Salah satu penyebab kematian bayi baru lahir, waspadai kondisi anensefali pada bayi sejak dini

lead image

Dapat mengakibatkan kematian, apa penyebab dan gejala anencephaly pada bayi baru lahir?

Bayi anencephaly ibarat mimpi buruk bagi semua orangtua yang bisa menimpa siapa saja. Anensefali merupakan salah satu kelainan pembentukan tabung saraf janin pada bayi. Penyakit ini mengakibatkan otak, tengkorak, tulang belakang dan sumsum tulang belakang bayi tidak terbentuk sebagaimana mestinya.

Menjadi tugas orangtua untuk mengetahui bagaimana menurunkan risiko bayi anencephaly, mengingat belum ada metode pengobatan untuk menyelamatkan bayi dari kondisi ini.

Penyebab bayi anencephaly

Sayangnya, belum ditemukan apa penyebab pasti bayi anencephaly. Namun, sejumlah faktor berikut dapat meningkatkan risiko bayi mengalami kondisi ini saat baru lahir:

penyebab bayi cacat

Apa penyebab bayi anensefali saat lahir?

  • Kelainan genetik
  • Defisiensi asam folat selama kehamilan
  • Paparan zat beracun dari lingkungan, obat atau makanan yang dikonsumsi ibu selama kehamilan
  • Terlahir dari ibu yang menderita obesitas atau diabetes
  • Ibu hamil yang gemar berendam air hangat, mandi uap atau demam berisiko melahirkan bayi dengan kondisi ini

Gejala bayi anencephaly

Beragam diagnosis awal selama kehamilan dapat dilakukan untuk mendeteksi adanya anensefali pada bayi Anda. Pemeriksaan yang dilakukan yaitu melalui tes darah, USG prenatal dan amniocentesis bisa direkomendasikan dokter untuk mengecek jika ada sesuatu yang tidak normal pada calon bayi.

Setelah lahir, diagnosis akan terlihat pada penampakan fisik. Bayi anencephaly kepalanya akan terlihat rata karena pertumbuhan otak yang abnormal dan beberapa tulang tengkorak menghilang. Berikut gejala yang menunjukkan bayi anencephaly yang sebaiknya Bunda waspadai:

  • Tidak terlihat adanya tulang yang menonjol di belakang kepala
  • Tulang menghilang di depan dan sisi kepala
  • Area tulang yang menghilang membesar
  • Telinga bayi terlipat
  • Atap mulut bayi terbagi (mulut sumbing)
  • Kerusakan hati bawaan

Penanganan bayi anencephaly

Bayi yang lahir dengan anensefali sudah tentu akan mengganggu tumbuh kembangnya, lantas apakah kondisi ini bisa diobati? Tak hanya penyebab, sampai sekarang belum ada pengobatan yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan anensefali.

Dalam banyak kasus, bayi yang mengalami penyakit ini meninggal dunia beberapa hari bahkan hitungan jam setelah lahir ke dunia.

Untuk itu, langkah preventif menjadi hal krusial untuk ibu hamil mencegah bayinya terkena anensefali. Kurangnya asam folat selama hamil ditengarai menjadi penyebab utama kondisi ini, karenanya ibu hamil harus mendapatkan asupan nutrisi yang cukup dan bergizi seimbang.

Wanita yang sedang merencanakan kehamilan dianjurkan untuk mengonsumsi setidaknya 400 mikrogram asam folat setiap harinya, sementara untuk ibu hamil perlu mengonsumsi 400-600 mikrogram per harinya.

Berbeda dengan wanita yang pernah melahirkan bayi dengan cacat tabung saraf, maka direkomendasikan mengonsumsi 4.000 mikrogram asam folat per hari sebulan sebelum pembuahan.

Konsumsi asam folat mumpuni selama kehamilan dapat melindungi bayi dari risiko bayi lahir prematur, bayi lahir dengan berat rendah, bayi tidak berkembang dalam kandungan dan keguguran. Asam folat juga akan menghindarkan bayi dari komplikasi kehamilan, gangguan jantung, stroke, kanker dan alzheimer.

Makanan kaya asam folat untuk mencegah bayi anencephaly

Selain suplemen, beragam makanan berikut menjadi sumber bagus asam folat yang sebaiknya dikonsumsi:

makanan kaya asam folat selama hamil

  • Sarapan dengan sereal (400 mikrogram)
  • Hati sapi yang direbus (215 mikrogram)
  • Kacang-kacangan yang direbus (170 mikrogram)
  • Bayam yang direbus lalu diolah (115 mikrogram)
  • Buah asam seperti jeruk, stroberi
  • Nasi
  • Roti
  • Pasta

Rutin memeriksakan kondisi kehamilan ke dokter juga sebaiknya dilakukan untuk mengantisipasi bayi anencephaly sejak dini. Selain suplemen, dokter akan merekomendasikan suplemen dan jenis makanan apa saja yang sebaiknya dikonsumsi dan dihindari selama fase kehamilan.

Referensi : Web MD, American Pregnancy Association, St. Louis Children’s Hospital Official Website

Baca juga : 

Waspada Konginetal Anomali, penyebab kematian bayi baru lahir terbesar

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.