Ditinggal Orang Tua Bekerja, 2 Balita di Pasuruan Terbakar di dalam Mobil Tetangga

Ditinggal Orang Tua Bekerja, 2 Balita di Pasuruan Terbakar di dalam Mobil Tetangga

2 balita di Pasuruan terbakar di dalam mobil milik tetangga ketika ditinggal orang tuanya bekerja. Ini jadi peringatan bagi Parents!

Penting untuk diperhatikan oleh para orang tua tak meninggalkan anak-anak, terutama yang berusia balita, bermain sendirian. Nasib malang menimpa dua orang balita di Pasuruan, Jawa Timur. Kedua balita itu ditemukan tewas terbakar di dalam mobil. 

Dua anak balita berusia empat tahun ditemukan tewas di dalam sebuah mobil Daihatsu Charade bernopol 1274 CV yang terbakar di Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (26/5/2020) siang. Adapun dua bocah itu berinisial AGM dan KFA. Mereka ditemukan tewas dengan kondisi tubuh yang terbakar di dalam mobil.

Diketahui mobil yang terbakar bukan milik orangtua balita tersebut, melainkan milik tetangganya. Saat kejadian pintu mobil tidak terkunci dan pemiliknya pergi halal bihalal ke rumah kerabat. 

Sementara orang tua korban bekerja. Karena pintu tidak dikunci, kedua bocah malang ini masuk dan bermain di dalam.

“Itu terbukti saat penyidik menemukan kunci kontak mobil yang masih menancap. Informasi yang kami dapatkan, mobil sedang dalam tahap perbaikan,” ujar Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan dikutip dari Surya, Rabu (27/5/2020).

“Dari keterangan di lapangan, korban memang sering bermain di rumah pemilik mobil ini. Sudah biasa,” kata dia menambahkan.

Artikel terkait: Tragis! Seorang ibu tewas terjepit jendela mobil karena kelalaian anak

Balita yang terbakar di dalam mobil diduga akibat kelalaian

balita terbakar di dalam mobil

Foto: Surya.co.id/Istimewa

Ia memastikan dalam kasus ini ada unsur kelalaian. Artinya ada kelalaian dari pihak pemilik mobil dan orangtua korban.

Rofiq mengatakan, untuk sementara pihaknya menduga api muncul dari tangki belakang. Namun, untuk membuktikannya perlu keterangan ahli.

“Perlu ada bantuan dari pihak yang memiliki keahlian untuk menganalisa penyebab kebakaran ini,” kata Rofiq.

Ia menjelaskan, untuk sementara, pihaknya menduga api muncul dari tangki belakang. Namun, untuk membuktikannya perlu keterangan ahli. Rofiq mengaku tidak akan gegabah. Ia tidak akan menduga – duga. Saat ini, jajarannya, sedang melakukan olah TKP.  

Peringatan bagi orang tua, jangan biarkan anak sendirian di mobil

balita terbakar di dalam mobil

Peristiwa nahas yang dialami balita AGM dan KFA bukanlah kali pertama yang terjadi. Selayaknya ini menjadi peringatan keras bagi orang tua, agar kejadian serupa dapat dicegah dan tidak terulang lagi. Termasuk hindari meninggalkan anak-anak di dalam mobil.

Sebagai kewaspadaan, berikut yang perlu Parents diketahui tentang anak terkurung di dalam mobil:

1. Meski sebentar, jangan pernah tinggalkan anak di dalam mobil dan menyalakan AC

Jangan pernah meninggalkan anak di dalam mobil meskipun berhenti sebentar untuk mengisi bahan bakar atau belanja. Mungkin Parents berpikir ini tidak masalah. Namun, taruhannya terlalu tinggi, yaitu keselamatan anak.

“Tidak ada gunanya meninggalkan anak-anak atau hewan peliharaan di dalam mobil, bahkan meski dengan jendela turun,” kata Christopher McStay, MD, seorang dokter ruang gawat darurat dan asisten profesor pengobatan darurat di New York University Langone Medical Center.

“Ini adalah mutlak dilarang.”

2. Kemampuan mengatur suhu tubuh anak berbeda dengan orang dewasa

Nathan Allen, MD, seorang dokter pengobatan darurat di University of Chicago mengatakan bahwa tidak ada batas waktu yang aman untuk meninggalkan anak-anak sendirian di dalam mobil.

“Anak-anak lebih rentan dan berisiko lebih tinggi untuk terkena penyakit dan cedera yang berkaitan dengan panas daripada orang dewasa. Karena tubuh anak membuat lebih panas dibandingkan dengan ukuran fisik mereka. Kemampuan mendinginkan tubuh melalui keringat juga tidak berkembang seperti orang dewasa,” kata Nathan.

Artikel terkait: Ditinggal 3 jam, anak 2 tahun meninggal dalam mobil, peringatan untuk Parents!

3. Yang sering tidak disadari; sengatan panas mendadak

Pastikan bayi Anda aman dalam kursi mobil anak.

Pastikan bayi Anda aman dalam kursi mobil anak.

Saat suhu udara di luar panas, suhu di dalam mobil bisa lebih panas lagi. 70 persen peningkatan suhu ini terjadi pada 30 menit pertama! Bayangkan dengan cuaca panas seperti di Indonesia.  

Tubuh yang terpapar suhu panas itu, dapat mengalami heat stroke, yang menguasai suhu otak. Hal ini dapat menyebabkan gejala seperti pusing, disorientasi, agitasi, kebingungan, kelesuan, kejang, kehilangan kesadaran, dan kematian.

4. Jika melihat ada anak sendirian di dalam mobil panas, tolong selamatkan. Keluarkan mereka secepat mungkin atau panggil bantuan.

5. Cegah anak-anak bermain di dalam mobil

Upayakan untuk selalu mengunci pintu dan bagasi jika mobil sedang diparkir. Jauhkan kunci dari jangkauan anak-anak.

6. Hindari kelalaian

Beberapa orangtua atau pengasuh mungkin memiliki sistem ingatan yang buruk, mereka lupa jika telah meninggalkan anak di dalam mobil. Pastikan ini tidak terjadi pada Parents.

Di Port Dickson Malaysia pernah terjadi kasus serupa, seorang ibu lupa meninggalkan anaknya di dalam mobil selama 4 jam. Ketika ia ingat dan menghampiri sang anak, sayangnya ia pingsan hingga kemudian meninggal. Dokter memastikan bahwa anak tersebut terkena sengatan panas yang ekstrim.

Semoga kasus balita terbakar dalam mobil ini bisa menjadi peringatan bagi kita semua agar tidak lalai lagi.

Sumber: Surya.co.id, Viva.co.id

Baca juga:

Peringatan: Anak Bisa Jatuh dari Mobil yang Melesat di Jalan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner