Hati-hati! Mengejek fisik di media sosial bisa dipenjara 4 tahun

lead image

Peringatan untuk orang yang menganggap body shaming itu lucu.

Body shaming atau ejekan menyangkut kondisi tubuh sering dilakukan dalam percakapan. Walau kadang tujuannya untuk bercanda, tidak jarang juga hinaan fisik atau body shaming itu dipakai untuk merendahkan orang lain.

Ancaman pidana untuk body shaming

Body shaming juga termasuk bentuk bullying yang sering dilakukan. Buat Anda yang sering melakukannya, terutama di media sosial, mulai sekarang berhati-hatilah. Sebab, body shaming dengan mengatai “gendut”, “jelek”, dan sejenisnya di internet ternyata bisa dikenai pidana 4 tahun penjara dan denda Rp750 juta.

 

A post shared by Klinik Hukumonline (@klinikhukum) on

 

Hukuman tersebut bisa menjerat pelaku jika korban yang di-bully di internet merasa tidak terima dan melapor ke polisi. Dasar hukumnya adalah UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) Pasal 27 ayat 3, yang mana body shaming bisa dianggap sebagai “muatan penghinaan”.

UU ITE Pasal 27 ayat 3 berbunyi,

“Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.”

Sedangkan besar hukumannya diatur dalam UU Nomor 19 Tahun 2016 Pasal 45 ayat 3 yang berbunyi,

“Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama
4 (empat) tahun dan/atau denda paling banyak Rp750.000.000,00 (tujuh ratus lima puluh juta rupiah).”

Artis-artis yang pernah mengalami body shaming

Di internet, salah satu subjek yang sering menerima perundungan seputar tubuh adalah para selebritas. Sejumlah pesohor pernah mengalami sakitnya dirundung perihal fisik.

Audy Item, misalnya, pernah dikatai netizen di Instagramnya, “@iko.uwais istrinya gendut amirr.” Untungnya, Iko suami yang tanggap. Ia langsung turun tangan membela istrinya.

Artis Rina Nose juga pernah mengalami body shaming saat keputusannya melepas jilbab menimbulkan kehebohan. Dalam salah satu ceramah ustaz kondang Abdul Somad, saat menjawab pertanyaan hadirin tentang keputusan Rina Nose, Ustaz Abdul Somad mengatakan,

“Rina Nose nih siapa? Artis? Yang pesek itu? Saya kalau artis-artis jelek kurang minat mengamati. Apa kelebihan dia? Pesek, buruk, itu.”

Pernyataan Ustaz Abdul Somad itu kemudian ditanggapi Rina lewat Instagram. Dalam postingannya, ia menulis,

“Saya memang jelek, pesek, buruk dan tidak memiliki kelebihan apa-apa. Saya sudah tau sebelum anda mengatakannya. Tapi dengan segala keterbatasan dan kelemahan ilmu saya, saya tidak sampai hati mengatakan hal buruk tentang orang lain.”

Ely Sugigi dan Tina Toon juga kerap diserang dengan hinaan fisik. Dikutip dari BBC Indonesia, 50% remaja di Inggris berusia 15 tahun pernah mengalami bullying, dan sebagian besar bullying itu bermuatan body shaming.

 

Referensi: Hukum Online

Baca juga:

Ibu ini menghina anak autis lewat status Facebook, pantaskah kita bully?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.