Bumil, waspadai 6 pekerjaan rumah tangga ini jika ingin janin sehat

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Bolehkah ibu hamil mengerjakan pekerjaan rumah tangga? Boleh. Tapi ada beberapa pekerjaan rumah tangga yang sebaiknya dihindari bumil demi kesehatan janin.

Keadaan ibu saat hamil memang berbeda dari satu orang ke orang lainnya. Jika Bunda masih khawatir dengan kondisi janin, sebaiknya hindari pekerjaan rumah tangga yang berpotensi bahaya untuk janin.

Dalam kondisi sebelum hamil, beberapa pekerjaan rumah tangga tampak mudah dikerjakan. Namun berbeda ketika mulai ada janin dalam rahim Bunda.

Berikut beberapa pekerjaan rumah tangga yang harus Bunda waspadai selama masa kehamilan:

Pekerjaan rumah tangga 1: bersih-bersih rumah

Bersih-bersih rumah memang penting untuk menjaga agar lingkungan tempat tinggal tetap sehat. Namun, ada bahaya yang mengancam di balik kegiatan bersih-bersih yang dilakukan ibu hamil.

Ibu hamil baiknya menghindari berbagai produk kimia yang biasa digunakan untuk bersih-bersih. Pembersih WC, lantai, dan berbagai sabun lainnya belum tentu merupakan zat kimia yang aman untuk ibu hamil.

Beberapa ibu hamil memang merasa tak masalah jika ia terkena cairan itu. Tapi belum tentu dengan janin yang ada di perut Bunda.

Zat kimia di dalam cairan pembersih dapat mengakibatkan iritasi dan ruam pada kulit. Selain itu, bahaya lain yang mengintai adalah ligamen dan otot yang melunak sehingga akan terasa menyakitkan.

Bekerja sama dengan suami maupun menyewa tenaga untuk bersih-bersih barangkali bisa jadi solusi. Jangan sampai mengorbankan kesehatan Bunda dan janin cuma untuk bersih-bersih ya.

Pekerjaan rumah tangga 2: membersihkan kandang binatang

Sebisa mungkin, hindari membersihkan kandang kucing, anjing, dan binatang peliharaan. Kandang binatang bisa menyebabkan janin terkena bakteri penyebab toksoplasma.

Bakteri parasit penyebab toksoplasma bisa menginfeksi janin. Jika tak ada seorang pun yang dapat membantu Bunda membersihkan kandang, maka pastikan Bunda menggunakan masker, sarung tangan, dan mensterilkan diri setelahnya.

Pekerjaan rumah tangga 3: membersihkan toilet

Saat hamil, indra penciuman bisa sangat tajam. Bau apa pun yang ada di kamar mandi dapat membuat perut jadi mual.

Jamur yang ada di kamar mandi juga berbahaya untuk kulit yang sensitif saat hamil. Salah satu cara membersihkan jamur tersebut harus dengan cairan kimiawi yang belum tentu aman untuk janin.

Jika toilet licin dan berlumut, maka Bunda juga harus waspada dalam melangkah. Jangan sampai jatuh di kamar mandi dan malah mencelakakan Bunda serta janin.

Pekerjaan rumah tangga 4: mencuci baju

Selain detergen dengan pewangi membuat indra penciuman jadi sensitif, aktivitas mengangkat keranjang pakaian juga dapat membahayakan rahim Bunda.

Sekalipun menggunakan mesin cuci, gerakan membungkuk dan tegak dapat membuat saraf siatik Bunda terganggu. Selain itu, beberapa gerakan dalam mencuci baju, terutama tanpa mesin, dapat menyebabkan kelahiran prematur.

Pekerjaan rumah tangga 5: mengangkat barang

Seperti halnya dalam aktivitas bersih-bersih dan mencuci baju, mengangkat barang berat akan membuat punggung dan perut Bunda bermasalah. Bahkan, jika yang Bunda lakukan hanya mengangkat barang belanjaan saat di supermarket.

Jika Bunda berniat pindah rumah saat hamil, maka hindari mengangkat dan menggeser barang-barang yang akan dipindahkan. Perut Bunda bisa tegang dan menyakitkan saraf punggung.

Berlaku juga dalam menggendong anak. Usahakan agar anak yang besarnya sudah cukup berat tidak membuat Bunda terpaksa menggendongnya dan menyebabkan kontraksi dini di rahim saat hamil.

Artikel terkait: Tips mengatasi kerepotan bumil saat mengasuh balita.

Pekerjaan rumah tangga 6: membersihkan ventilasi dan jendela

Hindari pekerjaan rumah yang melibatkan debu dan naik ke tempat yang tinggi. Bunda harus mengurangi risiko apa pun yang dapat menyebabkan tubuh jatuh dari ketinggian.

Tak semua ibu beruntung punya suami yang mau membantu pekerjaan rumah tangga. Begitupun soal asisten rumah tangga.

Maka, jika Bunda terpaksa melakukan berbagai pekerjaan rumah tangga, Mom Junction menyarankan pastikan bahwa kondisi janin cukup kuat, produk pembersih yang digunakan juga tidak terlalu keras, dan gunakan peralatan bersih-bersih yang optimal dalam melindungi diri Anda.

Kondisi kesehatan janin tiap ibu hamil berbeda-beda. Tidak perlu membandingkan keadaan Bunda saat hamil yang bisa melakukan semua pekerjaan rumah sendiri dengan ibu hamil yang membutuhkan bantuan orang lain.

Mari kita berusaha jadi orang yang menciptakan lingkungan yang sehat secara fisik dan mental untuk ibu hamil. Bersediakah Anda jadi salah satu orang yang mewujudkan hal itu?

 

Baca juga:

17 Tips Ampuh Hilangkan Stres Saat Hamil

 

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Hamil