Bolehkah bayi 6 bulan makan roti, kapan waktu yang tepat?

lead image

Mulai usia berapa bayi boleh makan roti?

Bercita rasa lezat dan mudah didapat di mana saja, roti menjadi makanan sangat populer di berbagai belahan dunia. Bahkan tak sedikit orang yang menjadikan roti menu pengganti nasi dalam kesehariannya. Lantas, bolehkah bayi makan roti dan kapan waktu ideal memberikannya?

Kandungan roti

Berbicara tentang kandungan gizi di dalam roti, itu bergantung jenis roti apa yang dimakan. Namun umumnya ahli nutrisi banyak merekomendasikan roti gandum sebagai pilihan terbaik. Seiris roti gandum mengandung 70 kalori, 1 gram lemak, 4 gram protein dan 11,6 gram karbohidrat.

Bolehkah bayi makan roti?

Seiring tumbuh kembangnya, menjadi tugas orangtua agar bayi mendapatkan nutrisi untuk pertumbuhannya berjalan optimal. Idealnya, waktu terbaik memperkenalkan makanan padat yakni saat bayi berusia 6 bulan, saat bayi sudah membutuhkan nutrisi lain di luar ASI. 

Para ahli menyarankan agar Parents memerhatikan dengan seksama jika bayi menunjukkan reaksi alergi tertentu setelah makan roti. Jika Anda masih merasa ragu, berkonsultasi pada dokter untuk mengetahui apakah boleh bayi makan roti dan jenis apa yang direkomendasikan bagi bayi Anda.

Berikan roti pada bayi ketika usianya menginjak 7 bulan saat pencernaannya sudah lebih siap beradaptasi dengan jenis makanan apapun.

Jenis roti yang direkomendasikan untuk bayi

Terdapat berbagai jenis produk roti yang beredar di pasaran. Bagi orang dewasa bukan masalah untuk mengonsumsi apapun jenisnya, namun berbeda untuk bayi yang pencernaannya belum berkembang sempurna. 

Perlu diketahui bahwa roti coklat memiliki kadar serat yang tinggi sehingga tidak disarankan bagi bayi berusia muda karena membuat cepat kenyang dan bisa menurunkan nafsu makannya.

Selain itu, terlalu banyak serat dapat menghambat penyerapan zinc dan zat besi dalam tubuh. Sebagai langkah awal, berikanlah roti putih jika Anda ingin memperkenalkan makanan ini pada si kecil.

Namun, roti putih sekalipun sebenarnya tidak terlalu kaya nutrisi vital untuk tubuh sehingga sebaiknya Parents tidak memberikannya terlalu banyak pada bayi. Berikan 3-4 kali seminggu dalam porsi kecil sebagai selingan menu camilannya.

Kudapan roti untuk bayi

Petualangan rasa tak menghentikan bayi menyukai makanan manis, tak ada salahnya Anda memperkenalkan bayi dengan roti melalui kudapan menggugah selera berikut.

#1 Roti dengan selai

roti dengan selai

Bahan:

  • Roti putih
  • Selai beraneka rasa (selai mangga, stroberi atau aneka selai buah lainnya dengan bahan alami yang aman untuk bayi)

Cara membuat:

  • Ambil roti dan singkirkan pinggiran yang teksturnya keras
  • Potong roti berbentuk strip, lalu oleskan selai di seluruh permukaan roti

#2 Roti mentega

Bahan:

  • Beberapa tangkup roti putih
  • Mentega

Cara membuat:

  • Potonglah pinggiran roti yang teksturnya keras
  • Olesi seluruh permukaan roti dengan mentega. Selanjutnya iris dalam potongan kecil agar mudah dimakan si kecil

#3 French Toast

french-toast

Bahan:

  • 1 butir telur
  • Roti yang dipotong dadu atau irisan panjang
  • Gula atau garam
  • Mentega untuk menggoreng

Cara membuat:

  • Pecahkan telur dalam sebuah mangkuk, aduk lalu tambahkan gula. Campurkan sampai merata dan tambahkan sedikit garam
  • Baluri potongan roti dengan telur lalu goreng di wajan yang telah dipanaskan
  • Pastikan roti digoreng merata dan siap disajikan untuk bayi mungil Anda.

Parents bisa membuat menu ini dengan topping manis atau gurih tergantung preferensi rasa si kecil. Namun perhatikan bahwa menu ini mengandung telur, jadi pastikan bayi tidak menunjukkan reaksi alergi tertentu.

 

Referensi : Parenting Firstcry, Verywell Fit

Baca juga : 

Usia berapa bayi boleh makan keju? Simak panduan ini Parents

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.