Buang air kecil setelah berhubungan seks, mengapa penting dilakukan?

lead image

Hindari infeksi saluran kemih dengan buang air kecil setelah berhubungan seks.

Banyak perempuan yang mengabaikan pentingnya buang air kecil setelah berhubungan seks. Bahkan cenderung tidak melakukannya. Padahal, dengan mempraktikkan kebiasaan ini dapat mencegah Anda terkena infeksi saluran kemih.

Artikel terkait: Menjaga Miss V dari infeksi saluran kemih

Jessica Shepherd, seorang pakar ginekologi merekomendasikan setiap perempuan untuk selalu buang air kecil setelah berhubungan seks. Penetrasi yang dilakukan saat berhubungan seksual, membuat Anda menahan pipis. Sehingga kecenderungan mengalami infeksi saluran kemih mudah terjadi.

Pentingnya buang air kecil setelah berhubungan seks

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2017/05/seks setelah cesar.jpg Buang air kecil setelah berhubungan seks, mengapa penting dilakukan?

Pakar ginekologi menyarankan agar tidak pernah lupa buang air kecil setelah berhubungan seks. Untuk menghindari terkena infeksi saluran kemih.

Infeksi saluran kemih menyebabkan Anda merasa sakit saat pipis, kram perut, punggung sakit. Meskipun penyebabnya bisa karena beberapa faktor, namun seks meningkatkan risiko masuknya bakteri dari anus ke selangkangan. Yang dikhawatirkan, bakteri ini bisa masuk ke sistem saluran kemih perempuan, atau bahkan ginjal.

Perempuan lebih rentan terkena infeksi saluran kemih karena memiliki uretra yang lebih pendek dari laki-laki. Akibatnya membuat bakteri lebih mudah masuk ke dalam tubuh perempuan.

Setiap kali perempuan melakukan seks, dia berisiko mengalami infeksi saluran kemih.

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2017/12/fakta tentang vagina.jpg Buang air kecil setelah berhubungan seks, mengapa penting dilakukan?

Buang air kecil setelah berhubungan intim, membantu menghindari infeksi saluran kemih pada wanita.

Selain buang air kecil setelah berhubungan seks, berikut adalah tips yang bisa Anda lakukan untuk mencegah infeksi saluran kemih.

  • Membersihkan area vagina dan anus sebelum dan sesudah melakukan hubungan seksual
  • Tetaplah terhidrasi. Minum banyak air putih bisa membantu mengurangi bakteri di saluran kemih Anda.
  • Hindari penggunaan diafragma dan spermisida sebagai alat KB untuk mencegah kehamilan. Hal ini karena meningkatkan risiko bakteri masuk ke uretra Anda.

Diskusikanlah persoalan ini dengan suami, agar Anda berdua bisa saling mengingatkan dan saling menjaga kesehatan satu sama lain. Terutama karena wanita lebih rentan terkena infeksi ini.

Kenali gejala infeksi saluran kemih, seperti sakit saat kencing, kram di perut bagian bawah, punggung terasa sakit, hingga demam. Bila mengalami hal ini, segeralah menghubungi dokter agar bisa mendapatkan penanganan medis secepatnya.

Semoga bermanfaat.

 

*Disadur dari theAsianparent Singapura

Baca juga:

Sering merasa sakit saat berhubungan intim, normalkah? Ini penjelasannya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.