Beezyboard; Mainan Stimulasi Tumbuh Kembang untuk si Kecil yang Tak Bisa Diam

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Perkenalkan busy board dari Beezyboard, mainan yang populer karena dapat membuat anak sibuk berjam-jam, dan terbukti dapat menstimulasi tumbuh kembangnya.

Kebanyakan balita sering penasaran tentang segala sesuatu yang mereka lihat. Apa pun yang menarik mata, pasti segera disentuh, dan tak jarang pula sampai dimasukkan ke mulut.

Lantas orangtua mana yang tak khawatir? Segala mainan sudah disediakan, tapi si kecil masih saja menyasar benda-benda berbahaya di sekitar rumah.

Sama seperti Cecilia Ika, ibu rumah tangga yang kreatif ini sempat pusing bagaimana caranya membuat buah hatinya bisa bermain dengan tenang tanpa dilarang-larang. “Bagaimana caranya agar kita tidak khawatir saat anak bermain, dan kekhawatiran kita tidak membatasi kesempatan belajar mereka?"

Pertanyaan Cecilia pada dirinya sendiri tersebut tentu mewakili para orangtua lainnya. Atas saran dokter di klinik tumbuh kembang yang sering ia datangi, serta dibekali riset yang cukup, Cecilia membuat busy board, yang cukup populer di luar negeri, untuk anaknya.

Setelah sukses membuat sendiri busy board untuk buah hatinya, ibu yang tomboy ini pun terpikir untuk membuat lebih banyak lagi dan diperjual-belikan. "Di luaran sana pasti banyak ibu-ibu seperti saya yang kesulitan dan tidak punya waktu untuk membuat busy board. Padahal permainan ini sangat besar sekali manfaatnya untuk menstimulasi tumbuh kembang anak," kata Cecilia.

Atas latar belakang itulah, Beezyboard lahir dan kini bisa menjadi solusi bagi para orangtua lainnya yang memiliki balita petualang.

Manfaat Beezyboard sebagai stimulasi tumbuh kembang anak

busy board for busy kids

Seperti tagline mereka, "Beezy (busy) board for Beezy (busy) kids," Beezyboard dibuat untuk anak-anak yang selalu sibuk bermain. Khususnya untuk si kecil yang berusia di bawah 5 tahun.

Karena usia balita adalah usia emas, dimana otak anak masih seperti sponge dengan kemampuan menyerap segala macam pengetahuan baru yang mereka dapat, maka lingkungannya pun sebaiknya dapat memberikan stimulasi serta kebebasan dalam eksplorasi.

"Sebagai orangtua, sangat sulit bagi kita untuk tidak mengatakan 'tidak' atau 'jangan', karena kita khawatir jika anak terluka, jatuh, atau terjepit. Saat anak ingin mainan pintu, telepon, stop kontak, bahkan tutup botol pun pasti kita larang. Padahal sebenarnya kata 'tidak' dan 'jangan' merupakan batasan dan larangan yang akan menghambat anak untuk berkembang," terang Cecilia.

Nah, untuk menjawab permasalahan itulah, Beezyboard datang sebagai penyelamat. Para orangtua yang tak punya banyak waktu untuk membuat mainan yang aman sekaligus membantu tumbuh kembang anak seperti ini, dapat memesannya pada Cecilia via akun Instagram Beezyboard.

A post shared by beezy board (@beezyboard) on

Apa saja kelebihan Beezyboard sebagai mainan edukasi untuk anak?

Dengan banyaknya mainan edukasi untuk anak yang dijual di pasaran, Parents tentu bertanya-tanya apa kelebihannya Beezyboard ini?

  • Sebagai busy board, mainan ini dapat menstimulasi berbagai macam indera anak, seperti penglihatan, pendengaran, indera peraba, dan proprioseptif (pergelangan dan sendi).
  • Media mainan meniru dan memerankan sesuatu (pretend play) yang dapat mengembangkan keseimbangan, serta koordinasi mata dan tangan.
  • Mengajarkan anak pemecahan masalah dan kemampuan melakukan tugas atau kegiatan sehari-hari, seperti mengikat tali sepatu, melepas dan mengancingkan baju, membaca jam, dan lain-lain.
  • Material yang digunakan Beezyboard dipilih dengan mempertimbangkan keselamatan anak-anak. Bahan dasar menggunakan kayu pinus (solid wood) dan cat waterbased yang tidak berbau dan tidak beracun.

Selain itu, material yang dipasang pada Beezyboard menggunakan benda-benda asli yang sehari-hari dapat kita temukan di lingkungan tempat tinggal kita. Sehingga anak akan lebih tertarik untuk mengeksplorasinya.

"Karena anak-anak kita cerdas, mereka adalah plagiator (peniru) ulung. Mereka diciptakan dengan rasa ingin tahu yang sangat besar. Apa yang kita pegang, lakukan dan katakan mereka akan menirukannya," jelas Cecilia.

Jadi Parents tak perlu khawatir membiarkan anak sibuk dengan mainan unik yang satu ini. Namun sebisa mungkin, tetap dampingi anak dan bangun komunikasi dengannya ya..

 

Baca juga:

5 Macam Aparatus Montessori di Rumah yang Parents Wajib Punya

 

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Balita