Buang air kecil setelah berhubungan seks, mengapa penting dilakukan?

Buang air kecil setelah berhubungan seks, mengapa penting dilakukan?

Hindari infeksi saluran kemih dengan buang air kecil setelah berhubungan seks.

Banyak perempuan yang mengabaikan pentingnya buang air kecil setelah berhubungan seks. Bahkan cenderung tidak melakukannya. Padahal, dengan mempraktikkan kebiasaan ini dapat mencegah Anda terkena infeksi saluran kemih.

Artikel terkait: Menjaga Miss V dari infeksi saluran kemih

Jessica Shepherd, seorang pakar ginekologi merekomendasikan setiap perempuan untuk selalu buang air kecil setelah berhubungan seks. Penetrasi yang dilakukan saat berhubungan seksual, membuat Anda menahan pipis. Sehingga kecenderungan mengalami infeksi saluran kemih mudah terjadi.

Pentingnya buang air kecil setelah berhubungan seks

buang air kecil setelah berhubungan seks

Pakar ginekologi menyarankan agar tidak pernah lupa buang air kecil setelah berhubungan seks. Untuk menghindari terkena infeksi saluran kemih.

Infeksi saluran kemih menyebabkan Anda merasa sakit saat pipis, kram perut, punggung sakit. Meskipun penyebabnya bisa karena beberapa faktor, namun seks meningkatkan risiko masuknya bakteri dari anus ke selangkangan. Yang dikhawatirkan, bakteri ini bisa masuk ke sistem saluran kemih perempuan, atau bahkan ginjal.

Perempuan lebih rentan terkena infeksi saluran kemih karena memiliki uretra yang lebih pendek dari laki-laki. Akibatnya membuat bakteri lebih mudah masuk ke dalam tubuh perempuan.

Setiap kali perempuan melakukan seks, dia berisiko mengalami infeksi saluran kemih.

buang air kecil setelah berhubungan seks

Buang air kecil setelah berhubungan intim, membantu menghindari infeksi saluran kemih pada wanita.

Selain buang air kecil setelah berhubungan seks, berikut adalah tips yang bisa Anda lakukan untuk mencegah infeksi saluran kemih.

  • Membersihkan area vagina dan anus sebelum dan sesudah melakukan hubungan seksual
  • Tetaplah terhidrasi. Minum banyak air putih bisa membantu mengurangi bakteri di saluran kemih Anda.
  • Hindari penggunaan diafragma dan spermisida sebagai alat KB untuk mencegah kehamilan. Hal ini karena meningkatkan risiko bakteri masuk ke uretra Anda.

Diskusikanlah persoalan ini dengan suami, agar Anda berdua bisa saling mengingatkan dan saling menjaga kesehatan satu sama lain. Terutama karena wanita lebih rentan terkena infeksi ini.

Kenali gejala infeksi saluran kemih, seperti sakit saat kencing, kram di perut bagian bawah, punggung terasa sakit, hingga demam. Bila mengalami hal ini, segeralah menghubungi dokter agar bisa mendapatkan penanganan medis secepatnya.

hubungan cinta

Hubungan cinta suami istri bisa makin erat dengan bercinta secara romantis di hari valentine.

Membersihkan Diri Setelah Hubungan Seksual

Setelah berhubungan seksual, Anda mungkin ingin segera melompat dari tempat tidur untuk membersihkan diri. Namun, ternyata itu tidak sepenuhnya benar. Pendidik seks multi-sertifikasi yang berbasis di Los Angeles, Anne Hodder mengatakan, “Tidak ada alasan medis yang saya ketahui mengapa seseorang membutuhkan rutinitas kebersihan khusus setelah berhubungan seks.”

Tentu saja, ini juga tergantung pada apa yang terjadi selama seks, preferensi kebersihan Anda, dan risiko infeksi. Jadi, sementara tidak ada alasan medis yang mendesak untuk pergi ke kamar mandi setelah berhubungan seks, ada baiknya untuk tidak terlalu terburu-buru dan tetap di tempat tidur.

Mungkin Bunda bertanya-tanya, apakah penting membersihkan vagina setelah berhubungan seksual. Vagina sangat mampu membersihkan dirinya sendiri setelah berhubungan seks – bahkan jika ada sperma di dalamnya. Selain itu, mencoba membersihkan vagina mungkin dapat membahayakan.

“Jangan pernah … [gunakan] produk yang mengklaim ‘membersihkan’ vagina atau vulva, terutama tanpa dibasuh!” Kata Hodder. “Vagina adalah mesin biologis yang indah, dan sama sekali tidak ada alasan untuk mengganggu proses (atau microbiome di dalam vagina) dengan sabun, semprotan, atau produk lainnya,” demikian seperti dikutip Healthline.

Aturan untuk vagina juga berlaku untuk penis. Anda tidak harus bergegas ke kamar mandi segera, tetapi cuci dengan lembut di pagi hari. Namun, jika Anda belum disunat, Anda mungkin bisa memberi daerah itu air hangat untuk mencegah penumpukan semen atau risiko infeksi. Tisu bayi tanpa wewangian juga dapat membersihkan bagian tersebut.

Jika Anda adalah orang yang rentan terhadap iritasi, infeksi saluran kemih (ISK), membersihkan diri setelah berhubungan seks akan memberi Anda ketenangan pikiran, Anda bisa membilas lembut vagina.

“Tidak ada salahnya untuk mencuci vulva dengan lembut memakai air hangat,” kata Hodder.

Terlepas dari semua itu, jangan lupa untuk menyimpan segelas air di dekat Anda ketika berhubungan seksual. Meskipun tidak perlu untuk dibersihkan, semua keringat dan kehilangan cairan saat berhubungan seks bisa membuat orang haus. Pastikan Anda terhidrasi setelah berhubungan seks.

Minumlah sebelum, selama, atau setelah berhubungan seks, kapan pun tubuh Anda membutuhkannya. Ini bisa membantu pergi ke kencing setelah berhubungan seks.

Semoga bermanfaat.

 

*Disadur dari theAsianparent Singapura

Baca juga:

Sering merasa sakit saat berhubungan intim, normalkah? Ini penjelasannya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

Fitriyani

app info
get app banner