Berdamai Dengan Kebiasaan Buruk Pasangan

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Anda sangat mencintai si dia, tapi kebiasaan buruk yang dimilikinya bikin Anda 'makan hati' setiap hari. Trus gimana dong?

Semua terasa indah, sampai saat Anda menyadari tentang kebiasaan buruk si dia.

Semua terasa indah, sampai saat Anda menyadari tentang kebiasaan buruk si dia.

Semua terasa indah saat Anda dan pasangan masih berpacaran. Seiring dengan berlalunya waktu, bunga-bunga di hati pun mulai layu dan mengering, menyingkapkan hal-hal yang selama ini disembunyikan, termasuk kebiasaan buruk pasangan Anda.

Waktu pun lambat laun mengubah cara pandang Anda terhadap dirinya. Jika dulu Anda dapat memaklumi kebiasaan buruknya, kini Anda merasa sangat kesal dan permasalahan kebiasaan buruk pasangan dapat dengan mudah memicu pertengkaran di antara Anda dan dirinya.

Ada dua alasan umum mengapa Anda berharap dapat mengubah kebiasaan buruk pasangan :

1. Anda ingin pasangan bertindak seperti Anda

Anda ingin pasangan memakan makanan yang sama seperti Anda, atau mendidik anak dengan cara yang Anda lakukan. Sikap seperti ini akan menimbulkan pemikiran bahwa cara Andalah yang benar, sedangkan cara pasangan Anda adalah kebiasaan buruk yang musti dilenyapkan.

2. Anda ingin pasangan bertindak seperti keinginan Anda

Beberapa dari kita memiliki gambaran apa yang harus pasangan lakukan untuk memenuhi kebutuhan Anda, dan memiliki harapan agar ia bertindak sesuai keinginan Anda.

Anda yang tergantung secara emosional dengan pasangan Anda, mungkin telah mencatat dalam hati tentang segala kebiasaan buruk pasangan yang tak Anda sukai.

Dapatkah kebiasaan buruk pasangan diakhiri baik-baik? Simak jawabannya di halaman berikut.





Pernikahan