Ternyata beli kacamata bisa pakai BPJS lho, begini caranya!

lead image

Ternyata, BPJS juga bisa digunakan untuk membeli kacamata. Berapakah jatah kacamata bpjs? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Kabar gembira nih bagi Anda yang butuh kacamata. Ada jatah kacamata BPJS yang bisa Anda dapatkan. Artinya, beli kacamata untuk mereka yang menderita rabun tidak perlu lagi khawatir mahal, karena telah ditanggung BPJS.

Kacamata betulan karena Anda memiliki gangguan penglihatan baik itu rabun dekat atau rabun jauh ya, bukan kacamata gaul. Meskipun memang bentuknya subsidi dan ada batasnya tergantung tingkat kelas berapa Anda terdaftar. Tetap saja lumayan kan!

Apa saja syaratnya dan bagaimana langkah-langkah untuk mendapatkannya?  

Langkah-langkah mendapatkan jatah kacamata BPJS

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/12/kacamata.jpg Ternyata beli kacamata bisa pakai BPJS lho, begini caranya!

1. Datang ke Faskes 1

Jika Anda sudah pernah menggunakan kartu BPJS sebelumnya ketika Anda sakit, Anda mungkin familiar dengan langkah ini. Datang ke Faskes 1 sesuai yang tertera di kartu Anda dengan membawa KTP, kartu BPJS asli dan masing-masing fotokopinya. Minta surat rujukan ke dokter spesialis mata atau klinik.

2. Kunjungi dokter spesialis mata atau klinik yang telah ditentukan

Setelah mendapatkan surat rujukan dari Faskes 1, Anda dapat mengunjungi dokter spesialis mata atau klinik yang ditentukan oleh Faskes 1. Di sana Anda akan melakukan pemeriksaan mata dan diberi resep untuk  membeli kacamata.

3. Legalisasi resep dokter

Setelah Anda diberi resep kacamata, jangan dulu langsung membelinya. Anda perlu melegalisasi resep ini ke loket BPJS kesehatan terdekat berupa tanda cap.

4. Datangi ke optik yang bekerjasama dengan BPJS kesehatan

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/12/kacamaya.jpg Ternyata beli kacamata bisa pakai BPJS lho, begini caranya!

Anda dapat membawa resep yang terlegalisir tersebut ke optik terdekat atau pilihan Anda, bawa juga KTP dan kartu BPJS Kesehatan. Pastikan optik tersebut bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

Untuk mengetahui optik mana saja yang bekerja sama dengan BPJS kesehatan, Anda dapat bertanya pada pihak BPJS kesehatan. Anda bisa memilih-milih frame kacamata sesuai selera Anda kemudian dipasangkan lensa sesuai kebutuhan Anda.

Untuk harga kacamata, ada batasnya sesuai tingkat kelas yang Anda terdaftar baik itu Anda pilih sendiri atau didaftarkan kantor tempat Anda bekerja, yaitu:

- Peserta kelas I sebesar Rp300.000

- Peserta kelas II sebesar Rp200.000

- Peserta kelas III sebesar Rp150.000

Jika frame kacamata yang Anda “taksir” harganya melebihi batas di atas, tenang saja, Anda masih bisa membelinya kok. Hanya saja Anda harus membayar sendiri untuk sisa harganya, karena jatah dari BPJS berupa subsidi.

Jatah kacamata BPJS, syarat lain yang harus dipenuhi

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/12/read glasses 1544445708.jpg Ternyata beli kacamata bisa pakai BPJS lho, begini caranya!

Meskipun BPJS kesehatan meng-cover pembelian kacamata, tidak berarti Anda bisa membelinya seirng-sering, ya! Ada syarat pembeliannya yang hanya dapat dilakukan setiap 2 tahun sekali. Jadi jika Anda sudah membeli kacamata menggunakan BPJS, berhati-hati ya menggunakannya karena kalau rusak atau patah Anda baru bisa membeli nya 2 tahun lagi.

Selain itu ada  minimal ukuran lensa jika Anda ingin menggunakan jatah kacamata BPJS, yaitu:

- Lensa spheris, minimal ukuran 0,5 dioptri

- Lensa silindris, minimal 0,25 dioptri

Bagaimana, tertarik membuat kacamata gratis menggunakan BPJS?

 

Referensi: Situs BPJS

Baca juga: 

id.theasianparent.com/melahirkan-dengan-bpjs/

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.