Bahagiakan diri sendiri atau orang lain? Mari atur prioritas kamu!

Selalu bingung mendahulukan prioritas antara diri sendiri atau keluarga? Baca artikel ini sampai habis dan ikuti kuisnya!

“Duh, dulu kayaknya beli baju ZARA nggak perlu nunggu sale juga cuss aja deh. Sekarang, lebih tertarik diskon popok daripada diskon baju.”

Bunda Rina curhat pada kawannya sesama ibu-ibu saat mereka sedang ngopi cantik di sebuah mall.

Lain hari, Ayah Ari mengeluh karena hobinya naik gunung kini sangat sulit terealisasi. “Daripada bikin api unggun di gunung, gue lebih mikirin gimana asap dapur bisa ngebul, Bro.” Tuturnya.

Apakah kisah Bunda Rina dan Ayah Ari juga mewarnai hari-hari kamu? Tenang saja, kamu tidak sendirian.

Saat kamu berkomitmen untuk menikah dan memiliki anak, memang kebutuhan pribadi yang dulu dengan mudah dibeli menjadi kalah penting dibanding kebutuhan rumah tangga atau keluarga besar.

Ingin berbagi kepada orang lain memang hal yang lumrah, dari sebuah social experiment yang dilakukan oleh Jenius juga terbukti, bahwa jika diberikan kesempatan dan balon lebih banyak, mereka ingin membahagiakan orang lain.

Pertanyaannya, bahagiakan diri sendiri atau orang lain dulu?

Tidak ada jawaban baku terhadap pertanyaan tersebut. Tapi satu hal yang perlu kamu ketahui, mengatur prioritas itu penting!

Lantas bagaimana cara mengatur prioritas dengan tepat? Simak tipsnya berikut ini!

Tentukan bobot urgensi

Wisuda adik di luar kota ada di depan mata dan kamu harus membeli tiket pesawat. Di saat yang bersamaan, konser artis idola kamu baru saja buka penjualan tiketnya. Kamu pun galau, mana yang harus dipilih sementara dana terbatas

Di sinilah pentingnya menentukan bobot urgensi. Tanyakan pada diri sendiri, apakah menonton konser jauh lebih penting daripada menghadiri momen wisuda adik yang hanya sekali seumur hidup?

Bukankah melihat adik kamu sukses dan bahagia juga turut membuat kamu bahagia?

Definisikan bahagia

Ada orang yang merasa bahagia jika masakannya habis dilahap sekeluarga. Ada juga yang bahagia jika ia mampu membelikan barang yang diidam-idamkan oleh pasangannya.

Jika diberi hadiah adalah hal yang disukai oleh orang tercinta kamu, maka pastikan uang yang kamu sisihkan tidak terpakai untuk hal-hal lain.

Fitur Dream Saver dari Jenius bisa membantu mewujudkan keinginan kamu dalam membahagiakan orang tercinta.

Dengan bunga 5% per tahun, kamu bisa secara otomatis menyisihkan uang setiap hari, minggu, atau bulan sampai uang kamu memenuhi budget dan hadiah bisa dibeli.

Ketahui prioritas diri

Mengenali apa yang diinginkan dan dibutuhkan diri sendiri itu penting untuk menentukan prioritas hidupmu.

Yuk dicek, selama ini uang kamu habis untuk apa aja sih?

Jika Instagram kamu berisi foto jajanan kekinian, bisa jadi kuliner menjadi prioritas dalam hidupmu. Jika kamu rela begadang untuk promo tiket pesawat murah, berarti kamu lebih memprioritaskan travelling.

Tidak ada yang salah kok dengan prioritas tersebut, namun pastikan apa yang menjadi prioritasmu tidak mengganggu pos dana yang lain atau menghalangi kamu berbagi kebahagiaan dengan orang lain.

Mau lebih mudah mengatur alokasi keuanganmu? Coba deh tengok x-Card dari Jenius yang dimiliki oleh Jenius.

Kamu bisa memiliki 3 kartu debit tambahan yang bisa dipakai untuk alokasi dana sesuai masing-masing pengeluaran.

Kamu juga bisa mengatur sendiri limit saldo yang dimasukkan ke dalam kartu debit tersebut, sehingga semua pengeluaranmu bisa terjaga. Semuanya ini diatur langsung dari dalam aplikasi Jenius.  

Mengatur prioritas itu menyenangkan lho! Melakukannya dengan tepat bisa menyenangkan diri sendiri dan orang tersayang.

Masih belum tahu apa prioritas dirimu? Yuk, ikuti kuis berikut ini. Jangan lupa share hasilnya di kolom komentar yaa!

 

Baca juga:

Sudah Tepatkah Prioritas Hidup yang Kamu Pilih? Uji Dalam Kuis Berikut Ini!