5 Camilan berbahaya untuk anak, jangan biarkan si kecil terlalu sering mengkonsumsinya

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Tanpa sadar, kita sering memberikan cemilan berbahaya pada anak. Kenali apa saja jenisnya, agar bisa membatasi asupannya pada anak.

Camilan adalah hal yang paling disukai anak-anak, baik manis ataupun asin. Sayangnya makanan ringan ini tak semuanya baik, ada jenis camilan berbahaya untuk anak yang harus Parents waspadai.

Berikut ini adalah camilan berbahaya untuk anak, yang harus Parents batasi jumlahnya dan ganti dengan panganan yang lebih sehat buatan sendiri.

1. Permen rasa buah

Permen kenyal atau permen lunak warna warni dengan rasa buah adalah favorit anak-anak. Sayangnya, camilan yang satu ini tidak baik untuk kesehatan anak karena kandungan gula dan kalorinya yang cukup tinggi.

Makanan kemasan dengan perisa buah yang mengklaim bahwa produknya terbuat dari jus buah dan sayur juga tidak 100% baik. Kandungan gulanya tetap saja tinggi.

Daripada memberikan camilan rasa buah yang mengandung gula tinggi, lebih baik memberikannya buah asli. Buah-buahan memiliki gula alami dan mengandung vitamin yang lebih sehat untuk anak.

2. Makan siang kemasan

Cemilan berbahaya untuk anak

Mengambil makan siang siap saji yang dijual di toko swayalan, departement store, atau bahkan minimarket memang mudah dan cepat. Tetapi, kepraktisannya juga memiliki risiko tersendiri karena semua makanan yang ada di sana sudah diolah sedemikian rupa.

Makanan tersebut juga tinggi lemak dan kalori yang bisa melebihi kebutuhan asupan kalori anak dalam sehari. Lebih baik bekali anak kotak makan siangnya sendiri dengan menu buatan Bunda yang sehat dan nikmat sehingga anak tak perlu jajan di kantin.

3. Biskuit

cemilan berbahaya untuk anak

Biskuit – baik yang manis maupun yang asin – adalah makanan ringan yang mudah didapat dan juga disukai anak. Namun ternyata, makanan praktis ini juga termasuk ke dalam camilan berbahaya untuk anak.

Biskuit asin memberikan asupan sodium yang berlebih pada anak. Ini sama berbahayanya dengan asupan gula berlebih yang bisa merusak otak anak.

Artikel terkait: Seperti halnya alkohol, asupan gula berlebih bisa merusak otak anak

Cara mengatasinya, Bunda bisa membuat sendiri biskuitmaupun kue kering dengan takaran gula dan sodium yang jauh lebih sedikit dibanding produk sejenis di pasaran.

4. Roti atau kue untuk sarapan

Tak sempat membuat sarapan, akhirnya beli roti atau kue sebagai makanan pertama di pagi hari. Bila Parents juga sering melakukan hal ini untuk anak, dampaknya akan sama buruk dengan memberi mereka makanan penutup seperti brownies.

Kebanyakan kue pastri tidaklah sehat karena mengandung sirup fruktosa yang cukup tinggi. Dibanding makan kue pastri untuk sarapan, lebih baik makan buah karena jauh lebih sehat.

5. Minuman ringan, jus, dan minuman berenergi

cemilan berbahaya untuk anak

Jus buah yang Parents beli, meski diblender langsung dari buah asli, namun penjual menambahkan gula dan susu ke dalamnya. Belum lagi jika anak jajan minuman manis seharga 1000-an di dekat sekolah, atau minuman manis warna warni yang dijual keliling.

Semua asupan gula itu bisa memicu obesitas pada anak-anak dan juga masalah kesehatan lainnya. Peringatkan anak untuk tidak terlalu banyak konsumsi minuman manis kemasan atau yang dijual di pinggir jalan.

Semoga bermanfaat.

Referensi: Cheatsheet

Baca juga:

10 Kandungan Berbahaya dalam Makanan Anak yang sering tidak disadari orangtua

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Kesehatan