Cacar air dewasa, benarkah lebih berbahaya? Ini panduan pengobatannya!

Cacar air dewasa, benarkah lebih berbahaya? Ini panduan pengobatannya!

Penyakit cacar tidak hanya menyerang anak-anak, tapi juga orang dewasa. Berikut adalah informasi lengkap mengenai penyakit cacar air dewasa yang perlu Anda ketahui.

Cacar air dewasa adalah penyakit yang sangat mudah menyebar dan ditularkan kepada siapa saja yang berada di dekat si penderita. Penderita cacar air pada umumnya adalah anak-anak. Namun, orang dewasa juga bisa mengalaminya.

Penyakit cacar air dewasa disebabkan oleh virus herpes Varicella Zoster Virus (VZV). Dampaknya bisa fatal jika dialami ibu hamil. Bukan tidak mungkin bayi dalam kandungan akan ikut tertular, lahir dalam keadaan cacat atau meninggal.

Artikel terkait: Bila Cacar Air Menyerang Saat Hamil

Penyebab cacat air dewasa

cacar air dewasa

Seseorang yang menderita cacar air biasanya menampakkan gejala demam tinggi, tubuh terasa lemah, pusing dan menurunnya nafsu makan. Satu atau dua hari kemudian, suhu tubuh akan turun mendekati normal dan muncul bercak-bercak kemerahan di wajah, dada atau punggung.

Bercak kemerahan ini kemudian menyebar ke seluruh tubuh, bahkan hingga ke area genital. Selama kurang lebih satu minggu, bercak kemerahan akan mengeluarkan air dan berubah menjadi bekas luka yang setengah mengering.
Proses penularan cacar air dewasa

Cacar air dewasa sangat mudah menular. Virusnya menyebar lewat udara saat penderita batuk atau bersin. Penyebarannya juga lewat air ludah, dan cairan dari bercak cacar air. Saat sebelum ruam cacar muncul atau ketika bercaknya mulai melepuh berisi air adalah kondisi paling rentan menularkan cacar air ke orang lain.

Bagi penderita cacar air dewasa disarankan untuk tetap berada di dalam rumah dan menghindari tempat umum, agar tidak menularkan penyakitnya ke orang lain. 
Faktor risiko cacar air dewasa:
  • Orang yang belum pernah terkena cacar air dewasa maupun saat kecil
  • Orang yang tidak menerima vaksin cacar air
  • Ibu hamil, dan orang-orang yang sistem kekebalan tubuhnya berubah, seperti pasien kemoterapi.
  • Pasien yang menerima pengobatan steroid. 
Tanda cacar air dewasa 

cacar air dewasa

Tanda cacar air pada orang dewasa muncul sekitar 10 hari setelah orang tersebut terpapar viruz VZV (varicella). Biasanya diawali dengan perasaan tidak enak badan, lalu demam selama dua hari. Berikut adalah tanda-tanda cacar air yang perlu Anda waspadai:

  • Demam dan sakit seluruh badan. Sakit di beberapa bagian tubuh, lelah, mudah marah dan demam hingga 38,3 derajat celcius. 
  • Bercak kemerahan yang terasa gatal. Tanda lain cacar air adalah munculnya bercak ruam di beberapa bagian tubuh, dan setelah beberapa hari ruamnya akan bertambah banyak di sekujur badan bahkan ke area mulut dan genital.
Kapan harus menghubungi dokter?

cacar air dewasa

  • Demam tinggi di atas 38,8 derajat celcius lebih dari 4 hari
  • Susah bernapas
  • Batuk parah
  • Bagian tubuh yang terkena ruam terlihat bengkak, panas, atau sakit
  • Ruam menyebar hingga ke bagian mata
  • Ruam mengeluarkan cairan putih
  • Kesulitan berjalan
  • Sakit kepala yang parah dan berlangsung terus menerus
  • Mata super sensitif terhadap cahaya terang
  • Lemas, lesu dan susah bangun dari tempat tidur
  • Leher terasa kaku
  • Mual dan muntah berkali-kali.

Cacar pada orang dewasa bisa memicu komplikasi yang lebih parah. Karena itu, bila mengalami salah satu gejala di atas, segeralah menemui dokter.

Perawatan cacar air dewasa dan mencegah penularan

cacar air dewasa

Virus cacar air akan menyebar ke udara di sekitar bila penderita batuk atau bersin. Seseorang yang bertubuh sehat bisa tertular jika bersentuhan dengan bekas luka penderita yang belum sepenuhnya mengering . Bahkan cacar air dapat menular pada 1 atau 2 hari pertama saat bercak kemerahan belum muncul.

Penderita cacar air akan sembuh dalam 5 hingga 10 hari. Namun dengan penanganan kesehatan serta pemberian obat-obatan dan vitamin yang tepat, bukan mustahil si penderita akan lebih cepat pulih.

Perawatan untuk penderita cacar air dewasa:
  • Seseorang yang pernah menderita cacar air, tidak akan terjangkit penyakit sama untuk kedua kalinya. Jadi, waspadalah jika anak Anda terserang cacar air, sedangkan Anda belum pernah terjangkit penyakit ini.
  • Meski bekas luka tampak kering, bukan berarti si penderita aman untuk didekati. Justru pada kondisi inilah virus menyebar dan menulari siapapun yang sedang berada dalam kondisi tubuh yang tidak fit.Oleh karena itu, Anda sebaiknya tidak buru-buru mengizinkan anak bersekolah, agar ia tidak menularkan virus pada teman-temannya sekelasnya.
  • Bekas luka  akan terasa sangat gatal. Tahan diri Anda untuk menggaruknya. Menggaruk bekas luka hanya akan memperlambat proses penyembuhan dan meningkatkan risiko infeksi oleh bakteri. Coba menepuk-nepuk bagian tubuhnya yang terasa gatal. Atau Anda juga bisa memakai sarung tangan agar kuku Anda tidak mengenai bekas luka.
  • Mandi dengan air suam-suam kuku dapat mengurangi rasa gatal. Losion calamine yang dioleskan tipis-tipis pada bekas luka juga ampuh untuk mengurangi rasa gatal.
  • Jangan berikan ikan atau seafood untuk penderita agar bekas luka tidak semakin gatal. Menu yang dianjurkan untuk penderita  adalah sayuran hijau, daging dan buah-buahan yang kaya vitamin C.
Mencegah penularan cacar air dewasa ke orang lain:
  • Menjaga kebersihan. Semua orang yang serumah dengan Anda harus mencuci tangan dengan sabun secara menyeluruh. Cuci tangan sebelum makan dan sesudah ke kamar kecil. Bagi orang yang sedang merawat Anda, minta mereka menggunakan masker dan mencuci tangan mereka sebelum keluar dari kamar Anda.
  • Menjaga kuku tetap pendek. Kuku yang terlalu panjang bisa membuat kulit sobek atau tergores saat Anda tak sengaja menggaruk cacar yang terasa gatal, bahkan bisa membuat bintik cacar pecah dan berisiko terkena infeksi bakteri.
  • Isolasi diri. Mengurung diri di rumah dan tidak mengunjungi tempat umum adalah cara terbaik mencegah penularan cacar air dewasa. Jauhkan diri dari jangkauan anak-anak. 
  • Menutupi seluruh tubuh yang terkena cacar. Cara ini akan mencegah Anda menggaruk bagian tubuh yang gatal.

**** 

Semoga bermanfaat.

 

Disadur dari artikel Deepsikha Punj di theAsianparent Singapura

Baca juga:

Bila Cacar Air Menyerang Saat Hamil

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

Fitriyani

app info
get app banner