Bayi meninggal mendadak setelah bepergian dengan pesawat, apa penyebabnya?

lead image

Kasus bayi meninggal di pesawat secara tiba-tiba ini cukup mengejutkan. Orangtua perlu berhati-hati saat membawa bayi naik pesawat.

Membawa bayi bepergian naik pesawat bukannya tanpa risiko, jika anak dalam kondisi tidak sehat, dia berisiko jatuh sakit atau yang lebih parah, meninggal. Akhir September lalu, seorang bayi meninggal di pesawat dalam perjalanan udara ke India, kedua orangtua bayi tersebut tidak mampu berbuat apapun untuk menyelamatkan buah hatinya.

Bayi meninggal di pesawat dalam perjalanan ke Hyderabad

baby black 1538392267 Bayi meninggal mendadak setelah bepergian dengan pesawat, apa penyebabnya?Pada hari Rabu, 26 September 2018, sebuah keluarga beranggotakan Ayah, Ibu, dan bayi berusia 11 bulan bepergian menggunakan pesawat Qatar Airways, dari Doha ke Hyderabad. Sayangnya, sang bayi meninggal di pesawat dalam perjalanan tersebut. 

Awalnya dinyatakan bahwa bayi meninggal di pesawat. Namun kemudian , Sangeetha CR selaku juru bicara Bandara Hyderabad mengubah pernyataan mereka dan menyatakan bahwa bayi tersebut meninggal di Bandara. 

Menurut perwakilan dari Qatar Airways, bayi berusia 11 bulan tersebut masih hidup saat turun dari pesawat di Bandara Hyderabad. Akan tetapi, orangtua bayi malang itu menyadari bahwa anak mereka mengalami kesulitan bernapas saat mereka sedang menuju bagian imigrasi.

Dalam kondisi sesak napas dan tubuhnya mulai membiru, bayi itu kemudian dilarikan ke rumah sakit Apollo di kota Hyderabad. Dan sampai berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi dari pihak Qatar Airways atau rumah sakit terkait kematian bayi malang ini.

Artikel terkait: Ketentuan bayi naik pesawat dari beberapa maskapai penerbangan

Tips membawa bayi naik pesawat

Tips Mudik dengan Bayi di Pesawat Bayi meninggal mendadak setelah bepergian dengan pesawat, apa penyebabnya?

1. Berkonsultasi lebih dulu dengan dokter

Tentunya sebelum naik pesawat, pastikan kondisi kesehatan si kecil dalam keadaan prima. Bila anak memiliki masalah pernapasan, THT, atau masalah kesehatan lainnya, pastikan sudah mengantongi izin dari dokter sebelum membawanya naik ke pesawat.

2. Infeksi telinga

Apabila bayi mengalami infeksi telinga, atau pernah menjalani operasi pengobatan infeksi telinga. Maka saat hendak membawanya bepergian naik pesawat, Anda wajib berkonsultasi dahulu dengan dokter. 

3. Posisikan bayi dengan benar saat di pesawat

Memangku bayi adalah cara terbaik saat naik pesawat bersamanya. Bila maskapai menyediakan bassinet atau keranjang bayi, pergunakan dengan baik.

Saat ia tidur, posisikan telentang supaya tidak ada tekanan pada bagian perut maupun dada, sehingga si kecil bisa bernapas dengan baik.

***

Semoga bermanfaat.

 

 

Disadur dari artikel Kevin Wijaya di theAsianparent Singapura

Baca juga:

Usia Berapa Bayi Bisa Naik Pesawat? Ini Penjelasan dan Tips Dokter