Bayi dan Binatang Peliharaan

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Bayi dan binatang peliharaan bisa hidup berdampingan tanpa perlu ada kecemasan. Binatang peliharaan bahlam bisa menjadi teman baik dan penjaga yang setia

bayi dan binatang peliharaan

Bayi dan binatang peliharaan bisa hidup berdampingan

Ketika aku dan suamiku mengadopsi kucing Siam betina pada trimester pertama kehamilanku, banyak kritikan yang datang kepada kami karena mereka mengganggap bahwa kucing membawa potensi yang membahayakan bagi kandunganku. Beberapa dari mereka mengingatkan bahaya bulu kucing bisa mengakibatkan asma, sesak nafas, ruam, alergi, dan beberapa masalah kesehatan lainnya. Dan sampai saat ini, kritikan mereka itu masih terus berlanjut.

Amankah memelihara binatang peliharaan saat kita sedang mengandung atau untuk keluarga dengan bayi dan balita? Artikel ini akan mengupas tuntas mengenai masalah tersebut.

Binatang peliharaan dapat menyakiti bayi / balita?

Jika binatang peliharaan Anda mempunyai kecenderungan untuk memiliki tanda-tanda kekerasan, atau melindungi wilayah kekuasaannya, hal ini tidak perlu dikhawatirkan! Kebanyakan anjing bersikap  baik kepada anak-anak, sedangkan kebanyakan kucing hanya peduli dengan lingkungannya. Jadi tidak ada alasan bagi binatang peliharaan untuk menyerang bayi Anda.

Bahkan saat bayi / balita Anda mungkin mengganggu mereka, binatang peliharaan umumnya tidak akan melakukan perlawanan. Kebanyakan binatang peliharaan tersebut hanya akan menghindar dan menjauh dari bayi/balita Anda.

Bulu binatang membuat bayi alergi?

Secara teoritis, bulu binatang bukanlah penyebab alergi, tetapi mungkin kuman yang menyelinap di antara bulu-bulu mereka yang menjadi penyebab alergi. Jadi jaga kebersihan binatang peliharaan Anda agar terhindar dari kuman sehingga dapat mengurangi  kemungkinan reaksi alergi.

Namun, penting untuk dicatat pula bahwa orang dewasa pun memiliki peluang bereaksi terhadap alergi. Dan bentuk alergi ini berbeda-beda antara orang satu dengan yang lainnya.

Ada juga kajian ilmiah yang membuktikan adanya hubungan antara keberadaan binatang peliharaan dengan bayi justru mengurangi resiko asma terhadap mereka. Mungkin karena sudah terbiasa atau karena sistem imun tubuh yang sudah mengembangkan kekebalan terhadap jenis alergi yang terkandung di dalam bulu binatang peliharaan tersebut. Sehingga hal ini justru bisa menjadi pencegahan sejak dini.

Selanjutnya di halaman berikut ini :

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Bayi 6-12 bulan Bayi baru lahir