Apakah normal jika si kecil suka mengisap jempol?

lead image

Apakah bayi suka mengisap jari berbahaya? Apa penyebab dan bagaimana cara mengatasinya? Cari tahu selengkapnya dalam artikel ini!

Menjadi Bunda baru memang sangat menyenangkan, sebab Bunda dapat memperhatikan tingkah laku si kecil yang amat lucu, salah satunya adalah bayi suka mengisap jari.

Bayi suka mengisap jari terkadang merupakan kebiasaan yang ia bawa sejak di dalam kandungan dan terkadang berlanjut hingga ia terlahir.

Bayi suka mengisap jari, apakah normal?

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/12/bayi suka mengisap jari.jpg Apakah normal jika si kecil suka mengisap jempol?

Bayi suka mengisap jari umumnya untuk mengeskpresikan emosi yang seringkali tidak dapat mereka ungkapkan.

Jadi, terkadang ketika bayi merasa lapar, gugup, takut, mengantuk bahkan lapar, maka ia mungkin akan mulai mengisap jempolnya untuk menenangkan diri. Hal inilah yang mendasari mengapa kita sering melihat bayi suka mengisap jari pada awal kelahirannya.

Setelah mendengar berbagai dampak buruk yang diakibatkan dengan mengisap jempol, mungkin Bunda ingin sesegera mungkin menghentikan aktivitas isapannya tersebut. Namun, jangan terburu-buru, Bun!

Faktanya, bayi suka mengisap jari itu masih bisa dibilang kebiasaan yang normal dan sehat sepenuhnya untuk mereka yang baru lahir. Mereka membutuhkan kenyamanan secara emosional karena perlu beradaptasi dengan dunianya yang baru.

Bunda tahu kan kalau bayi dilarang justru malah ia lebih penasaran untuk melakukannya lagi. Oleh karena itu, memaksakan mereka berhenti melakukan hal yang mereka sukai (termasuk mengisap jempol) akan membuat mereka menjadi pemberontak sejak dini.

Bayi suka mengisap jari? Apa yang harus Bunda lakukan?

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/12/baby suck 1544099390.jpg Apakah normal jika si kecil suka mengisap jempol?

Yang harus Bunda lakukan jika si kecil sangat senang mengisap jempolnya adalah cukup memperhatikan kebiasaannya ini. 

Lalu setelah Anda mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang rutinitasnya mengisap jempol ini, cobalah untuk membatasi kebiasaan ini secara bertahap.

Salah satu caranya adalah dengan mengalihkan perhatian mereka setiap kali ingin memasukkan jemarinya ke dalam mulut. Bisa dilakukan dengan memberi si kecil mainan kesukannya untuk digenggam, atau cukup dengan menunjukkan tontonan kesukaannya di TV. Pastikan jari mereka ikut bergerak agar teralihkan untuk tidak mengisap jempol kembali.

Kebiasaan bayi suka mengisap jempol bisa dikatakan wajar hingga bayi Anda berusia 5 tahun. Sebab jika masih diteruskan setelah usia 5 tahun, resikonya kemungkinan terkait permasalahan gigi sebab mereka sudah mendapatkan gigi permanennya.

Permasalahan gigi ini dapat bervariasi tergantung pada durasi, frekuensi dan intensitass si kecil mengisap jempol.

Hal ini dapat menyebabkan gigi yang tumbuh tidak merata yang bisa mengakibatkan anak Anda kesulitan untuk mengucapkan kata-kata tertentu karena malformasi langit-langit mulutnya.

***

Menghentikan kebiasaan anak Anda mengisap jempol harus dilakukan secara perlahan dan bertahap juga dengan lingkungan dan suasana yang positif, dan selalu ingat untuk tidak menggunakan metode kasar karena akan menghasilkan efek yang berlawanan.

Nah, ceritain dong Bun, ada nggak sih anak Bunda yang suka mengisap jempolnya ketika kecil dan bagaimana cara mengatasinya, share di kolom komentar ya, Bun!

 

 

Sumber: Momjunction

Baca juga: 

id.theasianparent.com/bayi-isap-jari/

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.