"Memangku anak di mobil adalah kesalahan besar yang kulakukan"

lead image

Penggunaan car seat bayi baru lahir sangatlah penting untuk mencegah terjadinya cedera serius pada buah hati jika mobil mengalami kecelakaan.

Ibu manapun takkan tega mendengar bayinya menangis, dan pasti ingin segera memeluk dan menggendongnya. Namun, melepaskan anak dari car seat bayi baru lahir bisa jadi kesalahan besar saat Anda sedang berkendara dengan mobil

Seorang ibu asal Cina bernama Kelly Lim, mendapat pelajaran keras karena mengabaikan standar keamanan berkendara bersama bayi. Pada bulan Oktober 2013 lalu, keluarganya mengalami kecelakaan, dan anaknya yang bernama Xuan Xuan hampir kehilangan nyawa, sedangkan saat itu usianya baru dua bulan 3 hari.

Kelly Lim membagikan pengalaman pahitnya, agar orangtua lain bisa belajar dari kesalahannya untuk tidak melakukan hal yang sama. 

Kecelakaan ringan yang berakibat fatal pada bayi Xuan Xuan

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/09/baby accident.jpg Memangku anak di mobil adalah kesalahan besar yang kulakukan

Sumber: Facebook Kelly Lim

Saat itu, Kelly sekeluarga dalam perjalanan pulang ke rumah dengan menggunakan mobil. Kelly duduk di depan, di samping suaminya yang sedang menyetir. Ibunda Kelly duduk di kursi belakang bersama Xuan Xuan yang berada di car seat bayi baru lahir.

Xuan Xuan menjadi rewel dan menangis terus, karena itulah dia dikeluarkan dari car seat dan dipangku. Perjalanan mereka berjalan lancar hingga ketika mereka hampir sampai di rumah, sebuah mobil di belakang melaju kencang tak terkendali dan menabrak mobil yang mereka tumpangi. 

Mobil keluarga Kelly berputar tanpa bisa dikendalikan. Hingga akhirnya mobil masuk ke sebuah parit besar. Awalnya, Kelly pikir bayinya baik-baik saja karena Xuan Xuan dipeluk erat oleh ibunya. 

Suami dan ibunda Kelly keluar mobil lewat jendela, karena pintu mobil tidak bisa dibuka. Ketika Kelly melihat bayi Xuan, dia tahu ada yang tidak beres, karena kepala Xuan membengkak.

Kelly berteriak panik dan mulai menangis. Pengemudi mobil yang menabrak mereka segera membawa Kelly dan keluarganya ke rumah sakit. Sesampainya di rumah sakit terdekat, Xuan mendapatkan pertolongan pertama, kemudian dirujuk ke rumah sakit pemerintah Taiping.

Selagi menunggu di rumah sakit untuk bisa dirawat di PICU, kesadaran Xuan mulai menurun. Melihat kondisi buah hatinya, Kelly hampir putus asa dan kehilangan harapan. 

“Tubuhnya yang kecil dan rapuh terbujur di ranjang rumah sakit, banyak orang mencoba menyemangati, namun aku tidak bisa berbuat apa-apa,” tutur Kelly dalam postingan Facebooknya.

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/09/child accident3.jpg Memangku anak di mobil adalah kesalahan besar yang kulakukan

Bayi Xuan mengalami cedera parah akibat kecelakaan mobil tanpa menggunakan car seat bayi baru lahir. Sumber: Facebook Kelly Lim

Perdarahan otak dialami oleh bayi Xuan

Akibat benturan keras yang dialami kepala Xuan, dia mengalami cedera yang menyebabkan perdarahan di otak. Dokter memberinya morfin untuk mengurangi rasa sakit sementara mereka berusaha menghentikan perdarahannya. Pemeriksaan CT scan dilakukan untuk melihat apakah ada perubahan pada otak Xuan Xuan.

“Melihat bayiku harus bernapas melalui selang sangat menyedihkan bagiku,” kata Kelly.

Xuan Xuan dirawat di PICU selama 10 hari, dan dia harus menerima selang dimasukkan ke otak belakangnya pada hari kesebelas. Hal ini bertujuan agar darah beku bisa mengalir keluar dan mengurangi tekanan pada otak Xuan.

Untungnya, perlahan kondisi Xuan berangsung membaik. Selang di otaknya dicabut, dan lukanya dijahit. Pada hari keempatbelas, Xuan Xuan dibolehkan pulang. Namun, bayi kecil itu harus tetap melakukan rawat jalan untuk benar-benar sembuh total. 

“Proses pemulihan dan rehabilitasi Xuan adalah perjalanan panjang dan penuh rasa sakit bagi anak kami, tapi hal tersebut jauh lebih menyakitkan bagi keluarga kami.”

Belajar dari kejadian ini, Kelly memberikan pesan pada semua orangtua, agar selalu menggunakan car seat saat melakukan perjalanan dengan mobil bersama anak. Hal ini demi keamanan sang anak. Jangan sampai apa yang menimpa Xuan juga dialami anak lain. 

“Anak adalah harta paling berharga, kita harus melindunginya dengan baik,” pungkas Kelly.

Tips aman menggunakan car seat bayi baru lahir

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/09/car seat 1537945567.jpg Memangku anak di mobil adalah kesalahan besar yang kulakukan

  • Pilihlah car seat sesuai usia anak, car seat bayi baru lahir tentunya berbeda dari car seat untuk balita. Pertimbangkan juga berat dan tinggi badan anak. Baiknya mencoba produknya terlebih dulu sebelum membelinya.
  • Tempatkan anak di dalam car seat dan kaitkan sabuk pengamannya dengan benar
  • Pastikan car seat menempel dengan baik di mobil
  • Ikuti instruksi yang diberikan untuk memasang car seat dengan benar di mobil
  • Periksa instruksi keamanan setiap memberli car seat bayi baru lahir, juga risiko bahaya dan batasan berat badan bayi di produk tersebut.
  • Setiapkali bepergian menggunakan mobil, usahakan anak selalu berada di car seat hingga benda itu tidak muat lagi padanya.
  • Orangtua juga harus selalu memakai sabuk pengaman saat berada di dalam mobil.
  • Tempat teraman bagi anak di bawah usia 13 tahun adalah di kursi belakang mobil. Jangan biarkan anak duduk di depan.

Semoga informasi ini bermanfaat.

 

Disadur dari artikel Jia Ling di theAsianparent Singapura

Baca juga: 

Keajaiban! Bayi lahir selamat dari rahim ibunya yang meninggal saat kecelakaan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.