Cara menentukan jam malam untuk remaja, begini aturannya!

Cara menentukan jam malam untuk remaja, begini aturannya!

Buat kesepakatan dengan anak remaja Anda tentang jam malam untuk menumbuhkan tanggung jawab atas dirinya sendiri. Berikut tips kami untuk Anda.

Waktu seperti berjalan terlalu cepat ketika kita menyadari bahwa pangeran dan putri kecil kita telah tumbuh menjadi seorang remaja. Ini saatnya Anda memberikan kebebasan padanya untuk bersosialisasi dengan teman-teman sebayanya, termasuk pergi jalan-jalan di malam hari. Namun, perlukah kita memberi atauran jam pulang malam kepada mereka?

Anda pasti khawatir anak Anda akan lupa waktu dan sering pulang terlambat. Pada situasi semacam inilah, penerapan jam malam untuk anak remaja Anda mutlak diperlukan.

Dalam beberapa kasus, orangtua menetapkan jam malam yang sama setiap harinya. Dalam beberapa kasus lain, orangtua mungkin mengambil pendekatan yang lebih fleksibel untuk menetapkan jam malam.

Orangtua yang fleksibel mungkin meminta anak remaja pulang pukul 9:00 malam. Di malam lain, orangtua mungkin membiarkan anak mereka keluar sampai jam 11:00 malam.

Mempertimbangkan faktor-faktor saat menetapkan jam malam anak remaja

Saat menetapkan jam malam untuk anak remaja, mungkin ada baiknya, Parents mempertimbangkan faktor-faktor ini:

  • Nilai tanggung jawab mereka. Jika anak kesulitan untuk bertanggung jawab jika tidak ada batasan yang tegas, jam malam yang konsisten mungkin merupakan pendekatan terbaik bagi mereka.
  • Nilai jadwal tidur mereka. Jika anak remajamu perlu bangun pagi-pagi dan memerlukan tidur yang cukup, jam malam yang lebih awal mungkin bermanfaat bagi kesehatan dan produktivitas mereka.
  • Nilai seberapa aman lingkungan tempat tinggal kalian. Jika di lingkungan tempat tinggal Anda terdapat cukup banyak kejahatan, jam malam yang lebih awal mungkin membantu menjaga mereka tetap aman.
  • Tanyakan rencana mereka malam itu. Jika mereka ingin menghadiri acara khusus pada malam hari, mungkin masuk akal untuk menyesuaikan jam malam mereka pada hari itu.

Artikel terkait: ‘Siapa Aku?’- Memahami Perkembangan Emosi Remaja

Kami juga merekomendasikan beberapa metode agar ABG (Anak Baru ‘Gede’) Anda bersedia mematuhi jam malam yang Anda tetapkan.

Libatkan anak dalam menentukan Jam pulang malam mereka

pulang malam

Dilansir dari Healthline, coba perhatikan jadwal pelajarannya di sekolah dan apa saja kegiatan ekstrakurikuler yang diikutinya. Dengarkan pendapat anak tentang jam malam dan minta ia menjelaskan mengapa ia setuju atau tidak dengan jam malam yang telah Anda tetapkan.

Jam malam untuk remaja pada hari-hari sekolah dan hari libur sebaiknya dibedakan. Cara ini ditetapkan agar anak mempunyai waktu lebih banyak untuk berkumpul bersama teman-teman pada waktu libur.

Anda juga bisa memberikan sedikit kelonggaran saat anak remaja Anda minta izin nonton konser, bioskop atau menghadiri pesta ulang tahun teman.

Acara-acara semacam ini biasanya diadakan menjelang petang dan berakhir tengah malam. Keringanan pulang terlambat 1 jam dari jam malam mungkin bisa Anda berikan. Anda juga bisa menawarkan diri untuk menjemputnya pulang, jika Anda merasa khawatir terhadap keselamatan anak remaja Anda.

Jam pulang malam sebaiknya disepakati bersama oleh ayah dan ibu

pulang malam

Jam malam untuk anak remaja harus diketahui oleh pasangan Anda. Dan pastikan agar pasangan tidak memberikan kelonggaran jam malam tanpa persetujuan Anda. Penetapan jam malam yang berbeda antara Anda dan suami/istri bisa menyebabkan anak remaja menjadikan ketidakkonsistenan tersebut sebagai alasan untuk pulang terlambat.

Artikel terkait: Mengapa Remaja Suka Memberontak?

Anda juga bisa mengingatkan anak remaja tentang jam malam mereka dengan mengirimkan SMS untuk mengingatkan tentang jam berapa ia harus pulang.

Jika anak melanggar jam pulang malam, maka…

pulang malam

Jangan lupa mengatakan tentang sanksi yang akan diterima anak jika mereka melanggar jam malamnya. Anda bisa menyampaikan sanksi tersebut ketika berdiskusi dengan anak tentang jam malam, agar mereka tahu konsekuensi yang harus mereka terima jika melanggar peraturan Anda.

Sanksi ringan seperti tidak boleh menggunakan internet selama seminggu, pengurangan uang jajan atau tidak boleh berakhir pekan bersama teman-teman bisa Anda terapkan. Tapi, Anda juga tetap harus mendengarkan penjelasannya mengapa ia melanggar jam malam.

Dengan demikian anak tidak akan mengecam sikap Anda sebagi orangtua otoriter, karena Anda telah memberikan kebebasan dan batasan agar mereka terhindar dari hukuman.

Parents, itulah informasi mengenai cara menentukan jam malam untuk remaja, semoga ulasan di atas bermanfaat!

Baca juga:

Mengapa Remaja Suka Memberontak?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

jpqosinbo

app info
get app banner