Cara Bijak menjadi Orang Tua Si Pemalu

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Apakah buah hati Anda termasuk anak dengan karakter pemalu? Ikuti persembahan kami berikut tentang saran-saran bagi orang tua si pemalu.

anak anda pemalu? jangan panik Nda, karena itu anugerah!

Anak anda pemalu? jangan panik Nda, karena itu anugerah!

Si kecil sering menundukkan kepala dan menjawab dengan suara pelan waktu kakek dan neneknya, atau teman-teman Anda bertanya sudah sekolah atau belumkah ia.

Sementara di sekolah ia lebih sering duduk sendiri daripada bermain bersama teman-temannya. Anda sebagai orang tua kadang merasa bingung dan kehabisan akal, cara apalagi yang harus diterapkan agar anak Anda tidak lagi menjadi si pemalu.

Alan Yip, pengarang buku FUNtastic Parenting, memiliki beberapa saran bagi orang tua dengan anak pemalu. Menurutnya, pertama kali kita harus waspada dan berhati-hati untuk tidak menggunakan labeling negatif.

Jika kita memanggil dan mengatakan bahwa ia pemalu di hadapan orang lain, artinya kita telah dengan sengaja mengkondisikan mereka untuk menjadi pemalu. Anak akan menganggap dirinya pemalu karena Anda mengatakan bahwa ia adalah si pemalu, dan tak berusaha untuk move on dari keadaaan itu.

Sebaliknya, sebagai orang tua kita perlu mengubah bahasa dan cara pandang kita terhadap anak pemalu. Anda bisa menjelaskan pada kerabat bahwa buah hati Anda sedikit berhati-hati saat menghadapi situasi baru, atau katakan anak Anda perlu sedikit ‘pemanasan’ sebelum bisa memulai suatu percakapan.

Lanjut yuk ke halaman berikut ini:

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Praremaja Usia Sekolah