Harapan Memiliki Buah Hati Melalui Inseminasi

lead image

Telah menantikan buah hati tapi tidak kunjung datang? Padahal kehidupan seksual dan pola hidup sehat, telah Anda jalani. Inseminasi dapat dijadikan pertimbangan untuk memperoleh buah hati.

14134508 s Harapan Memiliki Buah Hati Melalui Inseminasi

Menantikan buah hati dengan jalan inseminasi.

Inseminasi buatan

Memiliki keturunan adalah dambaan setiap pasangan yang telah menikah. Kehadiran buah hati yang akan menjadi tanggung jawab orangtua, seakan mampu membuat hidup menjadi lebih berarti. Namun, tidak semua pasangan suami istri bisa dikaruniai anak secara alami.

Ada sekitar 20% pasangan yang telah menikah memiliki kendala dalam hal kesuburan atau infertilitas. Dan jika infertilitas adalah penghalang untuk memiliki keturunan, maka menjalani inseminasi adalah salah satu cara untuk memperoleh momongan.

Bayi tabung dan inseminasi

shutterstock 85413013 Harapan Memiliki Buah Hati Melalui Inseminasi

Perbedaan bayi tabung dan inseminasi.

Berbeda dengan program bayi tabung yang pembuahannya dilakukan di luar tubuh, inseminasi adalah tindakan medis untuk membantu proses pembuahan dengan cara pencucian, preparasi serta penyemprotan sperma ke dalam rahim calon ibu.

Proses pertemuan antara sperma dan sel telur tetap terjadi di dalam tubuh. Sperma yang disemprotkan itu telah disiapkan pada saat tindakan akan dilakukan karena harus dalam keadaan segar.

Kriteria pasien

  • Memiliki masalah dengan sperma, yang termasuk kategori ringan dan sedang.
  • Masalah yang tidak diketahui penyebabnya
  • Perkembangan sel telur yang kurang bagus, sehingga perlu dipantau dan dibantu dengan obat-obatan sehingga dapat berovulasi dengan baik.

Dalam proses inseminasi, jenis kelamin bayi tidak dapat ditentukan, karena sperma yang disemprotkan adalah sperma yang sehat. Dan waktu penyemprotan pun ditentukan yaitu dua minggu sejak hari berakhirnya haid, karena pada saat itu sel telur ibu dalam keadaan matang, sehingga dikategorikan dalam masa subur. Tingkat keberhasilan untuk inseminasi antara 16-25%, dan pasien dapat menjalani inseminasi ini sebanyak tiga kali.

fertility Harapan Memiliki Buah Hati Melalui Inseminasi

Inseminasi dilakukan pada saat masa subur.

Kesuburan ibu

Pada saat masa subur, seorang ibu akan mengeluarkan hormon Anti-Mullerian. Hormon inilah yang diperlukan dalam inseminasi, karena berfungsi menentukan kuantitas dan kualitas cadangan telur pada wanita, dan pada umumnya jika wanita telah melewati umur 35 tahun, hormon ini akan semakin berkurang.

shutterstock 85413013 Harapan Memiliki Buah Hati Melalui Inseminasi

Wanita harus dapat relaks dan santai agar sel telur dalam keadaan sehat.

Syarat-syarat menjalani program inseminasi

  • Rahim dalam keadaan sehat, tidak memiliki mioma atau kista.
  • Sel telur harus bagus, baik bentuk dan fungsinya, tidak ada infeksi atau sumbatan. Hal ini dapat diketahui dengan cara HSG (Hysterosalpingografi)
  • Sperma telah lolos analsisa sperma

Dan yang paling terpenting saat tindakan inseminasi, keadaan calon ibu harus dalam keadaan rileks dan santai sehingga proses dapat berlangsung baik tanpa trauma pada sel telur.

Bayi yang lahir dari program inseminasi relatif sehat dan memiliki perkembangan yang sama dengan bayi yang lahir dari pembuahan normal. Bayi yang lahir dari program inseminasi juga mampu melahirkan dan memiliki keturunan secara normal.

Setelah mengetahui perihal inseminasi ini, buah hati bukanlah impian semata, namun dapat diwujudkan. Konsultasikan saja ke dokter spesialis dan kandungan Anda.

Artikel terkait dan menarik lainnya: