"Bayiku Meninggal Saat Aku Mencoba Menyusuinya"

Jika tidak berhati-hati, proses menyusui bisa menjadi mematikan bagi si bayi. Bunda harus ekstra waspada untuk memastikan bayi baik-baik saja.

Seorang ibu memberi peringatan pada semua wanita agar tetap waspada saat menyusui, setelah anaknya yang berusia tiga hari meninggal kehabisan napas ketika disusui.

Seperti dilansir dari situs dailymail.co.uk, si bayi sebelumnya sudah mengalami dehidrasi karena masalah dalam proses menyusui sejak ia lahir. Karena lemas, si bayi kemudian tidak punya kekuatan untuk menarik kepalanya dari dada sang ibu, itulah penjelasan yang diberikan oleh petugas yang berwenang menangani kasus ini.

Michelle Jerrison, 25 tahun, menyadari bahwa bayinya tidak bernapas setelah mencoba menyusuinya selama 20 menit. Usahanya sia-sia karena anaknya sama sekali tak mau menyusu.

Tragedi itu terjadi ketika ia duduk di sofa bersama bayinya Leon pada dini hari waktu setempat. Michelle mengatakan pada petugas bahwa ia sama sekali tidak tertidur.

Berhati-hati saat menyusui

“Anda tak pernah membayangkan bahwa seorang bayi bisa meninggal saat sedang disusui, tapi itu terjadi,” ujar Michelle.

“Payudara bersifat seperti bantal atau selimut yang bisa membuat bayi tercekik, jadi semua orang harus berhati-hati.”

Koroner Roger Whittaker menyatakan,”Saya yakin bahwa penyebabnya adalah kondisi bayi yang sedang dehidrasi, Leon sebenarnya sangat dekat dengan payudara ibunya, tapi ia tak mau menyusu. Situasi menjadi diluar kendali dan Leon mengalami sesak napas hingga meninggal.”

“Di saat genting, si bayi tidak punya kekuatan untuk menarik kepalanya dari dada sang ibu karena ototnya belum bekerja sempurna.”

Michelle menyampaikan bahwa Leon adalah bayi yang sehat ketika dilahirkan pada 5 September 2004 di Rumah Sakit Royal Bradford. Dua hari kemudian, Michelle dan bayinya diijinkan pulang oleh pihak rumah sakit di siang hari, setelah Michelle dua kali gagal menyusui Leon pada pagi harinya.

Keesokan harinya, Michelle kembali mencoba menyusui Leon di rumah saat tragedi itu terjadi. Michelle membawa Leon ke lantai bawah pada jam 02.30 dini hari waktu setempat dan mencoba menyusui bayinya di sofa.

“Saya hanya memegang kepalanya dengan lembut dan mencoba menempelkan mulutnya ke payudaraku agar dia mau menyusu,” kata Michelle pada petugas yang memeriksanya.

“Saya terus mencoba menyusuinya, berhenti sebentar kemudian mulai lagi. Lalu saya menjauhkan Leon dari payudaraku dan memeluknya selama sekitar 20 menit. Saya pikir dia tertidur, tapi saat saya menatap ke bawah, saya menyadari bahwa dia telah berhenti bernapas.”

“Saya langsung tahu bahwa sesuatu yang buruk telah terjadi, saya mulai berteriak pada pasangan saya agar dia memanggil ambulans sementara saya tak bisa berhenti menangis.”

Michelle berkata bahwa kehilangan Leon seperti kehilangan sebagian dari dirinya,”Seakan sebagian dari diriku telah terampas. Saya masih merindukannya dan selalu mengingatnya setiap saat.”

Dr. Christopher Day, Konsultan Neonatologis di rumah sakit Bradford menyatakan tidak ada masalah yang terindetifikasi dalam proses menyusui, dan Leon hanya sedikit kehilangan berat badan saat keluar dari rumah sakit yang merupakan hal normal.

Dr. Philip Batman, konsultan pathologis juga menyampaikan bahwa sesak napas adalah penyebab kematian yang paling umum. Namun ia belum pernah menemui kasus bayi mati tercekik seperti ini saat sang ibu tidak tertidur.

Sementara itu Heather Welford, seorang konselor menyusui berkata bahwa untuk bayi bisa sampai kehabisan napas pastinya sang ibu memegang kepalanya terlalu erat ke dadanya. “Jika si ibu benar-benar terjaga, dia pasti akan melihat kalau bayinya tidak menyusu dan si bayi pasti bergerak-gerak.”

Lynn Walcott, yang menjalankan grup dukungan untuk bidan mengatakan para ibu harus berhati-hati saat menyusui bayi. “Pegang si bayi di area leher dan pundak, dan tidak menempelkan kepalanya terlalu erat ke dada. Bayi harus bisa menggerakkan kepalanya setiap saat.”

 

Baca juga:

Bayi 3 Bulan Meninggal Saat Ayah Beri Susu Sambil Main Game