Panduan pertumbuhan tinggi dan berat normal bayi 3 bulan

lead image

Menginjak 3 bulan, tinggi dan berat normal bayi 3 bulan sering menjadi patokan apakah tumbuh kembang bayi 3 bulan berjalan normal atau tidak.

Begitu bayi lahir, salah satu kekhawatiran terbesar orangtua adalah memastikan bahwa bayi tumbuh dengan normal. Menginjak usia 3 bulan, Anda akan memastikan tinggi dan berat normal bayi 3 bulan untuk memastikan bayi tumbuh sehat. Karena itu, pemeriksaan rutin sangat diperlukan untuk memastikan tumbuh kembang bayi 3 bulan.

Menentukan tinggi dan berat normal bayi 3 bulan

Karena semua bayi dilahirkan dengan ukuran, kondisi kehamilan, dan DNA yang berbeda, tidak mungkin untuk mengidentifikasi suatu ukuran tinggi dan berat normal bayi 3 bulan yang harus dipukul rata.

Meskipun kondisi awal masing-masing bayi berbeda, tumbuh kembang bayi 3 bulan menjadi patokan penting untuk menentukan pertumbuhan normal seorang bayi.

Bayi berusia kurang dari enam bulan diperkirakan akan mengalami pertumbuhan tinggi sekitar satu setengah hingga satu inci setiap bulannya, dan mengalami kenaikan berat berat antara 5 hingga 7 ons seminggu.

Tumbuh kembang bayi 3 bulan: Tinggi

Dikutip dari laman sumber Baby Center, pada tumbuh kembang bayi 3 bulan, bayi biasanya mengalami pertumbuhan tinggi hingga sekitar 60 cm. Pada bayi perempuan berusia 3 bulan, pertumbuhan tinggi normalnya sekitar 55,8 – 63,8 cm. Sedangkan pada bayi laki-laki, pertumbuhannya bisa mencapai 57,6 – 65,3 cm.

Rentang pengukuran tersebut antara persentil ke-3 dan ke-97 dari standar pertumbuhan WHO untuk bayi perempuan dan laki-laki.

Namun pada bayi prematur, tumbuh kembang bayi 3 bulan tentu berbeda. Dokter tidak akan mengharapkan bayi prematur untuk mengikuti pengukuran rata-rata tumbuh kembang bayi 3 bulan, karena fase kehamilan yang belum selesai sempurna. Dokter biasanya memiliki kriteria lain dalam pengukuran bayi prematur.

Tumbuh kembang bayi 3 bulan: Berat

Pada berat normal bayi 3 bulan, bayi laki-laki biasanya mencapai berat badan 5,1 – 7,9 kg. Sedangkan bayi perempuan rata-rata memiliki berat 4,6 – 7,4 kg. Rentang pengukuran bobot tersebut antara persentil ke-3 dan ke-97 dari standar pertumbuhan WHO untuk bayi perempuan dan laki-laki.

Dokter akan merujuk apa yang disebut skor-z dan grafik persentil untuk memastikan bayi berada dalam pedoman yang diinginkan berdasarkan pada ukuran dan usia kelahiran bayi.

Artikel terkait: Cara menghitung tinggi serta berat badan ideal bayi dan anak. Ini rumusnya!

Faktor asupan

Seberapa cepat bayi tumbuh dan apakah itu normal didasarkan pada banyak faktor. Faktor dapat meliputi apakah bayi disusui ASI atau menggunakan susu formula.

Sementara ASI adalah nutrisi satu-satunya yang paling dibutuhkan bayi hingga 6 bulan, beberapa bayi tidak mendapatkan cukup ASI, sehingga cukup sulit mengukur apa yang mereka dapatkan.

Biasanya, dokter juga akan mencari tahu seberapa sering bayi mendapatkan asupan dan untuk berapa lama, seberapa sering ia buang air kecil, frekuensinya, volume, dan konsistensi dalam buang air besar.

 

Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda!

 

Referensi: Livestrong, Baby Center
Baca juga:

https://id.theasianparent.com/penyebab-berat-bayi-baru-lahir-rendah/

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.