Tubuh berbau tak sedap saat hamil? Ini penyebab dan cara mengatasinya

Tubuh berbau tak sedap saat hamil? Ini penyebab dan cara mengatasinya

Padahal sudah menjaga kebersihan, tapi kenapa saat hamil, badan berbau tidak sedap ya?

Kehamilan tidak hanya mengubah Bunda secara fisik, tapi juga level hormon, fungsi sensorik, sampai emosi. Dari berbagai perubahan itu, beberapa ibu hamil mengeluhkan bau badan saat hamil meski sudah menjaga kebersihan tubuh seperti biasa.

Bau badan merupakan hal yang normal terjadi pada ibu hamil, tapi tetap saja mengganggu dan mengakibatkan tidak percaya diri. Apakah Bunda juga mengalaminya? Apa ya, penyebabnya? Dan bagaimana mengatasinya?

Apa yang menyebabkan bau badan saat hamil?

bau badan saat hamil - poin 1

Ketika hamil, hormon Estradiol akan meningkat dan hormon ini menyebabkan indera penciuman Bunda juga meningkat. Itulah mengapa Bunda mungkin menjadi lebih sensitif dan tidak tahan terhadap bau tertentu, seperti bau makanan tertentu atau parfum.

Bunda mungkin bisa menghindari bau yang berasal dari luar, namun jika bau tidak sedap itu datang dari badan sendiri, Bunda mungkin tidak tahan. Belum lagi Bunda jadi merasa tidak percaya diri karena takut orang lain menghindar. 

Penyebab bau badan saat hamil #1: Perubahan hormon

Dengan perubahan hormon ketika hamil, tubuh Bunda akan meproduksi aroma yang lebih tajam. Area yang paling terpengaruh adalah area genital dan ketiak sehingga ketiak akan mengeluarkan bau tidak sedap selama kehamilan.

Penyebab bau badan saat hamil #2: Keringat berlebih

Selama kehamilan, suhu tubuh akan meningkat. Berat badan Bunda yang bertambah juga menyebabkan Bunda berkeringat lebih banyak dari baisanya. Kelenjar keringat pada ibu hamil menjadi hiperaktif dan mempertajam bau badan.

Penyebab bau badan saat hamil #3: Lebih sensitif

Indera penciuman Bunda meningkat tajam dan Bunda akan menjadi lebih sensitif terhadap bau-bauan. Bau yang biasanya bisa Bunda tolerir, seperti bau makanan, parfum, bisa jadi membuat Bunda mual sampai ingin muntah kalau sedang hamil.

Begitu juga dengan bau badan Bunda sendiri. Kabar baiknya, bisa jadi bau badan Bunda sebenarnya tidak separah itu! Tapi karena penciuman Bunda saja yang menajam jadi rasanya baunya sangat menusuk (Bunda bisa menanyakan orang terdekat untuk memastikan hal ini, ya).

Penyebab bau badan saat hamil #4: Menyiapkan untuk menyusui

Ketika Bunda hamil, tubuh Bunda mempersiapkan untuk menyusui. Bayi yang baru lahir perlu waktu untuk perkembangan penglihatan dan pendengarannya, dan ia akan mengandalkan indera penciumannya. Sesungguhnya, ia akan mengenali Bunda dari bau Anda, dan bau dari ketiak Bunda yang akan mendorongnya menuju dada untuk menyusu.

Penyebab bau badan saat hamil #5: Perubahan pola makan

Makanan sehat sangat penting untuk kehamilan, dan kebanyakan ibu hamil akan menerapkan pola makan yang lebih sehat dari biasanya, dan menghindari makanan-makanan tertentu. Meskipun sehat, beberapa makanan seperti daging merah, brokoli, dan kol menyebabkan bau badan berlebih.

Bagaimana mengatasi bau badan saat hamil?

bau badan saat hamil - poin 2

  • Mandi minimal dua kali sehari. Gunakan sabun antibakteri untuk membunuh bakteri yang menyebabkan aroma tidak sedap dan handuk bersih setelahnya.
  • Jaga kulit tetap segar. Bunda bisa mencoba mandi dengan menambahkan lemon atau daun mint pada air. Ini akan menjaga kesegaran lebih lama.
  • Keramas secara teratur. Keramas dengan shampoo minimal tiga kali seminggu. Bunda juga bisa mencoba menggunakan parfum khusus rambut atau semprotkan sedikit parfum pada sisir agar rambut Bunda wangi. Ingat untuk menjaga sisir tetap bersih dan kering setiap saat.
  • Cukur. Rambut di area kemaluan dan ketiak bisa mengakumulasi keringat dan menjadi tempat bersarangnya bakteri. Cukur secara teratur sehingga tidak memproduksi keringat berlebih yang menjadikan aroma tidak sedap.
  • Gunakan deodorant atau antiperspiran. Jika Bunda berkeringat berlebih, menggunakan antiperspiran lebih efektif. Jangan lupa gunakan deodoran atau antiperspiran yang aman untuk ibu hamil.
  • Kenakan pakaian yang longgar dan nyaman. Kenakan bahan pakaian seperti linen atau katun yang menyerap keringat dengan baik.
  • Minum lebih banyak. Air akan mengeluarkan racun dari tubuh dan menjaga sistem dalam tubuh tetap bersih.
  • Hindari makanan berikut: Makanan seperti daging merah, makanan yang mengandung bawang putih dan bawang merah menyebabkan bau badan tidak sedap.

 

Referensi: First Cry ParentingBeing The Parent

Baca juga:

Pakai deodoran saat hamil: Aman atau menyebabkan kanker?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner