Suami suka ngorok? Hentikan dengan 3 cara ampuh ini!

lead image

Hampir setiap hari kami berdua kesulitan untuk terlelap di malam hari (saya tak tahan mendengar ia mendengkur, sementara ia selalu tak sengaja saya tendang) dan kami akan terbangun dengan perasaan marah satu sama lain.

Meskipun suami sangat perhatian dan humoris, beberapa waktu yang lalu saya sangat membencinya! Ia selalu membuat saya terbangun di malam hari karena suka sekali mendengkur dan saya nggak tahu bagaimana cara mengatasi ngorok yang rutin dihasilkan setiap malam.

Hampir selama empat tahun lamanya, dengkurannya yang menyebalkan itu sangat mengganggu. Jangan bayangkan seberapa kencang, karena literally sangat kencang! Bahkan ia akan mulai mendengkur langsung setelah memejamkan matanya.

Suatu malam saat dengkurannya makin memburuk, saya pernah memukul wajahnya saat ia sedang lelap tertidur. Hampir setiap hari kami berdua kesulitan untuk terlelap di malam hari (saya tak tahan mendengar ia mendengkur, sementara ia selalu tak sengaja saya tendang) dan kami akan terbangun dengan perasaan marah satu sama lain.

Nggak perlu ilmu tinggi untuk memahami bahwa kebiasaan buruk saat tidur – termasuk mendengkur keras – dapat merusak hubungan Anda dengan pasangan. Bahkan banyak sekali penelitian ilmiah yang mendukung argumen ini.

National Sleep Foundation poll, menemukan 50% dari partisipan yang berisiko mengalami gangguan tidur juga memiliki pasangan yang menderita dalam hubungannya karena mendengkur.

Sekitar 28% mengaku bahwa kehidupan seksualnya juga terganggu karena kurangnya tidur.

Tidur dalam kamar terpisah sepertinya akan menjadi pilihan tepat, meskipun bukan solusi terbaik karena tak banyak pasangan yang mau melakukannya. Ya, opsi di atas tadi mungkin akan membuat Anda merasa nyaman dan damai seperti yang memang dibutuhkan, namun juga dapat merusak hubungan 

snoringg Suami suka ngorok? Hentikan dengan 3 cara ampuh ini!

“Suamiku sering ngorok” komplain umum yang dialami para Bunda

Cara mengatasi ngorok suami yang selalu membuat istri terbangun

Mengetahui suami memiliki gangguan tidur seperti mendengkur ini, akhirnya membuat saya tak kehabisan akal untuk mencari solusi cara mengatasi ngorok ke ahlinya. Untungnya saya menemukan penyelamat bernama Shelby Harris.

Harris merupakan director of behavioural sleep medicine di Sleep-Wake Disorders Center yang berlokasi di Montefiore Medical Center, New York. Uniknya, ia mengaku bahwa banyak sekali perempuan yang datang padanya mengeluhkan betapa berisik suara dengkuran suaminya.

Berikut tips dari Harris yang saya ikuti. Psst.. tips ini sungguh menyelamatkan kualitas tidur, pernikahan dan hidup suami saya, lho!

Cara mengatasi ngorok #1 ubah posisi tidur suami

Ahli gangguan tidur menyarankan untuk tidur menghadap samping, jika kerap kali mengalami gangguan tidur termasuk mendengkur.

Tidur menghadap samping akan membantu membuka orofaring suami yang penuh dan sesak. Hal ini juga akan membuat punggung lebih rileks karena sakit yang disebabkan oleh pekerjaan yang tidak aktif (terlalu lama duduk di depan komputer).

Yang terakhir, hal ini akan menyelamatkan suami Anda dari serangan ‘kungfu’ Bunda di malam hari karena dengkuran yang ia buat.

Cara mengatasi ngorok #2 ubah gaya hidup

Bantu suami Bunda untuk menurunkan berat badan dapat mengubah kebiasaannya mendengkur juga, lho! Jika ia memiliki berat berlebih di bagian leher, hal ini akan menghambat jalur pernapasan. Nah, hal inilah yang kemudian menyebabkan dengkuran keras.

Untuk mengatasi persoalan ini, yang harus Bunda lakukan adalah membantu suaminya untuk mengubah gaya hidupnya agar menjadi lebih sehat. Kurangi makanan berlemak, perbanyak vitamin dan mineral, juga ajak ia untuk rutin berolahraga, Bunda juga pasti mau kan sama-sama punya gaya hidup yang sehat? 

Cara mengatasi ngorok #3 konsultasikan ke ahlinya

Meskipun kedua cara di atas sudah cukup untuk membuat suami Bunda tak lagi mendengkur, tapi Bunda dan suami juga harus konsultasikan permasalahan ini ke dokter. 

Jika perlu, Bunda bisa merekam suara dengkuran suami Bunda sebagai bukti ketika hendak konsultasikan permasalahan ini ke ahlinya. Mereka kemudian akan menganalisis pola dengkurannya, lalu suami diharuskan untuk menjalani serangkaian tes. 

Dokter kemudian akan menyarankan suami untuk menggunakan alat yang berfungsi untuk menjaga mulutnya agar tetap terbuka ketika ia tertidur. Alat ini dapat menahan rahangnya dari bagian bawah hingga ke depan sehingga tak ada lagi hambatan di saluran pernapasan. 

Saya dan suami mencoba ketiga teknik di atas dan berhasil! Memang untuk menurunkan berat badan, butuh waktu lama namun alat yang diberikan oleh dokter saat terapi itu sangat membantunya mengurangi intensitas dengkurannya. 

Mau suami Bunda berhenti mendengkur? Coba deh ketiga teknik di atas secara bersamaan demi kualitas tidur yang maksimal dan perbaikan pada kehidupan pernikahan kalian.

 

Disadur dari artikel Deepshikha Punj theasianparent Singapura

Baca juga:

Suami Mendengkur, Waspadai Penyakit Jantung