan mengurangi volume produksi ASI. Kebanyakan ibu hanya perlu menggunakan puting silikon beberapa kali untuk merangsang puting keluar.

Jika puting Bunda tidak datar, tapi tidak bisa menonjol karena jaringan payudara membengkak setelah melahirkan, Bunda bisa mencoba memompa ASI sesering mungkin sampai puting cukup menonjol untuk menyusui.

Beberapa ibu dapat menarik puting mereka keluar dengan hanya satu sesi pompa, namun beberapa mungkin perlu untuk memompa selama beberapa hari, minggu, bahkan berbulan-bulan. Tergantung pada tingkat inversi dan pola isapan bayi.

Namun apabila Bunda pantang menyerah, puting datar dapat diatasi seiring waktu bayi bertambah besar dan lebih kuat untukmenghisap, sehingga menjadi lebih efisien dalm menyusu.

Jadi, jangan gampang menyerah dan putus asa ya, Bunda!

 

Referensi: WhattoExpect, BabyCenter, Breastfeedingbasics.

Baca juga:

Puting Lecet Saat Menyusui? Inilah Penyebab dan Cara Mengatasinya

10 Hal Yang Perlu Bunda Ketahui Sebelum Menyusui

 

 

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Pasca melahirkan